Gembira Pemain Lawan Positif Covid-19, Komentator Bola China Ini Dipecat

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 04 Agustus 2020 | 21:51 WIB
Gembira Pemain Lawan Positif Covid-19, Komentator Bola China Ini Dipecat
Dua komentator China dipecat setelah gembira mengetahui pemain lawan positif Covid-19.[Weibo]

Suara.com - Dua komentator sepakbola China dipecat setelah merasa gembira karena bintang tim lawan dinyatakan positif Covid-19.

Menyadur South China Morning Post, pasangan ini berbicara menjelang pertandingan Liga Super Cina Jumat malam antara Dalian Pro dan Henan Jianye.

Guo Yifei, seorang komentator olahraga yang bekerja untuk Dalian TV, jaringan utama di kota timur laut itu, mengunggah video bersama mantan pemain internasional China Wang Peng.

Guo mencatat bahwa pemain depan Kamerun Christian Bassogog, tidak bermain karena ia sedang dalam perawatan di sebuah rumah sakit di kota selatan Guangzhou setelah dites positif Covid-19.

Mendengar kabar tersebut, ia kemudian tertawa dan berkata, "Sepertinya [Bassogog] tidak akan kembali lagi". Wang menjawab "Terima kasih Covid-19".

Videonya menjadi viral di platform Douyin dan media sosial Weibo, dengan tagar "Komentator Dalian Berkata Terima Kasih Covid-19" dan telah ditonton hampir 30 juta.

Setelah videonya viral, Dalian TV mengumumkan bahwa mereka telah memecat Guo sebagai komentator dan tidak akan mengundang Wang kembali sebagai komentator tamu.

"Di tengah orang-orang di negara ini dalam perjuangan melawan Covid-19, membuat lelucon semacam ini adalah perilaku yang tidak bermoral, menyebabkan kerusakan besar pada Bassogog, Henan Jianye, dan penggemar sepak bola Henan," jelas Dalian TV dalam sebuah pernyataan dikutip dari SCMP.

Pernyataan itu juga menuntut Guo dan Wang memposting video permintaan maaf ke akun Douyin yang sama dan tidak pernah menggunakan akun itu lagi.

baca juga

Guo dan Wang menurut pada hari yang sama, mengulangi hampir kata demi kata pernyataan yang dikeluarkan oleh Dalian TV.

Banyak warganet yang menuntut agar kedua komentator tersebut untuk dipecat seumur hidup dan tidak boleh terjun di dunia sepak bola lagi.

"Saya menyampaikan permintaan maaf kepada Henan Jianye! sebagai seseorang yang lahir dan besar di Dalian, jujur saya rasa ini sangat memalukan." tulis seorang warganet di Weibo.

"Dewasalah, dari semua penggemar sepak bola Dalian di sekitar saya, tidak ada orang yang tidak menganggap Guo Yifei menyebalkan. Bukan hanya keterampilan berkomentarnya yang level rendah, kelihatannya karakternya juga sama." tulis warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah AS, Warga Jepang Juga Diteror Paket Misterius dari China

Setelah AS, Warga Jepang Juga Diteror Paket Misterius dari China

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:02 WIB

Donald Trump Kasih Kesempatan TikTok Negosiasi dengan Microsoft

Donald Trump Kasih Kesempatan TikTok Negosiasi dengan Microsoft

Video | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:50 WIB

Menlu AS Soroti Kekerasan Pemerintah China Terhadap Kaum Beragama

Menlu AS Soroti Kekerasan Pemerintah China Terhadap Kaum Beragama

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:03 WIB

Terkini

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:03 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

×