Meneropong lebih Jauh Soal Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan

Fabiola Febrinastri

Kamis, 30 Juli 2020 | 10:49 WIB
Meneropong lebih Jauh Soal Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan
Ilustrasi pendidikan (Shutterstock)

Kedua, prosedur seleksi menurutnya juga tidak jelas. Hal ini terlihat dari kurang konsistennya mekanisme rekrutmen dan terkesan menjadikan ormas besar seperti NU dan Muhammadiyah sebagai legitimasi, agar program ini tampak memiliki kualitas. Sedangkan PB PGRI mengatakan, alasan mundur terjadi karena berbagai pertimbangan di tengah pandemi Virus Corona. Dana POP seharusnya bisa digunakan untuk menunjang kebutuhan infrastruktur sekolah, guru, dan murid.

Arah organisasi penggerak, sebagaimana disampaikan pada saat peluncuran adalah untuk meningkatkan kualitas hasil belajar siswa di seluruh Indonesia, meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah berdasarkan model-model pelatihan yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang pendidikan, terutama organisasi yang sudah memiliki rekam jejak yang baik dalam implementasi program pelatihan guru dan kepala sekolah.

Organisasi penggerak adalah sebuah kolaborasi besar dalam menghadapi tantangan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Dalam perspektif keanggotaan, mestinya organisasi penggerak bukanlah merupakan himpunan dari lembaga-lembaga yang menyatu dalam satu wadah untuk bersama-sama mengadakan pelatihan guru, namun merupakan himpunan fasilitator/tutor/mentor sebagai mitra guru dalam mengidentifikasi dan memecahkan persoalan- persoalan di kelas.

Konsep tersebut dapat berdampak pada perubahan skenario pelatihan guru,  yang semula menuntut kehadiran guru pada forum-forum diklat terpusat yang membutuhkan biaya perjalanan dinas dan akomodasi bagi guru, menjadi pelatihan dalam bentuk tindakan kelas yang terfokus pada perbaikan mengajar dan peningkatan inovasi guru.

Strategi tersebut juga akan menghemat anggaran pendidikan dan pelatihan guru dan menghindari terjadinya kelas kosong karena ditinggalkan guru untuk pelatihan.

Keberhasilan organisasi penggerak akan meningkatkan efektivitas, efisiensi dan transparansi pemanfaatan anggaran pelatihan dan peningkatan kompetensi guru. Skema pelatihan guru melalui mentoring dapat dilakukan tanpa guru harus meninggalkan kelas pada jam mengajar.

Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) menjadi wadah yang memudahkan skema mentoring secara reguler dan dinamis. Forum KKG dan MGMP menjadi tempat pemecahan persoalan dan berkembangnya inovasi guru dalam menjaga kesegaran dan motivasi menghadapi siswa dengan berbagai persoalannya.

Hadirnya fasilitator/coach sebagai mitra diskusi guru akan memberikan motivasi dan pemikiran segar pada guru. Hal itu dapat pula sebagai wahana pemecahan masalah di kelas dan membangun inovasi pembelajaran yang lebih dinamis.

baca juga

Perbaikan organisasi penggerak adalah dengan mengubah skenario program gajah, macan, dan kijang, menjadi kolaboraasi fasilitator/mentor/pendamping dari berbagai komponen/komunitas/lembaga yang memiliki kapasitas tertentu, antara lain paedagogi, psikologi, profesi tertentu, dan lain-lain sesuai kebutuhan sekolah untuk membantu guru dalam mengembangkan potensi peserta didik.

Oleh karena itu, pesan organisasi penggerak perlu disampaikan melalui komunikasi publik yang lebih baik dan didasari pada integritas berpikir dan berpendapat agar lebih efektif. Hal ini untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa organisasi penggerak adalah sebuah konsep perubahan yang layak mendapat dukungan.

Reformasi pendidikan itu perlu, melalui terbangunnya kolaborasi peningkatan kualitas sumber daya manusia oleh berbagai kekuatan organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, komunitas, praktisi lintas bidang, birokrasi, bahkan kelompok ibu-ibu rumah tangga dapat terlibat di dalamnya.

Katman, M.A.
Satgas Gerakan Literasi Sekolah/Komunitas Cinta Indonesia/KACI#PASTIBISA#

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisruh POP, Menteri Nadiem Minta Maaf Langsung ke Muhammadiyah

Kisruh POP, Menteri Nadiem Minta Maaf Langsung ke Muhammadiyah

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 19:31 WIB

Sudjiwo Tedjo Usul Kemendikbud Dibubarkan: Saya Sedang Merintis Sekolah

Sudjiwo Tedjo Usul Kemendikbud Dibubarkan: Saya Sedang Merintis Sekolah

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 18:55 WIB

Din Syamsuddin: Kisruh Dana POP Bukan Salah Nadiem, Tapi Presiden Jokowi

Din Syamsuddin: Kisruh Dana POP Bukan Salah Nadiem, Tapi Presiden Jokowi

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 17:03 WIB

KPK Pantau Kemungkinan Ada Korupsi di Program Organisasi Penggerak Nadiem

KPK Pantau Kemungkinan Ada Korupsi di Program Organisasi Penggerak Nadiem

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 16:40 WIB

Telisik Program Organisasi Penggerak, KPK Segera Panggil Mendikbud Nadiem

Telisik Program Organisasi Penggerak, KPK Segera Panggil Mendikbud Nadiem

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 16:38 WIB

Kemendikbud Tegaskan Tak Ada Pemberhentian Tunjangan Profesi Guru

Kemendikbud Tegaskan Tak Ada Pemberhentian Tunjangan Profesi Guru

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 14:09 WIB

Terkini

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:47 WIB

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:42 WIB

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:38 WIB

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 11:36 WIB

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

News | Senin, 14 September 2026 | 11:32 WIB

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

News | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:30 WIB

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

News | Senin, 14 September 2026 | 11:29 WIB

×