Sebelum Mengudara, Maskapai Penerbangan Global Minta Penumpang Tes Covid-19

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 23 September 2020 | 20:05 WIB
Sebelum Mengudara, Maskapai Penerbangan Global Minta Penumpang Tes Covid-19
Bandara Brussels,Belgia sediakan tes Covid-19. (Anadolu Agency/Dursun Aydemir)

Suara.com - Maskapai penerbangan global menyerukan untuk semua penumpang agar melakukan tes antigen Covid-19 sebelum berangkat menuju negara tujuan.

Menyadur Asia One, Rabu (23/9/2020) kepala Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) menyatakan aturan tersebut diharadapkan dapat menggantikan anjuran karantina mandiri.

"Kami tidak melihat solusi alternatif yang kurang menantang atau lebih efektif," kata Direktur Jenderal IATA Alexandre de Juniac.

Juniac menambahkan bahwa tes antigen yang cepat dan terjangkau yang dapat dilakukan oleh staf non-medis diharapkan akan tersedia dalam beberapa minggu mendatang dan harus diluncurkan di bawah standar yang disepakati secara global.

Maskapai penerbangan yang terpukul oleh pandemi Covid-19 mendesak pemerintah untuk menyusun alternatif untuk pembatasan perjalanan yang masih menghambat pemulihan lalu lintas udara.

Dengan tes antigen cepat tersedia masing-masing hanya dengan 7 dolar (Rp 104.000), De Juniac mengatakan, maskapai penerbangan akan mendorong penggunaannya.

Tes tersebut juga diharapkan mendapat dukungan dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), badan PBB yang mengawasi aturan penerbangan global.

"IATA yakin produksi dapat dengan cepat ditingkatkan menjadi jutaan per hari dan pengujian bertahap antara Oktober hingga akhir tahun, membantu menyelamatkan penumpang dari musim dingin," kata De Juniac kepada Reuters.

Juniac juga mengungkapkan jika penggunaan alat tes tersebut memerlukan kesepakatan global untuk memastikan hasil tes pra-keberangkatan diterima secara seragam oleh negara tujuan.

baca juga

"Ini juga akan meningkatkan kepercayaan penumpang bahwa semua orang di pesawat telah diuji." kata Juniac.

Posisi maskapai penerbangan telah berkembang dengan teknologi uji. Sebulan yang lalu, IATA berdebat mengenai tes PCR berbasis lab yang dilakukan 48 jam sebelum keberangkatan.

Menurut De Juniac, pemeriksaan pada menit-menit terakhir di bandara dianggap lebih efektif karena menutup sistem untuk memungkinkan adanya sertifikat palsu atau infeksi yang terjadi sesaat sebelum perjalanan.

Tes antigen lebih cepat tetapi kurang sensitif dan oleh karena itu sedikit lebih mungkin untuk salah mendeteksi kasus positif daripada tes PCR, meskipun selisih akurasinya telah mengecil.

Di antara perusahaan yang memasarkan tes baru, spesialis diagnostik Jerman Qiagen mengatakan awal bulan ini pihaknya berencana meluncurkan tes antigen Covid-19 yang memberikan hasil dalam 15 menit dan dapat digunakan di bandara atau stadion.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Sutarmidji: Saya Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Gubernur Sutarmidji: Saya Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Kalbar | Rabu, 23 September 2020 | 11:12 WIB

Produk Kecantikan Ini Dikirim NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional

Produk Kecantikan Ini Dikirim NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 16:00 WIB

Obati Rindu Terbang, Maskapai di Australia Buat Rute Penerbangan Unik

Obati Rindu Terbang, Maskapai di Australia Buat Rute Penerbangan Unik

News | Jum'at, 18 September 2020 | 14:42 WIB

Terkini

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×