Demi Kuasai Tibet, China Diklaim Susun Strategi 'Bunuh' Dalai Lama

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Rabu, 08 Juli 2020 | 16:19 WIB
Demi Kuasai Tibet, China Diklaim Susun Strategi 'Bunuh' Dalai Lama
Pemimpin keagamaan di Tibet, Dalai Lama (tengah) menghadiri sebuah acara. [AFP]

Suara.com - Pemerintah China diklaim tengah menyusun strategi untuk mengendalikan kaum Budha di Tibet, daerah otonom di Negeri Tiongkok.

Cara apapun akan dilakukan termasuk mengharapkan kematian Dalai Lama ke-14, Tenzin Gyatso, sebagaimana dilaporkan The National Interest, 6 Juni lalu.

Perseteruan Dalai Lama dan pemerintah China sudah berlangsung lama. Tenzin Gyatso bahkan telah melarikan diri dari China sejak 1959.

Saat ini, dirinya dan para pengikut telah menetap di kaki bukit Dharamshala, di kawasan Himalaya, India.

Di daerah tersebut, orang-orang Tibet belum lama ini, tepatnya pada 1 Juli, merayakan Tahun Syukur untuk Dalai Lama ke-14.

Biksu yang terkenal itu, meskipun turut merayakan, menegaskan bahwa tugasnya sebagai Dalai Dalam belumlah selesai.

"Saya juga akan berada di sana selama sekitar dua puluh tahun," kata Dalai Lama pada 5 Juni, yang dikenal sebagai hari yang menandai kelahiran, pencerahan, dan kematian Buddha.

Pemerintah China diklaim sangat berharap atas kemtian Dalai Lama. Saat Tenzin Gyatso meninggal, Beijing bakal menunjuk Dalai Lama baru.

Proses pergantian Dalai Lama disebut sebagai reinkarnasi. Dalai Lama yang masih hidup akan memilih Panchen Lama--penerus sekaligus pemimpin nomor dua paling penting setelah Dalai Lama dalam Agama Buddha.

baca juga

Masalahnya, Panchen Lama ke-11 yang dipilih Tenzin Gyatso pada 14 Mei 1995, yakni Gedhun Choekyi Nyima, tak diketahui keberadaanya usai diculik pemerintah China.

Pada Mei lalu, Beijing akhirnya mengumumkan kondisi Nyima yang pernah disebut sebagai tahanan politik termuda di dunia.

Pemerintah China menyebut Nyima kini telah lulus dari perguruan tinggi, sudah bekerja, dan menjalani kehidupan seperti manusia normal bersama keluarganya.

Sebagai gantinya, Beijing secara sepihak memilih Gyaltsen Norbu sebagai Panchen Lama atau penerus Dalai Lama ke-14.

Norbu kini tinggal di Beijing dan muncul pada pertemuan tingkat tinggi yang diatur oleh Partai Komunis.

Pemerintah China bisa berbuat sewenang-wenang atas dasar undang-undang yang ditekan pada 2007 yang menyatakan reinkarnasi dikenai permohonan persetujuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Mobil China Dijual Seharga Rp 37 Juta, Awas Harga Aslinya Segini

Ramai Mobil China Dijual Seharga Rp 37 Juta, Awas Harga Aslinya Segini

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2020 | 12:33 WIB

Bos Tesla Niat Bangun Pabrik Gigafactory di Asia, Negara Mana Dipilih?

Bos Tesla Niat Bangun Pabrik Gigafactory di Asia, Negara Mana Dipilih?

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2020 | 11:00 WIB

FBI: China Ingin jadi Negara Adikuasa dengan Segala Cara

FBI: China Ingin jadi Negara Adikuasa dengan Segala Cara

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 13:04 WIB

Dalai Lama Sesalkan Aksi Brutal Polisi AS yang Menewaskan George Floyd

Dalai Lama Sesalkan Aksi Brutal Polisi AS yang Menewaskan George Floyd

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 19:58 WIB

Kutip Kalimat Dalai Lama di Instagram, Daimler Minta Maaf ke Cina

Kutip Kalimat Dalai Lama di Instagram, Daimler Minta Maaf ke Cina

Otomotif | Kamis, 08 Februari 2018 | 20:00 WIB

Dalai Lama: Aku Merasakan Buddha Bersama Kaum Rohingya

Dalai Lama: Aku Merasakan Buddha Bersama Kaum Rohingya

News | Senin, 11 September 2017 | 16:15 WIB

Terkini

Mengeringkan Rambut dengan Kipas Angin vs Hair Dryer, Mana yang Lebih Baik?

Mengeringkan Rambut dengan Kipas Angin vs Hair Dryer, Mana yang Lebih Baik?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Film Gundam SEED FREEDOM ZERO Tayang 2027, Shinn Asuka Jadi Tokoh Utama

Film Gundam SEED FREEDOM ZERO Tayang 2027, Shinn Asuka Jadi Tokoh Utama

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:00 WIB

6 Cara Membedakan Sabun Kojie San Asli dan Palsu, Jangan Tergiur Harga

6 Cara Membedakan Sabun Kojie San Asli dan Palsu, Jangan Tergiur Harga

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Demi Puas Belanja, Masyarakat Nekat Ajukan Paylater

Demi Puas Belanja, Masyarakat Nekat Ajukan Paylater

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Ferry Boboho Disebut Berperan dalam Dugaan Pemerasan Rp 55 Miliar, Pengamat: Ada yang Janggal

Ferry Boboho Disebut Berperan dalam Dugaan Pemerasan Rp 55 Miliar, Pengamat: Ada yang Janggal

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Sekuel Horor Religi yang Penuh Drama!

Ulasan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Sekuel Horor Religi yang Penuh Drama!

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Rumah Dinas TNI Jalankan Bisnis Judol, Ini Regulasi dan Hukumannya

Rumah Dinas TNI Jalankan Bisnis Judol, Ini Regulasi dan Hukumannya

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Cara Pakai Moisturizer yang Benar untuk Kulit Berminyak agar Wajah Tidak Kusam

Cara Pakai Moisturizer yang Benar untuk Kulit Berminyak agar Wajah Tidak Kusam

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:27 WIB

7 Cara Mengatasi Sepatu Kebesaran agar Pas Dipakai Jalan, Cek Insole hingga Heel Grip

7 Cara Mengatasi Sepatu Kebesaran agar Pas Dipakai Jalan, Cek Insole hingga Heel Grip

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Semarang Heritage Night Run 2026, Strategi Hidupkan Wisata dan Ekonomi Kota Lama

Semarang Heritage Night Run 2026, Strategi Hidupkan Wisata dan Ekonomi Kota Lama

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:06 WIB

×