China Paksa Umat Kristen Ganti Gambar Yesus dengan Foto Pemimpin Komunis

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 22 Juli 2020 | 20:03 WIB
China Paksa Umat Kristen Ganti Gambar Yesus dengan Foto Pemimpin Komunis
Ilustrasi bendera China. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah China dikabarkan memaksa umat kristen untuk menghancurkan salib dan menghapus gambar Yesus di rumah mereka. Sebagai gantinya, warga diminta memasang foto-foto pemimpin komunis.

Menyadur Aninews, pihak berwenang baru-baru ini telah menghancurkan simbol-simbol agama dengan paksa di gereja-gereja di beberapa provinsi, termasuk Anhui, Jiangsu, Hebei dan Zhejiang.

Sementara Daily Mail mengutip laporan Bitter Winter menyebut para pejabat di Shanxi menuntut agar gambar berbau agama diturunkan dan diganti dengan potret pemimpin komunis.

Di provinsi Huainan, para pejabat yang menangani urusan agama menerobos masuk ke Gereja Kristus Shiwan setempat untuk membongkar salib pada Sabtu dan Minggu lalu.

Para pejabat telah meminta jemaah gereja tersebut untuk menghapus salibnya seminggu sebelumnya, sebagaimana dilaporkan Radio Free Asia mengutip sumber-sumber lokal.

Ilustrasi salib Kristen. (Shutterstock)
Ilustrasi salib Kristen. (Shutterstock)

Sebelumnya, China juga telah membuat geram dunia internasional setelah diduga melakukan penindasan terhadap kaum Muslim Uighur di provinsi Xinjiang.

Amerika Serikat lewat Presiden Donald Trump bahkan telah menandatangani rancangan undang-undang pada Rabu (17/6/2020) yang menyerukan sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas penindasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Sinovac Siap Diproduksi 100 Juta Dosis Jika Uji Klinis Berhasil

Vaksin Sinovac Siap Diproduksi 100 Juta Dosis Jika Uji Klinis Berhasil

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 13:19 WIB

Vaksin Covid-19 China Jalani Tes Terakhir di Brasil

Vaksin Covid-19 China Jalani Tes Terakhir di Brasil

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 11:13 WIB

Patung Yesus Kristus Ditemukan Terpenggal di Gereja Kendall Barat

Patung Yesus Kristus Ditemukan Terpenggal di Gereja Kendall Barat

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:10 WIB

Viral, Pria Ini Temukan Gambar Mirip Yesus Kristus di Potongan Kayu

Viral, Pria Ini Temukan Gambar Mirip Yesus Kristus di Potongan Kayu

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2020 | 19:25 WIB

Dukung BLM, Gereja di Inggris Pajang Lukisan Yesus Berkulit Hitam

Dukung BLM, Gereja di Inggris Pajang Lukisan Yesus Berkulit Hitam

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 12:56 WIB

Terkini

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:26 WIB

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:14 WIB

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:13 WIB

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:08 WIB