Jokowi Minta Pemprov Jatim Kendalikan Kasus Covid-19 dalam Dua Pekan

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 25 Juni 2020 | 13:56 WIB
Jokowi Minta Pemprov Jatim Kendalikan Kasus Covid-19 dalam Dua Pekan
Presiden Jokowi jelang pelaksnaan salat Jumat di lingkungan Istana Kepresidenan.. (Foto Biro pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan target selama dua pekan untuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan pihak terkait untuk mengendaikan Covid-19.

“Saya minta dalam waktu dua minggu ini, pengendaliannya betul-betul kita lakukan bersama-sama dan terintegrasi dari semua unit organisasi yang kita miliki disini," ujar Jokowi saat memberikan arahan untuk Penanganan Covid-19 Terintegrasi di Jawa Timur, di Gedung Grahadi, Surabaya, melalui video conference, Kamis (25/6/2020).

Provinsi Jawa Timur adalah salah satu provinsi tertinggi kasus Covid-19 di Indonesia. Berdasarkan data pada Rabu kemarin penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 183 orang.

Karena itu kata Jokowi, pengendalian kasus Covid-19 harus segera dilakukan. Jokowi menuturkan, Provinsi Jatim optimis mampu menekan penyebaran virus corona.

"Tetapi juga yang menumbuhkan optimisme kita angka kesembuhannya juga berada pada posisi yang lumayan yaitu 31 persen," ucap dia.

Lebih lanjut, mantan Gubernur Jakarta itu mengingatkan pentingnya kerja sama yang baik dan sinergi antar manajemen-manajemen yang ada.

Jokowi menuturkan, kasus paling tertinggi ada di Kota Surabaya. Namun dalam mengantisipasi harus dibantu dengan wilayah lain di Provinsi di Jawa Timur.

"Ini adalah wilayah aglomerasi yang harus dijaga terlebih dahulu dikendalikan terlenih dahulu. Nggak bisa Surabaya sendiri enggak bisa," kata Jokowi.

"Gresik harus dalam satu manajemen Sidoarjo harus dalam satu manajemen dan kota kabupaten yang lain karena arus mobilitas itu yang keluar masuk adalah dari hukan hanya Surabaya tapi daerah juga ikut berpengaruh terhadap naik dan turunnya angka-angka covid ini," Jokowi menambahkan.

baca juga

Lebih lanjut, Jokowi meminta koordinasi antar manajemen dilakukan dengan baik.

Selain itu Jokowi mengaku sudah meminta Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya I Nyoman Gede Ariawan untuk membantu dan menangani rumah sakit darurat dan mensinergikan rumah sakit-rumah sakit rujukan.

"Dipilahkan mana yang berat, mana yang ringan, penempatannya di rumah sakit yang mana sehingga semuanya tidak masuk ke dalam satu titik dan tidak dipisah-pisahkan dan tidak menumpuk pasien itu di satu rumah sakit sementara yang lain masih banyak yang kosong," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerap Dihalangi Ceramah, Tengku Zul: Emang Negara Ini Punya Kalian?

Kerap Dihalangi Ceramah, Tengku Zul: Emang Negara Ini Punya Kalian?

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 13:35 WIB

Cegah Korupsi di Pilkada 2020, Mahfud Minta KPK Ikut Awasi

Cegah Korupsi di Pilkada 2020, Mahfud Minta KPK Ikut Awasi

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 13:29 WIB

ONS: Muslim dan Yahudi Tiga Kali Lebih Berisiko Meninggal karena COVID-19

ONS: Muslim dan Yahudi Tiga Kali Lebih Berisiko Meninggal karena COVID-19

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 13:27 WIB

Dipaksa Bekerja, Ratusan Orang Dikurung di Pabrik Beras Selama 3 Bulan

Dipaksa Bekerja, Ratusan Orang Dikurung di Pabrik Beras Selama 3 Bulan

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 13:52 WIB

Gejala Virus Corona Covid-19, Mual Bisa Jadi Sensasi Tidak Menyenangkan

Gejala Virus Corona Covid-19, Mual Bisa Jadi Sensasi Tidak Menyenangkan

Health | Kamis, 25 Juni 2020 | 13:39 WIB

Terkini

Selat Hormuz Bakal Jadi 'Neraka Dunia', Ranjau Tanker Siap Meledak Kapan Saja

Selat Hormuz Bakal Jadi 'Neraka Dunia', Ranjau Tanker Siap Meledak Kapan Saja

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:10 WIB

Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!

Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:10 WIB

4 HP Midrange Samsung Terbaru 2026 dari Paling Murah hingga Spek Mirip Flagship

4 HP Midrange Samsung Terbaru 2026 dari Paling Murah hingga Spek Mirip Flagship

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:08 WIB

BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional

BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:06 WIB

MUI Usul Zakat Jadi Kredit Pajak, Bos DJP: Harus Berlaku Adil untuk Semua Umat Beragama

MUI Usul Zakat Jadi Kredit Pajak, Bos DJP: Harus Berlaku Adil untuk Semua Umat Beragama

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:05 WIB

FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia

FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

Memaknai Hari Anak Nasional: Pesantren Sebagai Ruang Tumbuh Karakter Anak

Memaknai Hari Anak Nasional: Pesantren Sebagai Ruang Tumbuh Karakter Anak

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Dunia

JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Dunia

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

Jebakan Scrolling: Saat Media Sosial Mengambil Ruang bagi Kreativitas Kita

Jebakan Scrolling: Saat Media Sosial Mengambil Ruang bagi Kreativitas Kita

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

Rupiah Bangkit Lawan Dolar AS Imbas Sentimen Domestik Membaik

Rupiah Bangkit Lawan Dolar AS Imbas Sentimen Domestik Membaik

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:56 WIB

×