Gajah Paling Kesepian di Dunia Direlokasi ke Kamboja

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Minggu, 06 September 2020 | 10:46 WIB
Gajah Paling Kesepian di Dunia Direlokasi ke Kamboja
Kaavan, seekor gajah yang tinggal sendirian di kebun binatang Marghazar di Pakistan bakal mendapat kesempatan hidup lebih baik usai diselamatkan aktivis pecinta hewan. [AFP]

Suara.com - Kaavan, seekor gajah yang tinggal sendirian di kebun binatang Marghazar di Pakistan bakal mendapat kesempatan hidup lebih baik usai diselamatkan aktivis pecinta hewan.

Menyadur The Independent, Minggu (6/9/2020), Kaavan yang lebih dari 30 tahun hidup dalam kondisi mengenaskan di kebun binatang Marghazar, bakal direlokasi ke Kamboja.

Aktivis pecinta hewan mendesak relokasi Kaavan tak hanya karena sang gajah kini hidup sendirian dalam delapan tahun terakhir.

Namun, kondisi kebun binatang yang sudah tak layak dihuni para hewan juga jadi pertimbangan lain.

Martin Bauer, juru bicara kelompok kampanye kesejahteraan hewan Four Paws, mengatakan Kaavan akhirnya diberikan persetujuan medis untuk melakukan perjalanan.

Kemungkinan besar, dia akan pindah ke tempat perlindungan hewan di Kamboja, tempat gajah akan menemukan persahabatan dan kondisi yang lebih baik.

Pakar satwa liar dari Four Paws memeriksa gajah atas undangan pihak berwenang setempat, kata Bauer.

Kaavan menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap di kebun binatang pada hari Jumat dan ditemukan kekurangan gizi.

"Karena kekurangan gizi dan kurangnya latihan fisik, Kaavan menunjukkan tanda-tanda obesitas," kata Dr Amir Khalil, seorang dokter hewan dengan Four Paws.

baca juga

"Selain itu, kukunya retak dan cacat bentuk yang dapat dikaitkan dengan lantai dan struktur kandang yang tidak sesuai."

Kebun Binatang Marghazar diperintahkan untuk ditutup pada Mei oleh Pengadilan Tinggi Pakistan karena kondisinya yang sangat buruk, yang disalahkan atas kelalaian sistemik.

Four Paws diundang oleh Dewan Manajemen Margasatwa Islamabad untuk dengan aman memindahkan hewan yang tersisa di kebun binatang, termasuk sepasang mantan beruang penari.

"Sayangnya, penyelamatan datang terlambat untuk dua singa yang mati selama percobaan pemindahan pada akhir Juli setelah petugas lokal membakar kandang mereka untuk memaksa mereka masuk ke dalam peti pengangkut," kata Bauer.

Sebelum perintah ditutup, Kebun Binatang Marghazar mendapat kecaman karena penganiayaan hewan. Lebih dari 500 hewan telah dilaporkan hilang dalam beberapa tahun terakhir.

Di samping itu, lebih dari dua lusin hewan telah mati di perawatan kebun binatang sejak 2016.

Kampanye untuk merelokasi Kavaan berlangsung empat tahun lalu dan didorong oleh dukungan selebriti, termasuk Cher yang merupakan penyanyi asal Amerika Serikat.

Kaavan pertama kali tiba di kebun binatang pada tahun 1985 sebagai hadiah dari Sri Lanka ke Pakistan.

Gajah tidak selalu kesepian dan selama bertahun-tahun berbagi kandang kecil dengan pasangan betina Saheli, yang mati pada 2012.

Saat diperiksa, Kavaan ditemukan menderita masalah perilaku serta kerusakan fisik yang ditimbulkan oleh kondisi miskin yang terisolasi di Kebun Binatang Marghazar.

"Kurangnya pengayaan fisik dan perilaku serta tidak adanya pasangan, telah menyebabkan Kaavan menjadi sangat bosan," kata Dr Frank Goritz, kepala dokter hewan di Institut Leibniz untuk Penelitian Kebun Binatang dan Satwa Liar yang menemani Four Paws ke Islamabad.

Setelah melewati pemeriksaan medis, Kaavan dipastikan cukup kuat untuk melakukan perjalanan ke tempat barunya.

"Langkah-langkah sekarang akan diambil untuk menyelesaikan relokasi ke tempat perlindungan hewan yang berpotensi di Kamboja," kata Bauer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gajah Jantan Tua Berperan Bagi Keberlangsungan Hidup Spesiesnya

Gajah Jantan Tua Berperan Bagi Keberlangsungan Hidup Spesiesnya

Tekno | Sabtu, 05 September 2020 | 21:40 WIB

Daur Ulang Sampah Jadi Cara Warga Melawan Mafia Limbah di Pakistan

Daur Ulang Sampah Jadi Cara Warga Melawan Mafia Limbah di Pakistan

Video | Sabtu, 05 September 2020 | 10:00 WIB

Turki hingga Al Azhar Mesir Kecam Penerbitan Ulang Karikatur Nabi Muhammad

Turki hingga Al Azhar Mesir Kecam Penerbitan Ulang Karikatur Nabi Muhammad

News | Jum'at, 04 September 2020 | 08:41 WIB

Dianggap Tak Bermoral, Pakistan Blokir 5 Aplikasi Kencan Termasuk Tinder

Dianggap Tak Bermoral, Pakistan Blokir 5 Aplikasi Kencan Termasuk Tinder

News | Kamis, 03 September 2020 | 16:01 WIB

Fenomena Gajah Mati Misterius Kembali Terjadi di Zimbabwe

Fenomena Gajah Mati Misterius Kembali Terjadi di Zimbabwe

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 10:23 WIB

Terkini

Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor

Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:48 WIB

Tak Sempat Nyatakan Sikap Usai Sidang, Kuasa Hukum Nadiem Curiga Majelis Hakim di Bawah Tekanan

Tak Sempat Nyatakan Sikap Usai Sidang, Kuasa Hukum Nadiem Curiga Majelis Hakim di Bawah Tekanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:45 WIB

Banggar DPR Minta Usulan Insentif Kepala Daerah Ditunda: Jaga Fiskal Lebih Penting

Banggar DPR Minta Usulan Insentif Kepala Daerah Ditunda: Jaga Fiskal Lebih Penting

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:43 WIB

Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya

Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:40 WIB

Papua Membara, Komnas HAM Desak Dialog Kemanusiaan Usai Ibu Hamil hingga Pilot AS Tewas

Papua Membara, Komnas HAM Desak Dialog Kemanusiaan Usai Ibu Hamil hingga Pilot AS Tewas

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:36 WIB

Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!

Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:25 WIB

Lapor Polisi, Pengacara Ahli Waris Hyperbowling Ungkap Kronologi Teror Drone Isi Benda Mirip Granat

Lapor Polisi, Pengacara Ahli Waris Hyperbowling Ungkap Kronologi Teror Drone Isi Benda Mirip Granat

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ucapan Ulang Tahun Dasco untuk Nadiem Picu Spekulasi, Begini Penjelasannya!

Ucapan Ulang Tahun Dasco untuk Nadiem Picu Spekulasi, Begini Penjelasannya!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:15 WIB

KPK Cek Keaslian Sekaligus Telusuri Asal-Usul 55 Kg Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat

KPK Cek Keaslian Sekaligus Telusuri Asal-Usul 55 Kg Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:13 WIB

Tragedi Kebakaran Palmerah: Dikira Sudah Selamat, Kakek Suratman Ditemukan Tewas Terpanggang

Tragedi Kebakaran Palmerah: Dikira Sudah Selamat, Kakek Suratman Ditemukan Tewas Terpanggang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:12 WIB

×