alexametrics

Tanya Ongkir ke Toko Online, Pembeli Ini Malah Dituduh Pelakor

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Tanya Ongkir ke Toko Online, Pembeli Ini Malah Dituduh Pelakor
Nanya ongkir, pembeli malah dituduh pelakor (Twitter/kegblgnunfaedh)

Alih-alih menanyakan harga ongkos kirim paket, si pembeli malah dituduh jadi pelakor

Suara.com - Jagat media sosial diramaikan dengan beredarnya foto tangkapan layar percakapan seorang pembeli dengan admin toko online. Alih-alih menanyakan harga ongkos kirim paket, si pembeli malah dituduh jadi pelakor.

Percakapan tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Azizahh Azizahh. Ia membagikan dua foto tangkapan layar percakapannya dengan sebuah toko online yang namanya disamarkan.

Awalnya, ia menanyakan besaran harga ongkos kirim ke Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Si penjual menebak Sulsel berada di Kalimantan.

"Sulsel itu Kalimantan kan?" tanya si pemilik toko online seperti dikutip Suara.com, Sabtu (23/5/2020).

Baca Juga: Dewan Masjid DKI Jakarta Bolehkan Takbiran di Masjid, Tapi Patuhi Protokol

"Sulsel itu Sulawesi Selatan," jawab pembeli.

"Bukannya di Kalimantan?" balas pemilik toko online.

Usai diberi penjelasan oleh si pembeli, pemilik toko online itu tetap bersikeras bahwa Sulsel merupakan Kalimantan. Hal itu memancing emosi si pembeli, namun justru dibalas oleh si pemilik toko online dengan jawaban yang semakin membuat emosi.

"Mohon maaf mba ini sekolah atau nggak sih?" kata si pembeli.

"Sudah lulus. Anak sudah dua, cewek semua. Suami lagi kerja belum pulang," jawab si pemilik toko online.

Baca Juga: Tak Dikunjungi Keluarga Saat Lebaran, Jadi Masalah Psikologis Pasien Covid

Nanya ongkir, pembeli malah dituduh pelakor (Twitter/kegblgnunfaedh)
Nanya ongkir, pembeli malah dituduh pelakor (Twitter/kegblgnunfaedh)

Si pembeli menanggapi dingin penjelasan sang pemilik toko online. Namun siapa sangka, tanggapan dingin si pembeli justru membuat si pemilik toko online curiga bahwa ia adalah seorang pelakor.

Komentar