TV Dapat Jadi Media Edukasi, Fahri: Mas Menteri Jangan Sibuk Mikirin Pulsa

Reza Gunadha, Hernawan

Kamis, 10 September 2020 | 18:58 WIB
TV Dapat Jadi Media Edukasi, Fahri: Mas Menteri Jangan Sibuk Mikirin Pulsa
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah. [Antara/Yudhi Mahatma]

Suara.com - Fahri Hamzah, Politisi Partai Gelora melempar kritik kepada Presiden Joko Widodo, Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kritik yang dilayangkannya tersebut terkait dengan tayangan televisi yang dirasa kurang muatan edukasi. Menurutnya, acara televisi Indonesia terlalu berkutat pada tayangan yang sadis, sedih, lucu, dan joget saja. Berbeda dengan televisi negara maju yang sarat akan nilai pendidikan.

"Saya tuh nonton TV negara-negara maju. Memang isi-nya pendidikan semua. Tapi TV kita isinya kalau tidak sadis ya lucu, atau joget, atau sedih," tutur Fahri lewat akun Twitter pribadinya, Kamis (10/9/2020).

"Pagi diajar nangis, malam diajar ketawa. Ampun deh pendidikan bangsa ku! Ini kan ada corona! @kemkominfo @jokowi," sambung Fahri.

Lebih lanjut lagi, Fahri Hamzah merasa ada kemubaziran dalam media pendidikan Indonesia. Menurutnya, semua izin frekuensi mestinya diberikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini dimaksudkan agar gaungan revolusi mental tetap bisa dijalankan.

Cuitan Fahri Hamzah (Twitter/@fahrihamzah).
Cuitan Fahri Hamzah (Twitter/@fahrihamzah).

"Mubazir saja medium 'public education' kita. Negara adalah penyelenggara pendidikan rakyat. Dan semua izin frekuensi diberikan 'untuk mencerdaskan kehidupan bangsa'. Jadi di negara demokrasi 'revolusi mental' tetap bisa dijalankan. Apalagi di masa pandemi dan krisis ekonomi," tuturnya.

Politikus Partai Gelora ini kemudian menyatakan masalah yang tengah dihadapi yakni pikiran dan ide dari pihak-pihak terkait.

Menurut Fahri Hamzah, fasilitas yang ada tidak akan berarti apa-apa jika tidak dipahami secara betul pemanfaatannya.

"Masalahnya adalah pikiran dan ide. Kekuasaan dan uang yang besar di Kementerian Pendidikan, Kominfo, dll tak akan ada gunanya jika kita tak memahami abjad pemanfaatan fasilitas tersebut untuk membangun kesadaran revolusioner. Untuk melawan covid dan masa depannya," ungkapnya lanjut.

baca juga

Terakhir, Fahri Hamzah lewat cuitannya menegur seorang menteri tanpa menyebutkan langsung namanya.

Namun dari cuitan-cuitan sebelumnya, ia tampak menyinggung sosok Menteri Pendikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

"Pastikan idenya dimengerti ya. Mas Menteri jangan sibuk mikirin pulsa," ujarnya.

Nadiem Makarim sendiri sebelumnya telah mengeluarkan solusi untuk menghadapi permasalahan pembelajaran jarak jauh yakni memberi jatah kuota internet bagi para siswa, mahasiswa, guru, dan dosen.

"Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar Rp 8,9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswam dan dosen selama 3-4 bulan ke depan (September - Desember 2020)," ungkap Nadiem Makarim dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Kamis (27/8/2020).

Meski demikian, Nadiem belum menjelaskan soal teknis pencairan dana tersebut agar segera bisa diakses oleh pihak-pihak yang telah disebutkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daripada Pulsa, Fahri Minta Mendikbud Wajibkan TV Siarkan Acara Pendidikan

Daripada Pulsa, Fahri Minta Mendikbud Wajibkan TV Siarkan Acara Pendidikan

News | Kamis, 10 September 2020 | 08:38 WIB

Dedek Bilang Fahri Hamzah Ngaco: Isu Dendam PKI Sudah Deras Sejak 2014

Dedek Bilang Fahri Hamzah Ngaco: Isu Dendam PKI Sudah Deras Sejak 2014

News | Rabu, 09 September 2020 | 18:54 WIB

Fahri: Kesalahan Kabinet Jokowi Sejak Awal karena Terseret Dendam Tak Jelas

Fahri: Kesalahan Kabinet Jokowi Sejak Awal karena Terseret Dendam Tak Jelas

News | Rabu, 09 September 2020 | 16:26 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×