PSBB Mulai Kendor, dr Erlina Sentil Pemerintah Jangan Tergiur Negara Lain

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Jum'at, 22 Mei 2020 | 14:14 WIB
PSBB Mulai Kendor, dr Erlina Sentil Pemerintah Jangan Tergiur Negara Lain
Dokter Erlina (tengah) dan Ali Mochtar Ngabalin di acara Dua Sisi.

Suara.com - Dokter Ahli Paru RSUP Persahabatan Erlina Burhan menyentil pemerintah agar jangan tergiur negara lain untuk melonggarkan aturan PSBB.

Ia menyampaikan pesan ini kepada Tenaga Ahli Utama Knator Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin ketika menjadi narasumber di acara Dua Sisi TV On Kamis (21/5/2020).

Dokter Erlina meengatakan akan terus memegang janji pemerintah untuk tetap melaksanakan PSBB sebagaimana mestinya.

"Sekarang saja kita tahu kan sudah tidak ada salat tarawih, himbauan tidak salat id di masjid. Tapi saya juga ingin memegang perkataan Pak Ngabalin ya bahwa PSBB masih tetap dilakukan," kata Dokter Erlina.

Melihat pernyataan-pernyataan yang beberapa waktu belakangan keluar dari sejumlah pejabat tentang pemberlakuan PSBB yang dirasa turun, Dokter Erlina mengingatkan agar pemerintah tak tergiur dengan negara lain yang sudah melonggarkan aturan lockdown.

Ia mengingatkan bahwa kurva kasus Indonesia belum juga landai ataupun turun. Bahkan pada hari Kamis kemarin, angka kasus positif virus corna di Indonesia mencapai 100 kasus.

"Kita jangan tergiur dengan negara lain yang sudah mulai melonggarkan, karena Thailand, Vietnam, Kamboja itu grafiknya menurun bahkan landai. Sementara Indonesia ini grafik positifnya itu naik. Hari ini saja pecah sampai seribu. Jadi betul-betul harus komitmen masyarakat tenaga medis, harus tetap PSBB," ujar Dokter Erlina.

Sementara itu, Ali Ngabalin mengatakan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk tetap memberlakukan PSBB dengan maksimal, termasuk aturan berkerumun saat beribadah.

"Berkali-kali dikatakan bahwa dalam hal ibadah negara dan pemerintah tidak akan bisa melarang agama apapun. Tetapi imbauan itu penting, sehingga itu yang kita tak henti berbusa-busa mengingatkan," kata Ali Ngabalin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPN Punya Syarat Khusus Agar PSBB Bisa Dilonggarkan

Menteri PPN Punya Syarat Khusus Agar PSBB Bisa Dilonggarkan

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 20:08 WIB

Penularan Corona Masih Tinggi, Pemerintah Enggan Longgarkan PSBB

Penularan Corona Masih Tinggi, Pemerintah Enggan Longgarkan PSBB

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 17:56 WIB

Anies Minta Pemerintah Introspeksi Diri: Kata Longgarkan Itu Tidak Ada

Anies Minta Pemerintah Introspeksi Diri: Kata Longgarkan Itu Tidak Ada

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:00 WIB

Longgarkan Pembatasan Sosial, Singapura Buka Sekolah dan Layanan Kesehatan

Longgarkan Pembatasan Sosial, Singapura Buka Sekolah dan Layanan Kesehatan

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 22:47 WIB

Bandingkan Pasar dan Mal Boleh Buka, Ketua Komisi VIII: Masjid Juga Dong

Bandingkan Pasar dan Mal Boleh Buka, Ketua Komisi VIII: Masjid Juga Dong

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:53 WIB

Terkini

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:47 WIB

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:40 WIB

Bantah Represif! Ini Alasan Polda Metro Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

Bantah Represif! Ini Alasan Polda Metro Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:36 WIB

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:28 WIB

Intinya Penelitian! Tips Lulus S3 Tepat 3 Tahun bagi Dosen ala Mendiktisaintek Brian Yuliarto

Intinya Penelitian! Tips Lulus S3 Tepat 3 Tahun bagi Dosen ala Mendiktisaintek Brian Yuliarto

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:27 WIB

Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online

Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB

Mahasiswa Trisakti Minta MBG Dihentikan Sementara, Dinilai Serampangan dan Berisiko bagi APBN

Mahasiswa Trisakti Minta MBG Dihentikan Sementara, Dinilai Serampangan dan Berisiko bagi APBN

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:17 WIB