Youtuber Daging Kurban Sampah Edo Minta Penangguhan Penahanan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:53 WIB
Youtuber Daging Kurban Sampah Edo Minta Penangguhan Penahanan
YouTuber Edo Putra bersama rekannya melakukan prank dengan membagi-bagikan daging kurban berisi sampah. [YouTube]

Suara.com - YouTuber Edo Putra asal Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan meminta penangguhan penahanan kepada pihak polisi. Penangguhan tersebut disampaikan oleh pihak keluarga.

Keluarga menyampaikan soal penangguhan itu melalui paman tersangka Edo Putra bernama Makmum (38). Pihaknya telah mengajukan penangguhan untuk para tersangka, termasuk temannya Diky Firdaus (20) dan Hadi Jaya Karim (18).

Ia mengangap apa yang dilakukan mereka hanyalah sebuah kenakalan remaja. Terlebih, konten YouTube yang ditayangkan itu tidak benar-benar terjadi, hanya melibatkan keluarga saja.

“Memang dari keluarga sudah ada komunikasi untuk minta ditangguhkan. Cuma kan untuk itu (penangguhan penahanan) ada SOP (Standar Operasional Prosedur) dan gak bisa secara lisan,” ujar Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Polrestabes Palembang Iptu Hary Dinar saat dihubungi, pada Selasa (11/8/2020).

Selain itu, ia menyebut, dalam proses penangguhan semua tergantung perintah pimpinan. Artinya, jika izin diberi maka ketiganya dapat dibebaskan.

“Kalau ingin penangguhan kita tidak melarang, tapi kita ada proses SOP yang jelas, ada saran yuridis dan kalau pimpinan mengizinkan kita tidak melarang kalau mau dilepaskan,” kata dia.

Karena itu, ketiga tersangka tersebut hingga kini masih menjadi tahanan di Mapolrestabes Palembang. Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya usai membuat resah masyarakat dengan konten video yang viral itu.

“Masih kita tahan di ruang tahanan Polrestabes Palembang. Proses hukum ketiganya masih berjalan juga,” ucap dia.

Pihak penyidik pun kini masih terus melakukan pengumpulan bukti-bukti dan berkas perkara ketiga tersangka.

Setelah berkas-berkas lengkap, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Palembang guna proses hukum lanjutan.

“Kalau berkasnya sudah lengkap, tentu akan diteruskan,” singkat dia.

Kini juga pihaknya tengah memburu satu buronan lagi inisal RS yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Buronan itu terlibat dalam pembuatan video kurban sampah yang meresahkan masyarakat tersebut.

Kontributor : Rio Adi Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB