Anwar Ibrahim Klaim Kantongi Suara Mayoritas Parlemen: PM Muhyiddin Jatuh!

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 24 September 2020 | 10:44 WIB
Anwar Ibrahim Klaim Kantongi Suara Mayoritas Parlemen: PM Muhyiddin Jatuh!
Putra kedua mendiang Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie (tengah) menyambut kedatangan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim (kiri) di kediamannya di Patra Kuningan, Jakarta, Rabu (9/10). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]

Suara.com - Pemimpin oposisi Datuk Seri Anwar Ibrahim mengklaim miliki suara mayoritas yang kuat dan hebat untuk membentuk Pemerintah Federal yang baru.

Menyadur The Star, Kamis (24/9/2020) anggota parlemen dan presiden PKR Port Dickson mengatakan dia ingin bertemu dengan Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah.

"Secara meyakinkan, kami memiliki suara mayoritas yang kuat dan tangguh. Kami tidak berbicara (mayoritas empat, lima atau enam) ... kami berbicara lebih dari itu," katanya dalam konferensi pers di sebuah hotel, dikutip dari The Star.

Mantan wakil Perdana Menteri Malaysia tersebut  juga mengklaim bawah ia mendapatkan "hampir" dua pertiga dukungan mayoritas.

Hadir pula istrinya Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail, Sekretaris Jenderal PKR Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail dan Direktur Komunikasi Partai Fahmi Fadzil.

"Dengan dukungan yang jelas dan tak terbantahkan dan mayoritas di belakang saya, pemerintahan yang dipimpin oleh (Perdana Menteri) Tan Sri Muhyiddin Yassin telah jatuh," jelas Anwar di depan para pendukungnya.

Ia mengaku mendapat dukungan anggota parlemen dari berbagai pihak, termasuk Perikatan Nasional.

Ditanya apakah Tun Dr Mahathir Mohamad akan bergabung untuk memberikan dukungan, Anwar berkata: "Belum, dia bisa memutuskan nanti."

Anwar Ibrahim juga mengatakan pengumumannya bukanlah upaya "untuk membentuk pemerintahan pintu belakang."

baca juga

"Pemerintah ini memiliki amanah dan dukungan. Mereka yang memutuskan untuk bergabung akan menghormati pemerintahan yang baik, anti korupsi, supremasi hukum (dan menjadi) inklusif dari semua ras dan agama.

"Itu adalah posisi yang sangat jelas yang tidak siap saya kompromi. Saya senang mengatakan bahwa mereka yang bersama saya telah memutuskan dan memiliki dukungan kuat,"katanya.

Anwar Ibrahim menambahkan bahwa pengkhianat yang sudah meninggalkan partai PKR tidak masuk dalam daftar.

Anwar pun mengaku bersedia mempertimbangkan peran yang cocok untuk Muhyiddin.

"Saya mengajaknya bekerja sama. Saya pribadi tidak punya masalah dengannya. Saya siap bekerja dengannya jika dia dapat bekerja sama dan memfasilitasi transisi kekuasaan yang damai dan tertib," katanya.

Sementara itu, Mahathir mengatakan akan menunggu dan melihat apa yang muncul dari klaim Anwar Ibrahim tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Perempuan Muda Payungi Lansia Pakai Map Berkas, Publik Terenyuh

Viral Perempuan Muda Payungi Lansia Pakai Map Berkas, Publik Terenyuh

News | Rabu, 23 September 2020 | 22:15 WIB

Body Shaming ke Netizen, Influencer Malaysia Dituntut Bayar Denda Rp 7,1 M

Body Shaming ke Netizen, Influencer Malaysia Dituntut Bayar Denda Rp 7,1 M

Lifestyle | Rabu, 23 September 2020 | 19:39 WIB

Ayah Pungut Boneka di Tempat Sampah Demi Anak, Curhatnya Bikin Mewek

Ayah Pungut Boneka di Tempat Sampah Demi Anak, Curhatnya Bikin Mewek

News | Rabu, 23 September 2020 | 13:48 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×