Kencing di Semak-semak, Penumpang Truk Malah Temukan Jasad Bayi dalam Tas

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2020 | 21:48 WIB
Kencing di Semak-semak, Penumpang Truk Malah Temukan Jasad Bayi dalam Tas
Jasad bayi ditemukan dalam sebuah tas di semak-semak. [Dok. Polisi]

Suara.com - Sosok jasad bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya ditemukan di dalam tas yang berada di Jalan Poros Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Rabu (26/8/2020) sore tadi.  

Bayi malang yang diperkirakan berumur 34 hingga 36 minggu tersebut ditemukan seorang penumpang truk setelah membuang air kecil di semak-semak.

"Data (nama penumpangnya) belum saya dapat. Karena tadi saat kejadian saksinya (penumpang) itu sudah tidak ada. Hanya ibu itu saja yang disampaikan oleh saksi pertama," kata Kasubag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan kepada Suara.com saat dikonfirmasi Rabu (26/8/2020) malam.

Tambunan mengemukakan, penemuan jasad bayi itu bermula saat penumpang mobil truk tersebut berhenti di pinggiran Jalan Poros Pattalassang, Gowa pukul 14.00 WITA, tadi.

Kala itu, penumpang tersebut singgah di pinggiran jalan yang penuh dengan pepohonan dan semak-semak dengan tujuan untuk membuang air kecil.

Setelah selesai buang hajat, penumpang tersebut melihat sebuah tas di sekitar lokasi.

Didorong rasa penasaran, tas tersebut kemudian dibawa ke samping jalan dekat truk yang ditumpanginya berhenti.

Betapa kagetnya, penumpang tersebut setelah mengetahui isi tas yang dibukanya itu tenyata adalah jasad bayi.

"Karena penasaran saksi (penumpang) kemudian membuka resleting tas, dan melihat isi tas berupa jasad bayi dalam keadaan terbungkus baju berwarna putih bercorak boneka," jelasnya.

Atas temuan itu, lanjut Tambunan, penumpang pun langsung menyampaikan kepada warga bernama Rahmatiah yang kebetulan berada di sekitar lokasi.

"Warga (saksi) sekitar TKP atas nama ibu Rahmatiah. Kemudian sang ibu menyampaikan kejadian ke keluarganya (Dg Tiro)," kata dia.

"Mereka lalu bersama sama menuju TKP untuk melihat kondisi bayi lalu  menelepon ke pihak kepolisian Polpos Pattallassang."

Mendapat laporan itu, polisi kemudian bergegas ke lokasi untuk melakukan pengamanan pukul 15.00 WITA, sore.

Jasad bayi itu pun langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Andi Mappaodang, Kota Makassar untuk diidentifikasi.

"Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan berharap pihak kepolisian bisa mengungkap latar belakang keberadaan bayi di pinggir jalan tersebut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dikira Boneka, Warga Kampung Rawa Digegerkan Penemuan Mayat Bayi

Sempat Dikira Boneka, Warga Kampung Rawa Digegerkan Penemuan Mayat Bayi

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 21:31 WIB

Miris! Bayi Usia 1 Bulan Dimasukan Dalam Kardus Dibuang di Pinggir Jalan

Miris! Bayi Usia 1 Bulan Dimasukan Dalam Kardus Dibuang di Pinggir Jalan

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 21:55 WIB

Masuk DPO, Orang Tua Penelantar Bayi di Sleman Diduga Sudah ke Luar Jogja

Masuk DPO, Orang Tua Penelantar Bayi di Sleman Diduga Sudah ke Luar Jogja

Jogja | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 20:04 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB