Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB: No One is Safe until Everyone Is

Reza Gunadha, Deutsche Welle

Rabu, 23 September 2020 | 16:29 WIB
Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB: No One is Safe until Everyone Is
Presiden RI Jokowi berpidato di forum PBB. [DW]

Suara.com - Presiden RI Jokowi, untuk kali pertama, berpidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-75. Dalam pidatonya, ia menyerukan adanya akses yang setara terhadap vaksin covid-19 yang aman dengan harga terjangkau bagi semua negara.

“75 tahun lalu PBB dibentuk agar dunia bisa lebih damai, stabil, dan sejahtera. Karena perang tidak menguntungkan siapa pun,” ujar Presiden Joko Widodo mengawali pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), yang disiarkan secara langsung di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/9/2020).

Namun, pada usia PBB yang ke-75, “Kita patut bertanya, apakah dunia yang kita impikan tersebut sudah tercapai? Saya kira jawaban kita akan sama. Belum,” ia menambahkan.

Ini menjadi yang pertama kalinya, Jokowi tampil berpidato dalam Sidang Majelis Umum PBB sejak ia menjabat sebagai presiden pada 2014 lalu.

Sebelumnya, Indonesia selalu diwakili oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menyampaikan pidato di badan dunia yang berkantor di New York, AS itu.

Dalam pidatonya kali ini, Jokowi mengungkapkan bahwa konflik masih terjadi di berbagai belahan dunia.

Kemiskinan dan kelaparan masih terus dirasakan. Tak hanya itu, prinsip-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional kerap tidak diindahkan, termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah.

“Kita semua prihatin melihat situasi ini. Keprihatinan kita menjadi semakin besar di saat pandemi COVID-19 ini”, lanjutnya.

Jokowi menyayangkan bahwa ketika negara-negara seharusnya bersatu melawan pandemi, yang terlihat justru masih terjadinya perpecahan dan rivalitas yang semakin menajam – dua hal yang menurutnya membuat dunia yang damai, stabil dan sejahtera semakin sulit diwujudkan.

baca juga

Padahal negara-negara di dunia seharusnya selalu menggunakan pendekatan win-win, dan pola hubungan antarnegara yang saling menguntungkan, kata Jokowi.

“Kita tahu dampak pandemi ini sangat luar biasa, baik dari sisi kesehatan, maupun sosial ekonomi. Kita juga paham virus ini tidak mengenal batas negara. No one is safe until everyone is,” tambahnya.

Reformasi, revitalisasi, dan efisiensi Dalam pidatonya, Jokowi menyerukan agar PBB melakukan reformasi, revitalisasi, dan efisiensi.

Bahwa PBB harus lebih responsif dan efektif dalam menyelesaikan berbagai tantangan global. Sementara, negara-negara anggota menurutnya bertanggung jawab untuk memperkuat PBB agar tetap relevan dan semakin kontributif dengan tantangan zaman.

“PBB bukanlah sekedar sebuah gedung di kota New York tapi sebuah cita-cita dan komitmen bersama seluruh bangsa untuk mencapai perdamaian dunia dan kesejahteraan bagi generasi penerus,” ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga menekan pentingnya memperkuat collective global leadership. Bahwa tidak masalah setiap negara memperjuangkan kepentingan nasionalnya dalam hubungan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Anggota Dewan Komisioner LPS Bersumpah di Hadapan Presiden

4 Anggota Dewan Komisioner LPS Bersumpah di Hadapan Presiden

Sulsel | Rabu, 23 September 2020 | 15:58 WIB

Ajukan Raperda Penanganan Corona ke DPRD, Wagub DKI: Ini Instruksi Jokowi

Ajukan Raperda Penanganan Corona ke DPRD, Wagub DKI: Ini Instruksi Jokowi

News | Rabu, 23 September 2020 | 14:42 WIB

Prabowo Janji ke Jokowi Ciptakan 1,4 Juta Hektare Lahan Singkong

Prabowo Janji ke Jokowi Ciptakan 1,4 Juta Hektare Lahan Singkong

Bisnis | Rabu, 23 September 2020 | 14:04 WIB

Ditetapkan KPU, Duo Nasution Resmi Bertarung di Pilkada Medan

Ditetapkan KPU, Duo Nasution Resmi Bertarung di Pilkada Medan

Sumut | Rabu, 23 September 2020 | 13:28 WIB

Jokowi Tak Akan Tunda Pilkada, GNPF: Lebih Pentingkan Anak dan Menantu

Jokowi Tak Akan Tunda Pilkada, GNPF: Lebih Pentingkan Anak dan Menantu

Sumut | Rabu, 23 September 2020 | 12:47 WIB

Kritisi Pidato Jokowi di PBB, Andi: Kalau Kita Sedang Susah, Jelaskan Saja

Kritisi Pidato Jokowi di PBB, Andi: Kalau Kita Sedang Susah, Jelaskan Saja

News | Rabu, 23 September 2020 | 12:33 WIB

Jokowi Dorong Jajarannya Bikin Perumusan Master Plan Food Estate

Jokowi Dorong Jajarannya Bikin Perumusan Master Plan Food Estate

News | Rabu, 23 September 2020 | 12:29 WIB

Terkini

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:55 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:49 WIB

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:46 WIB

Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban

Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:42 WIB

Kejagung Tarik Rem! Perintahkan Seluruh Kejati Hentikan Pengumpulan Data Terkait MBG

Kejagung Tarik Rem! Perintahkan Seluruh Kejati Hentikan Pengumpulan Data Terkait MBG

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:38 WIB

Soal Usulan Hak Angket Ketegangan Polri-Kejagung, Pimpinan DPR: Itu Hak Konstitusional Anggota

Soal Usulan Hak Angket Ketegangan Polri-Kejagung, Pimpinan DPR: Itu Hak Konstitusional Anggota

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:31 WIB

Bantah Mandek, DPR Libatkan Hotman Paris hingga Akademisi Bahas RUU Perampasan Aset

Bantah Mandek, DPR Libatkan Hotman Paris hingga Akademisi Bahas RUU Perampasan Aset

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:29 WIB

JCW Cium Aroma 'Barter Kasus' di Balik Penghentian Pendataan SPPG Bermasalah oleh Kejaksaan

JCW Cium Aroma 'Barter Kasus' di Balik Penghentian Pendataan SPPG Bermasalah oleh Kejaksaan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:18 WIB

×