Kritik Penanganan Demo, Eks Menhan AS: Trump Ingin Pecah Belah Amerika

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Kamis, 04 Juni 2020 | 10:53 WIB
Kritik Penanganan Demo, Eks Menhan AS: Trump Ingin Pecah Belah Amerika
Menhan AS James Mattis (kiri) saat tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/1/2018), untuk bertemu Presiden Jokowi. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Mantan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, James Mattis buka suara terkait penanganan demonstrasi di negaranya. Dia menuduh Presiden Donald Trump ingin memecah belah bangsa Amerika Serikat.

Tudingan Mattis merujuk dari cara Donald Trump dalam meredam aksi unjuk rasa. Alih-alih mengambil jalan damai, Presiden ke-45 Amerika Serikat itu justru melibatkan pasukan militer.

Mattis, yang diketahui jarang berkomentar usai mundur dari jabatan Menhan pada Desember 2018, mengaku terkejut dan marah dengan kebijakan Donald Trump.

"Donald Trump adalah presiden pertama dalam hidup saya yang tidak mencoba untuk menyatukan orang-orang Amerika. Bahkan tidak berpura-pura mencoba," tulis Mattis di The Atlantic dikutip BBC, Kamis (4/6/2020).

"Sebaliknya, dia mencoba memecah belah kita."

Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)
Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)

Mattis turut menyoroti gaya kepemimpinan Donald Trump yang dia nilai tak pernah benar-benar cakap dalam memimpin Amerika Serikat.

Dia juga menuding politikus 73 tahun itu memang sengaja membiarkan bangsanya terpecah.

"Saya tidak pernah membayangkan bahwa pasukan akan diperintahkan dalam keadaan apap pun untuk melangar hak Konstitusional sesama warga negara," kata Mattis merujuk penggunaan militer dalam meredam demonstrasi.

"Melibatkan militer dalam respons kita, seperti yang kita saksikan di Washington C.C, membuat konflik antara militer dan masyarakat sipil," tambahnya.

baca juga

Menanggapi kritik dari mantan koleganya, Donald Trump memposting serangkaian tewwt di mana dia menyebut Mattis sebagai jendral overrated atau tak sehebat yang dibicarakan.

"Saya tidak suka gaya kepemimpinan atau banyak hal lain tentang dia, dan banyak orang lain setuju. Senang dia pergi!" cuit Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

George Floyd Lebih Populer di Google Ketimbang Virus Corona dan Trump

George Floyd Lebih Populer di Google Ketimbang Virus Corona dan Trump

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:27 WIB

Sambil Berlutut, Putra George Floyd Berdoa di Tempat Ayahnya Meninggal

Sambil Berlutut, Putra George Floyd Berdoa di Tempat Ayahnya Meninggal

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:27 WIB

Sudah Tunjukkan Kartu Pers, Jurnalis Dibekuk saat Liput Demo George Floyd

Sudah Tunjukkan Kartu Pers, Jurnalis Dibekuk saat Liput Demo George Floyd

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 09:50 WIB

Aksi Solidaritas, Seniman Suriah Bikin Grafiti George Floyd

Aksi Solidaritas, Seniman Suriah Bikin Grafiti George Floyd

Video | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×