Didesak Amerika Serikat, Pemimpin TikTok Kevin Mayer Mundur

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:30 WIB
Didesak Amerika Serikat, Pemimpin TikTok Kevin Mayer Mundur
Logo Tiktok

Suara.com - Kepala eksekutif aplikasi video populer China, TikTok, Kevin Mayer, memutuskan mundur hanya beberapa bulan setelah menduduki jabatan tersebut.

Menyadur Financial Times (FT), Kamis (27/8/2020), Mayer mundur dari TikTok setelah negaranya, Amerika Serikat, resmi memblokir penggunaan aplikasi tersebut.

Presiden AS Donald Trump pada 7 Agustus lalu telah mengeluarkan perintah eksekutif untuk melarang TikTok beroperasi di negaranya. Aturan itu berlaku dalam 45 hari ke depan sejak ditetapkan.

Politikus partai Republik itu mengatakan keputusan itu demi melindungi kemanan nasional Amerika Serikat.

"Dengan latar belakang ini, dan karena kami berharap dapat mencapai resolusi segera, dengan berat hati saya ingin memberi tahu Anda semua bahwa saya telah memutuskan untuk meninggalkan perusahaan," kata Mayer dalam sebuah surat dikutip FT, Kamis (27/8/2020).

“Saya memahami bahwa peran yang saya daftarkan - termasuk menjalankan TikTok secara global akan terlihat sangat berbeda sebagai akibat dari tindakan pemerintah AS untuk mendorong penjualan bisnis AS."

Pembicaraan di Washington tentang nasib TikTok dimulai beberapa minggu setelah Mayer resmi bergabung dengan perusahaan pada bulan Juni.

Mayer dikabarkan tidak mengantisipasi bahwa TikTok akan terlibat sangat jauh dalam ketegangan antara China dan Amerika Serikat.

“Dia tidak mendaftar untuk ini,” kata seseorang yang mengetahui langsung masalah tersebut.

Zhang Yiming, pendiri dan kepala eksekutif ByteDance--perusahaan yang menaungi TikTok--mengatakan dalam surat terpisah bahwa dia memahami keputusan Mayer untuk mundur dari jabatannya.

TikTok diketahui mulai dilibatkan dalam masalah politik China dan negara lain setelah India lebih secara resmi memblokir apilkasi sebagai buntut bentrokan antar tentara di perbatasan kedua negara.

“Kevin berbicara kepada saya, dan saya sepenuhnya memahami bahwa hasil yang kami terima karena situasi politik tempat kami beroperasi dapat berdampak signifikan pada pekerjaannya dalam skenario apa pun, tetapi terutama mengingat peran globalnya saat dia berbasis di AS," tulis Zhang.

Trump, yang menjadi lebih tegas terhadap China tahun ini, mengatakan bulan ini pemerintahannya memiliki bukti yang dapat dipercaya bahwa ByteDance mungkin mengambil tindakan untuk merugikan keamanan AS.

Sebelumnya dia telah memberi ultimatum kepada TikTok dan ByteDance untuk memblokir apolikasi mereka apabila gagal menemukan pembeli saham di Amerika Serikat.

ByteDance telah mengadakan pembicaraan dengan beberapa calon pelamar untuk operasi TikTok di AS termasuk Microsoft dan Oracle.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Tak Bertahan Lama, Dosisnya 2 Kali Suntik per Orang

Vaksin Covid-19 Tak Bertahan Lama, Dosisnya 2 Kali Suntik per Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:26 WIB

Gigafactory China Siap Distribusi Tesla Model Y, Harga Tembus Rp1 M

Gigafactory China Siap Distribusi Tesla Model Y, Harga Tembus Rp1 M

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:18 WIB

2 Tewas Tertembak di Protes Kenosha, Remaja 17 Tahun Ditangkap

2 Tewas Tertembak di Protes Kenosha, Remaja 17 Tahun Ditangkap

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 11:41 WIB

China Tuduh Militer AS Kirim Pesawat Mata-mata ke Zona Latihan Tempur

China Tuduh Militer AS Kirim Pesawat Mata-mata ke Zona Latihan Tempur

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 18:40 WIB

FBI Tangkap Ilmuwan NASA karena Dituduh Afiliasi China

FBI Tangkap Ilmuwan NASA karena Dituduh Afiliasi China

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 17:30 WIB

Pasangan Ini Sumbangkan Makanan Pesta Pernikahannya ke Tempat Penampungan

Pasangan Ini Sumbangkan Makanan Pesta Pernikahannya ke Tempat Penampungan

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 17:30 WIB

Terkini

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:53 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB