Mahfud MD: Mari Bela Negara Menurut Profesi Masing-masing

Siswanto Suara.Com
Senin, 14 September 2020 | 18:46 WIB
Mahfud MD: Mari Bela Negara Menurut Profesi Masing-masing
Menkopolhukam Mahfud MD di Pagelaran Kraton Yogyakarta, Senin (31/08/2020). [Suara.com/Yvestaputu sastrosoendjojo]

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta mahasiswa ikut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan meningkatkan kesadaran bela negara.

"Untuk menjaga keutuhan NKRI, itu harus karena kita sudah punya negara yang merdeka. Mari bela negara menurut profesi masing-masing. Ada yang di bidang kedokteran, ekonomi, hukum, menurut keahlian dan profesi masing-masing," katanya pada kuliah umum kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru UNS, Solo, Senin (14/9/2020).

Ia mengatakan saat ini mahasiswa yang merupakan bagian dari generasi milenial atau disebut juga generasi Y dan Z jumlahnya sangat besar, yaitu 34,45 persen dari total penduduk yang ada di Indonesia. Berdasarkan hasil riset yang dirilis oleh PEW Research Center, generasi ini memiliki karakteristik unik dan menarik.

"Karakternya lebih dipengaruhi oleh kemajuan iptek. Generasi ini lebih mudah mengakses informasi, sesuai dengan konsep bela Negara disesuaikan dengan bentuk ancaman yang dihadapi saat ini dan di masa depan. Ancaman saat ini bukan militer atau fisik, tetapi nonmiliter dan nonfisik," katanya.

Ia mengatakan beberapa ancaman yang dihadapi negara, di antaranya persaingan global, perdagangan bebas, upaya pelemahan SDM, perusakan sosial dan budaya, destruksi pada kemajemukan, sikap intoleransi dan rong-rongan nasionalisme, dan derasnya arus informasi.

"Ini semuanya harus disikapi dengan sikap bijaksana. Mahasiswa akan ikut membangun pemerintahan karena nasionalisme bisa luntur kalau yang memerintahkan koruptif, mau enaknya sendiri," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta agar para mahasiswa bisa menjadi kader bangsa yang antikorupsi sehingga bisa menjadi calon pemimpin yang bersih dan berintegritas.

Untuk bisa memiliki sifat tersebut, dikatakannya, harus ditanamkan beberapa sikap dasar, salah satunya adalah cinta tanah air.

"Karena inti bela Negara adalah mencintai negeri ini, dengan begitu akan timbul rasa ingin membelanya. Ini juga harus didukung dengan suasana kepemimpinan yang kondusif. Di Indonesia memiliki suku, agama, ras yang beragam maka sikap toleran menjadi sangat penting. Masyarakat harus hidup rukun dalam perbedaan sesuai dengan ajaran Bhinneka Tunggal Ika," katanya. [Antara]

Baca Juga: Cerita Syekh Ali Jaber Ngantri Sambil Doa untuk Ketemu SBY di Singapura

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI