Antisipasi Flu Babi, Disnakan NTT Imbau Warga Beli Daging Babi Dari RPH

Chandra Iswinarno

Sabtu, 04 Juli 2020 | 23:41 WIB
Antisipasi Flu Babi, Disnakan NTT Imbau Warga Beli Daging Babi Dari RPH
Ilustrasi flu babi. (Shutterstock)

Suara.com - Dinas Peternakan Nusa Tenggara Timur (Disnakan NTT) berusaha mengantisipasi penyebaran Flu Babi yang berasal dari China. Salah satunya dengan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk membeli daging babi yang langsung dipotong dari rumah pemotongan hewan (RPH).

Imbauan tersebut disampaikan Sekretaris Disnakan NTT Frans Samon agar bisa terhindar dari penyebaran virus Flu Babi G4 EA H1N1.

"Walaupun saat ini virus tersebut belum diketahui masuk ke wilayah Indonesia, namun ada baiknya jika kita mulai sekarang jika ingin membeli daging babi, harus dari tempat RPH sehingga tak terserang oleh virus itu," katanya kepada Antara di Kupang pada Sabtu (4/7/2020).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan antisipasi yang dilakukan oleh dinas terkait dalam hal pencegahan penyebaran virus flus babi dari China itu yang disebut bisa terjangkit ke manusia dan dikhawatirkan menjadi pandemi baru di Indonesia.

Frans mengatakan bahwa sebenarnya imbauan tersebut sudah pernah disampaikan saat merebaknya virus demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) yang saat ini masih merebak di NTT.

Namun kata dia jika dibandingkan dengan virus flu babi dari China itu, tentu saja virus flu babi China lebih berbahaya karena memang bisa menyebar kepada manusia yang menyentuh atau memegang babi itu.

"Ya memang di NTT saat ini belum ada. Tetapi kami imbau dari jauh-jauh hari, agar masyarakat bisa tahu dan mulai berjaga-jaga mulai dari saat ini dengan munculnya virus baru itu," tambah dia.

Ia pun mengatakan bahwa akan memantau lalu lintas hewan masuk ke NTT, seperti melalui perbatasan dan lalu lintas hewan antar pulau antar kabupaten di NTT ini untuk mencegah penyebaran virus itu.

Sebelumnya Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian meningkatkan pengawasan di pintu masuk lalu lintas hewan dan produk yang mempunyai potensi risiko membawa penyakit.

baca juga

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita menjelaskan para petugas karantina meningkatkan pengawasannya sebagai bentuk waspada dan antisipasi terhadap temuan virus baru flu babi (swine flu) G4 EA H1N1 yang dipublikasi oleh ilmuwan China baru-baru ini.

Menurut dia, temuan virus flu babi ini juga sempat membuat masyarakat bingung, karena menganggap flu babi sama dengan demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF).

Ketut menegaskan bahwa flu babi dan demam babi Afrika adalah dua penyakit yang berbeda.

"Kasus penyakit pada babi yang ada di Indonesia pada saat ini adalah ASF dan bukan flu babi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Flu Babi Jenis Baru di China, Akankah Jadi Pandemi dan Mesti Diwaspadai?

Flu Babi Jenis Baru di China, Akankah Jadi Pandemi dan Mesti Diwaspadai?

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2020 | 21:30 WIB

Ahli Virus Thailand: Flu Babi Jenis Baru Bukan Ancaman Langsung

Ahli Virus Thailand: Flu Babi Jenis Baru Bukan Ancaman Langsung

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 09:13 WIB

Kementerian Kesehatan Waspadai Flu Babi G4 Masuk ke Indonesia

Kementerian Kesehatan Waspadai Flu Babi G4 Masuk ke Indonesia

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 08:44 WIB

Terkini

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:51 WIB

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:48 WIB

×