Kisah Dokter Berjuang Selamatkan Saudara Kembar dari Covid-19

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:53 WIB
Kisah Dokter Berjuang Selamatkan Saudara Kembar dari Covid-19
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Dr. Chris van Tulleken tak pernah menyangka akan berjuang menyelamatkan saudara kembarnya sendiri dari infeksi virus Corona Covid-19.

Dokter penyakit menular di University College London Hospital (ULCH) Inggris itu tak pernah mengharapkan panggilan telepon bahwa saudaranya, Dr Xand telah dilarikan ke rumah sakit.

Menyadur Mirror, Dr Xand, yang memiliki latar belakang pengobatan kemanusiaan dan bekerja di zona bencana di seluruh dunia, terinfeksi Covid-19.

Dia sempat mengalami gejala ringan seperti demam, kehilangan indra penciuman hingga batuk, sebelum mulai menderita jantung berdebar.

Setelah bangun pada jam 3 pagi dalam keadaan panik, Dr Xand merasa sangat sakit di bagian jantungnya. Hal itu membuat Dr. Chris begitu panik.

Tim medis bahkan harus memberi Dr. Xand kejutan listrik yang cukup besar yang akan menghentkan jantungnya sementara. Di momen itu, Chris menangis.

"Ketika Anda kembar, kami tidak punya telepati, tapi Xand adalah setengah dari identitas saya. Tak ada orang yang lebih dekat dari saya ketimbang dia," kata Chris dikutip Mirror, Kamis (6/8/2020).

Untungnya, detak jantung Dr. Xand bisa kembali normal setelah beberapa saat berhenti. Kondisinya berangsur-angsur membaik setelah itu.

"Oh, sial," teriak Xand saat dia terkejut dan tersentak kembali ke tempat tidur.

Dengan air mata mengalir di wajahnya, Dr Chris mengakui: "Saya tidak mengharapkan flatline--ukuran aktifitas jantung di mesin Elektrokardiogram--begitu lama setelahnya. Tidak menyenangkan melihat itu dilakukan."

Kejadian itu dipaparkan Dr. Chris dan Xand lewat tayangan dokumenter di BBC berjudul "Bertahan dari Virus: My Brother & Me".

Chris dan Xand berharap kisah yang dialami mereka bisa menjadi gambaran yang jujur dan menarik perihal perjuangan tenaga medis di garis depan dalam memerangi pandemi Covid-19.

"Saya benar-benar merasakan hari ini betapa tidak menyenangkannya menjadi sakit. Betapa tidak menyenangkannya melakukan sesuatu kepada Anda," jelas Dr. Xand.

Dr. Xand turut menyoroti sikap pemerintah Inggris yang dia nilai tak 100 persen melindungi warganya dari infeksi virus Corona.

Pernyataan itu dia tujukkan dalam kaitannya dengan banyaknya kematian diberbagai panti jompo, sementara pemerintah menyebut orang-orang tua berisiko rendah terpapar Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Corona Bunuh Diri di RS Royal Prima Medan Sudah 11 Hari Dirawat

Pasien Corona Bunuh Diri di RS Royal Prima Medan Sudah 11 Hari Dirawat

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:42 WIB

Mau Diisolasi Malah Kabur, Pasien Corona Ini Bikin Gubernur Kalbar Murka

Mau Diisolasi Malah Kabur, Pasien Corona Ini Bikin Gubernur Kalbar Murka

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:03 WIB

Persentase Kematian Pasien Corona RI Lebih Tinggi dari Rata-rata Global

Persentase Kematian Pasien Corona RI Lebih Tinggi dari Rata-rata Global

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 18:23 WIB

Petugas Lab Lecehkan Pasien Corona, Modus Tes Swab dari Vagina

Petugas Lab Lecehkan Pasien Corona, Modus Tes Swab dari Vagina

News | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 13:32 WIB

Pasien Corona RS Haji Surabaya Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 6

Pasien Corona RS Haji Surabaya Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 6

Jatim | Kamis, 30 Juli 2020 | 17:03 WIB

Terkini

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:48 WIB

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB