Sedang Foto Prewed, Wanita Ini Tak Sengaja Rekam Detik-detik Ledakan Beirut

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:05 WIB
Sedang Foto Prewed, Wanita Ini Tak Sengaja Rekam Detik-detik Ledakan Beirut
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8). [Foto/AFP]

Suara.com - Seorang wanita dengan gaun pengantin tampak tersenyum ke arah kamera. Fotografer menyiapkan kameranya untuk gambar terbaik sebelum ledakan Beirut terjadi.

Dalam beberapa detik senyum pengantin wanita pudar. Makeup tak bisa lagi menyamarkan wajahnya yang pucat. Sesi foto berganti bencana ketika ledakan itu mengguncang tanah kelahirannya.

Kamera sang fotografer tak sengaja merekam guncangan maha dahsyat tersebut. Video singkat ini lantas diunggah ke akun Twitter @sandhookawaken1.

Dalam waktu singkat, video detik-detik ledakan Beirut itu di re-tweet sebanyak 1,7 ribu kali dan disukai oleh 5,6 ribu pengguna lainnya.

Sebelumnya, video seorang ayah yang menyelamatkan anak laki-lakinya dari ledakan juga ramai dibagikan di media sosial. Mohammad Al Jamal dengan akun Twitter @moejamal1991 mengatakan video itu diambil di rumah kerabatnya.

"Dari rumah saudara perempuan saya di Corniche Al Mazraa dan keponakan saya berusia 6 tahun, Amr, sangat ketakutan," tulisnya.

Pria ini tampak terpaku mencerna getaran dahsyat yang menerobos tembok rumahnya. Dalam hitungan detik, getaran berganti ledakan dahsyat dan mengguncang seisi rumah.

Pria ini lantas menyelamatkan seorang bocah laki-laki yang diduga anaknya dengan membawanya ke kolong meja. Sekilas, ia tampak kebingungan mencari tempat berlindung.

Ayah selamatkan anaknya dari ledakan Beirut. (Twitter/@@moejamal1991)
Ayah selamatkan anaknya dari ledakan Beirut. (Twitter/@@moejamal1991)

Pria dalam video ini tak berhenti mengucap takbir kala ledakan terjadi. Jamal menulis kejadian itu sebagai peristiwa yang menyedihkan.

baca juga

Menyadur kantor berita resmi Lebanon, NNA, pada Rabu (05/088/2020) guncangan ledakan terasa hingga ke seluruh penjuru ibu kota hingga memecahkan kaca rumah penduduk pecah dan meruntuhkan balkon apartemen.

NNA menyebut, ledakan ini terjadi di daerah pelabuhan kota yang memiliki banyak gudang penampungan bahan peledak.

Ledakan terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). [AFP]
Ledakan terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). [AFP]

CNN melaporkan, korban ledakan Beirut mencapai 80 jiwa dan setidaknya 4.000 orang mengalami luka-luka. Jumlahnya terus naik dan berdatangan di rumah sakit.

Salah satu korban meninggal adalah sekretaris jendral partai politik Kataeb, Nizar Najarian dan kepala perusahaan listrik milik negara Kamal Hayek dalam kondisi Kritis.

Guncangan ledakan ini sangat besar, setara gempa berkekuatan 3,5 SR. Salah satu bangunan yang turut jadi korban ledakan adalah Istana Baabda, istana kepresidenan Lebanon Grand Serail.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ledakan Ribuan Ton Amonium Nitrat di Lebanon Belum Sekuat Bom Atom

Ledakan Ribuan Ton Amonium Nitrat di Lebanon Belum Sekuat Bom Atom

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:56 WIB

Ledakan di Beirut, Lebanon Akibat Sodium Nitrat, Apa itu?

Ledakan di Beirut, Lebanon Akibat Sodium Nitrat, Apa itu?

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Ayah Tak Henti Ucapkan Takbir Saat Selamatkan Anaknya dari Ledakan Beirut

Ayah Tak Henti Ucapkan Takbir Saat Selamatkan Anaknya dari Ledakan Beirut

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 14:21 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×