Jadi Hakim di Pengadilan AS, Marissa Hutabarat Ingin Belajar Bahasa Batak

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 19 September 2020 | 21:06 WIB
Jadi Hakim di Pengadilan AS, Marissa Hutabarat Ingin Belajar Bahasa Batak
Marissa Hutabarat [https://youcancheckusoutnow.com/]

Suara.com - Diaspora Indonesia di Amerika Serikat, Marissa Hutabarat, yang berhasil menduduki jabaran hakim di pengadilan perdata New Orleans, Loisiana, mengaku ingin belajar bahasa Batak.

Mengutip VOA, Marissa mendapatkan darah Indonesia dari sang ayah. Sementara, ibunya merupakan seorang Tionghoa kelahiran Thailand.

Meski tak pernah tinggal di Indonesia, perempuan yang lahir dan besar di Amerika ini mengaku sangat bangga dengan budaya Nusantara.

"Saya bangga jadi orang Indonesia, saya bangga dengan warisan budaya. Nenek saya orang Indonesia, pun ayah saya," ujarnya dikutip dari wawancara VOA, Sabtu (19/9).

Budaya nenek moyang, menurut Marissa, mengajarkannya betapa sangat penting untuk mengutamakan keluarga.

Marissa mengaku sangat ingin mempelajari kebudayaan nenek moyang, yakni bahasa Batak dan Indonesia.

"Opung saya mengajari saya Bahasa Batak sedikit. Saya agak malu karena tidak bisa belajar bahasa Indonesia, tapi saya rencana belajar supaya cukup mengerti," katanya.

Dalam wawancara ini, Marissa juga membeberkan resep meraih kesuksesan yang selama ini ia amalkan.

baca juga

"Kejarlah mimpimu dan bekerja keraslah untuk mewujudkannya. Keluarga itu penting dan bisa menjadi pendukungmu," katanya.

"Terus semangat, lakukan apa yang ingin kamu lakukan, kerja keras dan niscaya akan berhasil," sambungnya.

Terpilih menjadi hakim, bagi Marissa merupakan sebuah mimpi yang jadi kenyataan. 

"Saya selalu ingin melakukan ini sejak masuk fakultas hukum. Misi saya adalah untuk melayani masyarakat," bebernya. 

Pada akhir sesi wawancara dengan VOA tersebut, Marissa Hutabarat juga meneriakkan kata "Horas" sembari mengepalkan tangannya.

Untuk diketahui, Marissa dalam masa pencalonannya menjadi hakim di New Orleans, didukung oleh Partai Demokrat.

Bahkan, pada masa kampanye, Marissa juga mengajak calon presiden AS dari Partai Demokrat, yakni Joe Biden, untuk memikat warga setempat.

Sementara dari laman daring marissaforjudge.com, Marissa adalah sarjana hukum dari Loyola University New Orleans pada 2010.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Horas! Marissa Hutabarat Diaspora Indonesia Jadi Hakim di Pengadilan AS

Horas! Marissa Hutabarat Diaspora Indonesia Jadi Hakim di Pengadilan AS

News | Sabtu, 19 September 2020 | 20:20 WIB

Dianggap Tak Ada Manfaat, Kartu Diaspora Indonesia Sepi Peminat

Dianggap Tak Ada Manfaat, Kartu Diaspora Indonesia Sepi Peminat

News | Kamis, 10 September 2020 | 15:31 WIB

Wawancara Alexander Gurning, Pianis Klasik Dunia: Bangga Jadi Orang Batak

Wawancara Alexander Gurning, Pianis Klasik Dunia: Bangga Jadi Orang Batak

wawancara | Senin, 08 Juni 2020 | 06:43 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×