Surabaya 'Zona Hitam' Covid-19, Perilaku Warga Dinilai Seperti Tak Ada PSBB

Rendy Adrikni Sadikin

Kamis, 04 Juni 2020 | 10:14 WIB
Surabaya 'Zona Hitam' Covid-19, Perilaku Warga Dinilai Seperti Tak Ada PSBB
Petugas membantu warga yang mengikuti tes diagnostik cepat COVID-19 (Rapid Test) di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/05).(ANTARA FOTO/DIDIK SUHARTONO via BBC Indonesia)

Suara.com - Longgarnya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya menjadi salah satu alasan di balik tingkat penyebaran yang membawa ibu kota provinsi Jawa Timur itu ke dalam "zona hitam", menurut pakar kesehatan dan tenaga medis.

Jawa Timur adalah provinsi dengan jumlah kasus kumulatif kedua tertinggi di Indonesia, setelah DKI Jakarta, sejak wilayah itu mengalami lonjakan yang tajam pada akhir bulan Mei.

Surabaya pertama mulai menerapkan PSBB pada 28 April dan kemudian diperpanjang sebanyak dua kali. PSBB fase ketiga akan berakhir pada 8 Juni mendatang.

Namun, ahli epidemiologi dari Universitas Airlangga, Windhu Purnomo, menilai PSBB sejak awal tidak berjalan sesuai harapan dan hingga kini, kondisi Surabaya belum bisa dikategorikan aman.

Penerapan New Normal, ‘kondisi pasien sekarang saja sudah membludak’ Istilah 'angka reproduksi' alias R untuk memahami ancaman virus corona Kasus positif corona ditemukan di pasar tradisional berbagai kota, tapi Kemendag harap pasar tetap dibuka

"Penyebabnya kenapa masih belum aman adalah perilaku masyarakat karena pemerintah tidak melakukan kontrol yang ketat. Tidak ada sweeping di jalanan di Surabaya, hanya di checkpoint-checkpoint di batas kota."

"Katanya dulu ada jam malam tapi masih biasa, setelah jam 9 yang tetap ramai. Yasudahlah, sekarang ini seperti tidak ada PSBB sudah," kata Windhu kepada BBC News Indonesia, Rabu (03/06).

Juru bicara pemerintah untuk pengendalian Covid-19, Achmad Yurianto dalam laporan harian kasus pada Rabu (03/06), mengungkap bahwa sumber penambahan kasus baru terbanyak berasal dari Jawa Timur.

"Dari pemeriksaan ini, kita mendapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 684, sehingga jumlah totalnya menjadi 28.233. Kalau kemudian kita breakdown lebih lanjut, maka sekarang ini jumlah tertinggi kita dapatkan dari hasil pemeriksaan di Jawa Timur, sebanyak 183, meskipun dibanding dengan kemarin, ini ada penurunan," kata Yurianto dalam konferensi pers (03/06).

baca juga

Data pada Rabu (03/06), Jatim mencatat 5.318 total kasus dan 429 kematian.

Lebih dari setengah kasus di seluruh provinsi Jatim terpusat di Surabaya. Kota yang berpenduduk sekitar tiga juta jiwa itu mencatat 2.748 total kasus kumulatif dan 253 kematian.

Perlu edukasi pakai bahasa lokal

Aditya C Janottama, salah seorang dokter di RS Rujukan di Surabaya, Jawa Timur menyayangkan masih banyak anggota masyarakat yang masih meremehkan bahaya pandemi Covid-19.

"Tidak ada edukasi yang "ngena" ke masyarakat. Mungkin perlu dipikirkan edukasi dengan bahasa lokal, misalnya logat Jawa Surabayan," katanya kepada BBC News Indonesia.

Ia berharap adanya kerja sama dari seluruh pihak untuk menangani wabah virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Masa New Normal BRIsyariah Beroperasi 100 Persen

Di Masa New Normal BRIsyariah Beroperasi 100 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:01 WIB

Jika Pandemi Usai, Wisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren

Jika Pandemi Usai, Wisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2020 | 09:44 WIB

Kaya Vitamin A, Mangga Disebut Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Kaya Vitamin A, Mangga Disebut Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 09:53 WIB

Update Covid-19 Global 4 Juni: Kasus Positif di Amerika Nyaris 2 Juta

Update Covid-19 Global 4 Juni: Kasus Positif di Amerika Nyaris 2 Juta

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 09:27 WIB

Peradangan Langka Terkait Covid-19 Lebih Berisiko pada Anak Turunan Afrika

Peradangan Langka Terkait Covid-19 Lebih Berisiko pada Anak Turunan Afrika

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 08:32 WIB

Ratusan Warga Venezuela Terdampar di Colombia

Ratusan Warga Venezuela Terdampar di Colombia

Foto | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:56 WIB

Pereda Nyeri Bisa Jadi Obat Covid-19?

Pereda Nyeri Bisa Jadi Obat Covid-19?

Tekno | Kamis, 04 Juni 2020 | 08:30 WIB

Simak! WHO Punya Kabar Baik dan Buruk Soal Gelombang Kedua Covid-19

Simak! WHO Punya Kabar Baik dan Buruk Soal Gelombang Kedua Covid-19

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Edit Background Foto Jadi Keren Tanpa Aplikasi? Ini 4 Trik Praktisnya

Bagaimana Cara Edit Background Foto Jadi Keren Tanpa Aplikasi? Ini 4 Trik Praktisnya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 18:15 WIB

Hari Keadilan Ekologis, WALHI Bawa Suara Warga Terdampak ke DPR

Hari Keadilan Ekologis, WALHI Bawa Suara Warga Terdampak ke DPR

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:15 WIB

Fadh A Rafiq dan Arif Sugiyanto Bungkam Ditanya Soal Dugaan Uang ke Nusron Wahid

Fadh A Rafiq dan Arif Sugiyanto Bungkam Ditanya Soal Dugaan Uang ke Nusron Wahid

News | Senin, 21 September 2026 | 18:11 WIB

Kementerian Kehutanan Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla

Kementerian Kehutanan Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:10 WIB

4 Rekomendasi Sunscreen Gel Lokal di Bawah Rp40 Ribu, Cek Klaimnya

4 Rekomendasi Sunscreen Gel Lokal di Bawah Rp40 Ribu, Cek Klaimnya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:08 WIB

BGN Siapkan Sistem Baru untuk Evaluasi Program MBG

BGN Siapkan Sistem Baru untuk Evaluasi Program MBG

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:08 WIB

Ulasan Series Sugar Daddy: Cinta yang Tumbuh dari Hubungan Tak Biasa

Ulasan Series Sugar Daddy: Cinta yang Tumbuh dari Hubungan Tak Biasa

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:07 WIB

Mulai Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

Mulai Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

News | Senin, 21 September 2026 | 18:05 WIB

Menggiurkan di Awal, Beban di Akhir, Rencana Obligasi Jakarta Harus Ditinjau Ulang

Menggiurkan di Awal, Beban di Akhir, Rencana Obligasi Jakarta Harus Ditinjau Ulang

News | Senin, 21 September 2026 | 18:02 WIB

Polisi Segera Panggil Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo

Polisi Segera Panggil Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo

News | Senin, 21 September 2026 | 18:00 WIB

×