Pengungsi Rohingya yang Hilang di Laut Malaysia Ditemukan, Ngumpet di Semak

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Senin, 27 Juli 2020 | 19:53 WIB
Pengungsi Rohingya yang Hilang di Laut Malaysia Ditemukan, Ngumpet di Semak
Pengungsi Rohingya mengantre makanan di kamp Thankhali, Bangladesh, (12/1). (AFP)

Suara.com - Puluhan pengungsi Rohingya yang hilang saat mencoba berenang ke daratan pulau wisata Malaysia, Langkawi, ditemukan dalam keadaan hidup.

Menyadur Channel News Asia, dua puluh empat pengungsi rohingya ini rupanya berhasil mencapai ke daratan dan bersembunyi di kawasan semak-semak di pulau.

"Mereka ditemukan bersembunyi di semak-semak di pulau itu," ujar Mohd Zubil Mat Som, direktur jenderal Badan Penegakan Maritim Malaysia, Senin (27/7).

Pihak berwenang kini telah menahan para pengungsi tersebut. Sementara dua migran Rohingya juga telah ditangkap karena diduga melakukan perdagangan terhadap orang-orang yang ditemukan, kata Zubil.

Sebelumnya pada Sabtu (25/7) malam, 25 pengungsi Rohingya nekat berenang ke daratan dari perahu kecil yang berada di lepas pantai Langkawi.

Tapi dari puluhan orang tersebut, hanya satu yang berhasil mencapai daratan.

Kapal berisi para pengungsi Rohingya. (AFP/Chaideer Mahyuddin)
Kapal berisi para pengungsi Rohingya. (AFP/Chaideer Mahyuddin)

Para pejabat khawatir sisa dari kelompok itu tenggelam dalam pejalanannya menuju pantai. Akhirnya, upaya pencarian pun dilakukan.

Direktur bagian provinsi untuk Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA), Mohd Zawawi Abdullah, mengatakan pencarian menggunakan dua kapal dan satu pesawat, mengutip laporan The Guardian.

Tim pencarian pada Minggu (26/7), menyebar dan menyisir area laut dengan cakupan 100 mil.

baca juga

Sebelumnya, sebanyak 269 orang Rohingya ditahan begitu tiba di Langkawi pada Juni lalu.

Saat itu, kepala MMEA mengatakan pengungsi dipindahkan dari kapal induk yang lebih besar di mana puluhan orang diyakini telah meninggal dan dibuang ke laut selama perjalanan empat bulan.

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Juni lalu, mengatakan negaranya tak dapat lagi menerima pengungsi Rohingya dengan alasan krisis ekonomi akibat pandemi virus corona.

Malaysia yang mayoritas penduduknya merupakan muslim telah lama menjadi tujuan favorit bagi warga Rohingya yang mencari kehidupan yang lebih baik setelah lolos dari konflik militer di Myanmar pada 2017 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Lakukan Pencarian 24 Pengungsi Rohingya yang Hilang di Laut

Malaysia Lakukan Pencarian 24 Pengungsi Rohingya yang Hilang di Laut

News | Senin, 27 Juli 2020 | 15:03 WIB

Wajib Lisensi Bagi Pembuat Video, Begini Nasib Warganet Malaysia

Wajib Lisensi Bagi Pembuat Video, Begini Nasib Warganet Malaysia

News | Senin, 27 Juli 2020 | 08:25 WIB

Di Malaysia, Produksi Film Hingga Video Medosos Kini Butuh Izin Pemerintah

Di Malaysia, Produksi Film Hingga Video Medosos Kini Butuh Izin Pemerintah

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 13:18 WIB

Terkini

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan

Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 11:08 WIB

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:08 WIB

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:04 WIB

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:00 WIB

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:56 WIB

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:52 WIB

×