Peringatkan AS, China Tembakkan Rudal 'Pembunuh Kapal Induk' di LCS

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:29 WIB
Peringatkan AS, China Tembakkan Rudal 'Pembunuh Kapal Induk' di LCS
Rudal balistik jarak menengah DF-21D milik China yang diklaim mampu menghancurkan kapal induk. [Wu Hong/United States Environmental Protection Agency/Al Jazeera]

Suara.com - China menembakkan dua rudal, termasuk satu yang dijuluki "pembunuh kapal induk" ke kawasan Laut China Selatan (LCS). Hal itu dilakukan untuk memeringatkan Amerika Serikat.

South China Morning Post (SCMP) melaporkan pada hari ini bahwa Beijing menembakkan satu rudal balistik jarak menengah, DF-26B, dari provinsi Qinghai.

Sementara satu rudal balistik jarak menengah lainnya, DF-21D, ditembakkan dari provinsi Zhejiang pada satu haro sebelumnya sebagai tanggapan atas searngan udara AS di "zona larangan terbang".

Menanggapi hal itu, Mark Esper, kepala pertahanan AS, mengatakan China telah berulang kali gagal memenuhi janji untuk mematuhi hukum internasional.

Dia juga menegaskan China tampaknya paling gencar "melenturkan otot" alias memperlihatkan kekuatannya di kawasan Asia Tenggara.

Kedua rudal tersebut dilaporkan ditembakkan ke arah daerah antara provinsi Hainan dan Kepulauan Paracel yang disengketakan, menurut sumber yang tak disebutkan namanya dikutip SCMP.

Menurut surat kabar tersebut, sebuah pesawat mata-mata AS U-2 dilaporkan memasuki "zona larangan terbang" yang ditunjuk China pada Selasa (25/8/2020), saat angkatan laut Negeri Tiongkok tengah menggelar latihan di Laut Bohai.

Dalam sebuah posting media sosial, Liu Xiaoming, duta besar China untuk Inggris, mengatakan langkah AS sangat mengganggu latihan normal China dan aktivitas pelatihan.

Zhao Lijian, juru bicara kementerian luar negeri China, menggambarkan penerbangan pesawat mata-mata itu sebagai tindakan provokatif dan mendesak AS untuk berhenti.

Rudal DF-26B, yang secara resmi diluncurkan awal bulan ini, mampu mencapai target bergerak di laut, menjadikannya "pembunuh kapal induk", menurut Global Times, media milik pemerintah China.

Juru bicara kementerian pertahanan China, Kolonel Senior Wu Qian, sebelumnya dikutip mengatakan rudal itu dapat membawa hulu ledak konvensional atau nuklir dan mampu meluncurkan serangan presisi ke target darat dan laut.

Dengan jangkauan 4.500 km (2.800 mil), DF-26 dapat mencapai Pasifik Barat dan Samudra Hindia, serta fasilitas Amerika di Guam, Pulau Diego Garcia di Inggris, dan bahkan kota Darwin di Australia.

Esper mengatakan Amerika Serikat memiliki tanggung jawab untuk memimpin di Pasifik dan tidak akan menyerahkan satu inci pun wilayah kepada negara-negara lain yang menganggap sistem politik mereka lebih baik.

"hina tidak memenuhi janji untuk mematuhi hukum, aturan, dan norma internasional, dan Beijing ingin memproyeksikan kekuatannya secara global," kata Esper.

"Untuk memajukan agenda PKT (Parati Komunis Tiongkok), Tentara Pembebasan Rakyat terus mengejar rencana modernisasi agresif untuk mencapai militer kelas dunia pada pertengahan abad ini," kata Esper.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asosiasi Medis Minta Pemerintah AS Transparan Soal Vaksin Covid-19

Asosiasi Medis Minta Pemerintah AS Transparan Soal Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:42 WIB

Vaksin Covid-19 Tak Bertahan Lama, Dosisnya 2 Kali Suntik per Orang

Vaksin Covid-19 Tak Bertahan Lama, Dosisnya 2 Kali Suntik per Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:26 WIB

4 Jam Terjebak dalam Mobil Patroli, Istri Polisi Meninggal Dunia

4 Jam Terjebak dalam Mobil Patroli, Istri Polisi Meninggal Dunia

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:23 WIB

Gigafactory China Siap Distribusi Tesla Model Y, Harga Tembus Rp1 M

Gigafactory China Siap Distribusi Tesla Model Y, Harga Tembus Rp1 M

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:18 WIB

Jelang Dialog dengan Amerika, Korut Luncurkan Rudal Balistik

Jelang Dialog dengan Amerika, Korut Luncurkan Rudal Balistik

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 13:57 WIB

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Hantam Perairan Jepang

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Hantam Perairan Jepang

News | Rabu, 29 November 2017 | 08:57 WIB

Terkini

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:54 WIB

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:53 WIB

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:43 WIB

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:40 WIB

Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba

Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:28 WIB

Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan

Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:19 WIB

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:12 WIB

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:54 WIB

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:44 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB