Dinyinyiri Warganet karena Jualan Kaos, Jawaban Susi Pudjiastuti Bikin Ciut

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2020 | 07:24 WIB
Dinyinyiri Warganet karena Jualan Kaos, Jawaban Susi Pudjiastuti Bikin Ciut
Susi Pudjiastuti. [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastutu mendapat komentar pedas dari salah seorang warganet karena berjualan kaos. Bukannya marah, Susi justru memberi balasan yang cukup menohok untuk warganet tersebut.

Mulanya Susi memberi tahu bahwa dirinya menjual merchandise berupa kaos dan buku bertanda tangan yang dijual di sebuah marketplace toko online.

Satu hal yang menarik dari keterangan lapak online Susi Pudjiastuti itu adalah sebuah tulisan yang begitu menyiratkan identitas sang mantan menteri.

"Belanja online aman dan nyaman di Susi Merchandise, Pangandaran, Kab. Pangandara - Tidak beli? Saya tenggelamkan!" bunyi keterangan di lapak milik Susi tersebut.

Susi menyebut jika hasil dari penjualan itu akan disumbangkan untuk organisasi Pandu Laut Nusantara dan masyarakat yang terdampak krisis corona.

Namun, seorang warganet yang melihat unggahan Susi itu meninggalkan sebuah komentar pedas.

"Duitmu akeh Bu.. rasah dodol kaos mbebani wong.. yen ikhlas sumbang anggo duitmu sing numpuk njamur wae.. (Duitmu banyak Bu.. enggak usah jualan kaos membebani orang.. kalau ikhlas sumbang saja amenggunakan uangmy yang menumpuk dan menjamur --red)" tulis sebuah akun Twitter @PenDjooLL (26/5/2020).

Cuitan warganet yang mengomentari penjualan kaos Susi Pudjiastuti. (Twitter/@susipudjiastuti)
Cuitan warganet yang mengomentari penjualan kaos Susi Pudjiastuti. (Twitter/@susipudjiastuti)

Mengetahui komentar tersebut, Susi lantas membalasnya dengan menjelaskan bahwa penjualan itu tak hanya untuk membantu ekonomi warga namun juga mendayagunakan para tukang jahit.

"Yang pribadi tidak perlu diomong, melakukan kegiatan mempekerjakan orang dari tukang jahit dll adalah juga membantu kegiatan ekonomi masyarakat," balas Susi.

Tak berapa lama kemudian, warganet itu muncul kembali di kolom komentar Susi. Berbeda dengan komentar sebelumnya, akun tersebut muncul dengan nada komentar yang lebih halus.

"Njih bu kulo pitados teng njenengan.. kulo namung mbedo sekedik Bu, (Iya bu saya percaya Anda.. saya cuma bercanda sedikit bu --red)" tulis @PenDjooLL lagi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Soal Ketupat dan Panci dalam Video Jokowi, Roy Suryo Kena Semprot

Sindir Soal Ketupat dan Panci dalam Video Jokowi, Roy Suryo Kena Semprot

News | Senin, 25 Mei 2020 | 13:42 WIB

12 Ucapan Idul Fitri dari Tokoh Politik, Unggahan Fadli Zon Bikin Terharu

12 Ucapan Idul Fitri dari Tokoh Politik, Unggahan Fadli Zon Bikin Terharu

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 15:19 WIB

Viral Gaji 20 Juta Ngaku Rakyat Kecil sampai Minta Bansos dan 4 Berita Lain

Viral Gaji 20 Juta Ngaku Rakyat Kecil sampai Minta Bansos dan 4 Berita Lain

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 06:35 WIB

Dijuluki Kadrunwadon, Susi Pudjiastuti: Panggil Aku Monyet pun Tak Masalah!

Dijuluki Kadrunwadon, Susi Pudjiastuti: Panggil Aku Monyet pun Tak Masalah!

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 16:42 WIB

Susi Bakal Kasih Jempol Kalau Benar Ada Surat Persetujuan Pelarungan ABK

Susi Bakal Kasih Jempol Kalau Benar Ada Surat Persetujuan Pelarungan ABK

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 19:11 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB