Kasus Corona Meroket, Warga Myanmar Bangun Barikade untuk Lockdown Mandiri

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 13 September 2020 | 20:16 WIB
Kasus Corona Meroket, Warga Myanmar Bangun Barikade untuk Lockdown Mandiri
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Sejumlah penduduk kota di Myanmar melakukan lockdown mandiri dengan membangun barikade di sekitar pemukiman mereka, merespon melonjaknya kasus virus corona.

Menyadur Channel News Asia, warga kota terbesar di Myanmar, Yangon, membuat penghalang jalan darurat yang terbuat dari kayu hingga besi agar orang tak bebas masuk ke distrik mereka pada Jumat (11/9).

Kepala distrik di Kyimyidaing, Aung Zaw Min, yang menjaga salah satu barikade, mengatakan penduduk belakangan ceroboh dalam menghadapi pandemi.

"Sekarang kami harus menyadari bahwa tidak dapat meremehkan infeksi massal," ujar Min, mengacu pada ibu kota negara bagian Rakhine, temoat banyak infeksi yang baru-baru ini terdeksi.

Otoritas setempat kemudian segera meminta para warga untuk membongkar barikade lantaran penghalang tersebut dibangun tanpa izin.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Kendati demikian, sejumlah wilayah pada Sabtu (12/9) tetap bersikeras memasang penghalang jalan tersebut.

Fenomena lockdown mandiri ini ramai diperbincangkan di media sosial oleh warganet Myanmar. Tak sedikit yang memandang ini sebagai candaan dengan menyebutnya "republik mini".

"Ini gerbang perbatasan antara Korea Selatan dan Utara, Barikade sebenarnya tidak diperlukan. " ujar Lu Zaw Oo, salah satu penduduk Yangon.

Jumlah infeksi di negara yang terletak di Asia Tenggara ini tekah meningkat empat kali lipat sejak pertengahan Agustus.

baca juga

Infeksi awalnya banyak ditemukan di negara bagian Rakhine barat setelah berminggu-minggu mencatatkan nol kasus domestik.

Kendati demikian, kasus infeksi baru belakangan juga banyak dijumpai di Yangon.

Dari 180 kasus baru yang dilaporkan pada Sabtu, Kementerian Kesehatan Myanmar mengatakan 124 diantaranya berada di Yangon.

Pekan lalu, pemerintah telah mengeluarkan perintah tinggal di rumah bagi warga dan penangguhan layanan masuk dan keluar kota untuk maskapai penerbangan serta bus.

Berdasarkan laporan dari Worldometers, Minggu (13/9), Myanmar sejauh ini mencatatkan total 2.796 kasus virus corona, dengan 16 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lonjakan Kasus Corona, Myanmar Perketat Aturan Pembatasan di Ibu Kota

Lonjakan Kasus Corona, Myanmar Perketat Aturan Pembatasan di Ibu Kota

News | Kamis, 03 September 2020 | 18:56 WIB

Facebook Ungkap Data Genosida Etnis Rohingya Oleh Militer Myanmar

Facebook Ungkap Data Genosida Etnis Rohingya Oleh Militer Myanmar

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:05 WIB

Tangkap Ikan di Perairan Indonesia, 9 Nelayan Nelayan Myanmar Dipulangkan

Tangkap Ikan di Perairan Indonesia, 9 Nelayan Nelayan Myanmar Dipulangkan

Sumut | Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:50 WIB

UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak

UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:48 WIB

BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!

BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym

Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!

Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses

Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Yaqut Tantang KPK Buktikan Soal Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji

Yaqut Tantang KPK Buktikan Soal Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Ada Demo Mahasiswa, Pengguna Transjakarta Harap Simak! Koridor 1 hingga Rute 9D Alami Perubahan

Ada Demo Mahasiswa, Pengguna Transjakarta Harap Simak! Koridor 1 hingga Rute 9D Alami Perubahan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas

Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:33 WIB

×