Update 22 Agustus: Tambah 601 Kasus, Positif Covid di Jakarta Capai 32.999

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 20:26 WIB
Update 22 Agustus: Tambah 601 Kasus, Positif Covid di Jakarta Capai 32.999
Sejumlah warga dengan mengenakan masker berjalan dengan latar belakang spanduk peringatan bahaya COVID-19 di Sunter, Jakarta, Sabtu (22/8/2020). (Antara)

Suara.com - Penambahan kasus positif covid-19 di Jakarta pada Sabtu (22/8/2020) mencapai 601 kasus baru. Kekinian total kasus di Ibu Kota menjadi 32.999.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, pertambahan sebanyak 601 kasus ini lebih rendah dibanding penambahan pada Jumat (21/8) sebanyak 641 kasus, dan pada Sabtu (8/8) 721 kasus yang merupakan rekor peningkatan kasus tertinggi selama pandemi Covid-19 di Jakarta.

Namun, penambahan tersebut lebih banyak dibanding penambahan kasus pada Kamis (20/8) sebanyak 595 kasus, pada Rabu (19/8) sebanyak 565 kasus, pada Selasa (18/8) sebanyak 505 kasus, pada Senin (17/8) sebesar 538 kasus, pada Minggu (16/8) sebanyak 518 kasus, dan pada Sabtu (15/8) sebesar 598 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menerangkan bahwa penambahan 601 kasus covid-19 didapat dari hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pada 5.520 spesimen.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 4.418 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 601 positif dan 3.817 negatif," katanya.

"Dari 601 kasus tersebut, 90 kasus baru hari ini adalah data hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per satu juta penduduk sebanyak 51.210. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 42.155," Oktavia menambahkan.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan sampai dengan 21 Agustus 2020, sudah ada 675.804 sampel yang telah diperiksa dengan tes PCR untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Dwi menjelaskan jumlah kasus aktif yang terpapar penyakit pneumonia akibat virus corona jenis baru (COVID-19) itu di Jakarta saat ini, sebanyak 9.031 orang (sebelumnya 9.094 orang) yang masih dirawat/isolasi.

Sedangkan, dari jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada Sabtu ini sebanyak 32.999 kasus (sebelumnya 32.398 kasus), ada 22.877 orang dinyatakan telah sembuh (hari sebelumnya 22.228 orang), sedangkan 1.091 orang (sebelumnya 1.076) meninggal dunia. Dalam persentase, tingkat kesembuhan di Jakarta adalah 69,3 persen (sebelumnya 68,6 persen) dan tingkat kematian 3,3 persen (sama seperti sebelumnya).

baca juga

Untuk "positivity rate" atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta setelah penambahan Sabtu ini, sebesar 9,1 persen (sebelumnya 8,7 persen), sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,1 persen (sebelumnya 6 persen). WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen.

Pada perpanjangan kembali PSBB Transisi Fase 1 ini, Pemprov DKI Jakarta memperketat kegiatan-kegiatan yang berpotensi mendatangkan kerumunan di ruang publik. Seperti, meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) dan meniadakan Kawasan Khusus Pesepeda (KKP).

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

Selama vaksin belum tersedia, maka penularan wabah harus dicegah bersama-sama dengan disiplin menegakkan pembatasan sosial dan protokol kesehatan.

Dwi menyebutkan hal yang perlu diingat oleh masyarakat untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip dalam berkegiatan sehari-hari yakni tetap tinggal di rumah bila tak ada keperluan mendesak; menjalankan 3M: Memakai masker dengan benar; Menjaga jarak aman 1-2 meter; dan Mencuci tangan sesering mungkin.

Kemudian, seluruh kegiatan yang diizinkan beroperasi harus dalam kapasitas maksimal 50 persen dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Serta ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Kontributor : Anang Firmansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pola Penyebaran Virus Corona dan Berita Populer Kesehatan Lainnya

Pola Penyebaran Virus Corona dan Berita Populer Kesehatan Lainnya

Health | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 20:25 WIB

Pandemi Covid-19, Minat Daftar ke PTS di Jogja Menurun

Pandemi Covid-19, Minat Daftar ke PTS di Jogja Menurun

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 19:22 WIB

Daftar Periksa Kesiapan Sekolah Diabaikan, FSGI: Tak Ada Pengawasan

Daftar Periksa Kesiapan Sekolah Diabaikan, FSGI: Tak Ada Pengawasan

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 17:52 WIB

Cak Nur, Plt Bupati Sidoarjo Meninggal Dunia karena Positif Covid-19

Cak Nur, Plt Bupati Sidoarjo Meninggal Dunia karena Positif Covid-19

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 17:06 WIB

FSGI Sebut Perlindungan Guru Sangat Lemah Saat Pandemi Covid-19

FSGI Sebut Perlindungan Guru Sangat Lemah Saat Pandemi Covid-19

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 17:04 WIB

Putri Cantik Nil Maizar Positif Corona, Berbagi Cerita Saat Perawatan

Putri Cantik Nil Maizar Positif Corona, Berbagi Cerita Saat Perawatan

Video | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 16:52 WIB

Peneliti Temukan Varian Baru Virus Corona, Infeksinya Lebih Ringan

Peneliti Temukan Varian Baru Virus Corona, Infeksinya Lebih Ringan

Health | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 16:55 WIB

Terkini

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:11 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:46 WIB

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:37 WIB

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

×