Viral Spanduk Komunisme Ideologi Kolonialis, Publik: Makanya Sekolah!

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 15 Juli 2020 | 20:22 WIB
Viral Spanduk Komunisme Ideologi Kolonialis, Publik: Makanya Sekolah!
Poster dengan tulisan "Komunisme Adalah Ideologi Kolonialis" viral di media sosial (Twitter)

Suara.com - Spanduk yang terpasang di pagar Gedung DPRD Jawa Barat, membuat bingung dan heran publik. Pasalnya, spanduk tersebut mengaitkan komunisme, kolonialis dan Henk Sneevliet.

Foto spanduk itu diunggah ke Twitter dan menjadi viral di media sosial oleh akun @tasilsa, pada Selasa (14/7/2020). Beberapa warganet lain membagikan ulang foto tersebut di Instagram dan Facebook.

Ada empat foto yang diunggah oleh @tasilsa. Masing-masingnya memperlihatkan poster dengan tulisan yang berbeda.

Spanduk pertama tertulis "Komunisme adalah ideologi kolonialis yang dibawa oleh Sneevliet seorang komunis Belanda".

Yang kedua, terdapat narasi "Tidak ada tempat untuk komunis di NKRI demi melindungi anak cucu kita".

Ada juga tulisan "Saya Bangga Jadi Musuh PKI" pada salah satu poster. Sementara poster keempat bertuliskan "Usir dari Indonesia orang-orang yang berfaham komunis dari lembaga pemerintahan dan DPR RI."

Spanduk yang paling mencuri perhatian publik adalah yang pertama. Warganet merasa heran terhadap narasi dalam spanduk tersebut.

Seperti akun jurnalis @mawakresna yang mengunggah ulang poster bertulis: "Komunisme adalah ideologi kolonialis yang dibawa oleh Sneevliet seorang komunis Belanda".

"Makanya sekolah!!!" komentar @mawakresna.

baca juga

Untuk informasi, Henk Sneevliet adalah orang Belanda dan pernah tinggal di Hindia Belanda atau Indonesia sejak 1913 hingga 1918. Tapi ia aktif dalam perjuangan melawan kekuasaan Belanda.

Bahkan, Sneevliet sampai diusir dari Hindia Belanda hingga dijatuhi hukuman oleh pemerintahnya sendiri, karena solidaritasnya terhadap anggota pemberontakan.Viral Poster 'Komunisme Adalah Ideologi Kolonialis', Publik Heran (Twitter)

Viral Poster 'Komunisme Adalah Ideologi Kolonialis', Publik Heran (Twitter)

Seorang netizen, @masmo*** mengomentari poster tersebut, "Mereka masang nama Sneevliet yang justru anti-kolonialisme dan mati dibunuh fasis Nazi Jerman saat berusaha berjuang membebaskan Belanda yang saat itu diduduki Jerman (1942). Mestinya yang bikin spanduk ono baca dulu deh, paling gak wiki lah."

"Astaga karena Henk Sneevliet orang Belanda, jadi dipikirnya Komunisme = Kolonialisme. Kasian Sneevliet, capek-capek ikut demo belain nasib buruh Bumi Putera jaman Belanda, dia malah dianggap sama aja sama Pemerintah Belanda," komentar @mazzini_***.

Sementara itu warganet lain justru memberikan spekulasi yang menggelitik perihal proses pembuatan poster tersebut.

"Concern pertama saya adalah apa ya kira-kira refrensi designer banner pas bikin ini," ujar @eshahim****.

Akun @Hendro**** membalas, "Mungkin sudah dijelasin sama designer banner nya. Cuma karena yang pesan pala batu, ya sudah, designer ngalah aja. Yang penting bayar orderannya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Foto ASN Berbaju Korpri Panjang, Politisi PDI Perjuangan Buka Suara

Viral Foto ASN Berbaju Korpri Panjang, Politisi PDI Perjuangan Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 19:10 WIB

Video Joget Taraktakdung Viral, Almira Dapat Penghargaan dari Sekolah

Video Joget Taraktakdung Viral, Almira Dapat Penghargaan dari Sekolah

Jabar | Rabu, 15 Juli 2020 | 17:38 WIB

Kakek Dihukum Tak Pakai Masker, Nyanyi Garuda Pancasila Malah Jadi Mars PNI

Kakek Dihukum Tak Pakai Masker, Nyanyi Garuda Pancasila Malah Jadi Mars PNI

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 16:11 WIB

Terkini

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:50 WIB

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Jawa Tengah | Minggu, 27 September 2026 | 11:46 WIB

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:36 WIB

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:30 WIB

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:29 WIB

×