Puan Makin Didzalimi, Makin Mengangkatnya Jadi Calon Pemimpin Masa Depan

Siswanto

Senin, 07 September 2020 | 13:16 WIB
Puan Makin Didzalimi, Makin Mengangkatnya Jadi Calon Pemimpin Masa Depan
Ketua DPR RI Puan Maharani. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menilai pernyataan Ketua PDI Perjuangan Puan Maharani terkait dengan Pancasila dan Sumatera Barat telah dipolitisasi oleh beberapa pihak dengan berbagai latar belakang motif.

Ahmad Basarah menilai motif tersebut mulai dari persaingan kontestasi pilkada Sumatera Barat sampai motif ideologis dan politis untuk menghancurkan citra Puan Maharani dan PDI Perjuangan.

"Padahal, jika kita telisik secara jernih dalam konteks alam pikir kebangsaan dan spiritualitas Puan Maharani sebagai seseorang yang sedang memegang amanat sebagai ketua DPR RI perempuan pertama Republik Indonesia, kita sesungguhnya telah menemukan esensi alam pikir dan spiritualitas seorang Puan dalam dimensi nasionalisme relgius," kata Basarah.

Ia mengatakan hal itu terkait dengan polemik pernyataan Puan saat mengumumkan calon peserta pilkada serentak 2020 dari PDI Perjuangan pada hari Rabu (2/9/2020).

Puan mengatakan, "Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Pancasila. Bismillahirrahmani rahiim." 

Lalu pernyataan tersebut dipermasalahkan berbagai pihak.

Ketika kata "Pancasila" dan "bismillah" diucapkan Puan dengan sadar dan khidmat, menurut Basarah, itu membuktikan bahwa dalam dirinya terbentuk dan mengalir pikiran kebangsaan dan sikap religius yang sangat kuat.

Ketua DPP PDI Perjuangan itu menilai konstruksi pemikiran dan sikap Puan yang nasionalis religius itu menggambarkan Puan bukan hanya sosok cucu biologis Bung Karno, melainkan juga sosok cucu ideologis Presiden pertama RI.

"Nasionalisme religius Puan Maharani juga lahir dari latar belakang kultural ayahnya, almarhum Taufiq Kiemas, dan ibunda tercinta, Megawati Soekarnoputri," ujarnya.

baca juga

Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI itu mengaku heran jika ada yang tersinggung hanya karena Puan berharap Sumatera Barat menjadi provinsi yang mendukung Pancasila.

Menurut Basarah, mestinya ucapan Puan justru dilihat dari kecintaan Puan yang besar kepada rakyat Sumatera Barat agar dapat lebih sejahtera dan berkeadilan sosial melalui pilkada 2020.

Ia menegaskan bahwa dalam darah Puan mengalir garis keturunan Minang yang kuat, tidak mungkin dia ingin menistakan tanah kelahiran nenek moyangnya sendiri, nenek Puan dari garis ayahnya, yakni almarhum Taufiq Kiemas, bernama Hamzatun Rusdja adalah tokoh perempuan Minang dari Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

"Bahkan, Taufiq Kiemas sendiri pernah mendapat gelar Datuk Basa Batuah, ibunya, Megawati Soekarnoputri, mendapat gelar Puti Reno Nilam," ujarnya.

Dari trah ibunya, Megawati Soekarnoputri, eyang buyut putrinya berasal dari Bali bernama Ida Ayu Nyoman Rai, sedangkan eyang buyut putra berasal dari Jawa Timur bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo.

Menurut dia, dari Raden Soekemi-Ida Ayu lahir seorang tokoh nasionalis religius berwawasan luas bernama Soekarno, sedangkan nenek Puan, Fatmawati, adalah putri dari pasangan Hasan Din dari Bengkulu dengan Siti Khadijah dari keturunan Kerajaan Inderapura yang berpusat di Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Sementara itu, dari garis keturunan ayahnya, almarhum Taufiq Kiemas, kakek Puan berasal dari Sumatera Selatan bernama Tjik Agoes Kiemas dan nenek bernama Hamzatoen Rosjda dengan ayah berasal dari Pulau Pisang Krui, Lampung, bernama Joesaki, dan ibu dari Batipuh Tanah Datar, Sumatera Barat, bernama Taksiah.

"Dengan silsilah keluarga yang majemuk itu, dalam diri Puan mengalir darah Jawa Timur, Bali, Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat. Sosok Puan Maharani adalah ciri khas Indonesia sejati," katanya dalam laporan Antara.

Basarah menilai perpaduan gen ideologis dan kultural daerah nenek moyang Puan itu yang membentuk karakter politik nasionalis religiusnya. Oleh karena itu, alam pikir dan spiritualitas Puan menginstruksikanya untuk mengeluarkan kata Pancasila dan bismillah dalam satu tarikan napas.

Kalau dikaji dalam perspektif komunikasi politik, lanjut dia, pihak-pihak yang mempermasalahkan pernyataan Puan tentang Pancasila dan bismillah sesungguhnya secara tidak langsung telah membantu mempromosikan dan menjelaskan kepada masyarakat luas bahwa Puan adalah sosok Ketua DPR RI yang alam pikir dan spiritualitasnya mewakili spektrum nasionalis religius.

Sementara itu, dari perspektif moralitas politik, menurut Basarah, makin Puan mengalami pendzaliman, termasuk atas pernyataan Pancasila dan bismillah", akan makin mendorong dan mengangkat Puan sebagai calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia, seperti kakeknya, Bung Karno, dan ibundanya, Megawati Soekarnoputri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

9 Orang Gugur saat Padamkan Karhutla, Puan Desak Negara Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan

9 Orang Gugur saat Padamkan Karhutla, Puan Desak Negara Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Puan Bisa Festival 2026 Ajak Perempuan Muda Rancang Karier Sesuai Potensi Diri

Puan Bisa Festival 2026 Ajak Perempuan Muda Rancang Karier Sesuai Potensi Diri

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:58 WIB

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP

Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Mitigasi Galodo Solok Diperkuat, 3 Sistem Peringatan Dini Dipasang dan 2 Sabo Dam Disiapkan

Mitigasi Galodo Solok Diperkuat, 3 Sistem Peringatan Dini Dipasang dan 2 Sabo Dam Disiapkan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Sikap Keras PDIP soal Ijazah Gibran: MK Sudah Buka Semua, Lebih Baik...

Sikap Keras PDIP soal Ijazah Gibran: MK Sudah Buka Semua, Lebih Baik...

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Terkini

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

×