Banjir di Pessel, Sebabkan Sekolah Terendam Air 1,5 Meter dan Dokumen Rusak

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 24 September 2020 | 17:02 WIB
Banjir di Pessel, Sebabkan Sekolah Terendam Air 1,5 Meter dan Dokumen Rusak
Sisa genangan banjir di SDN 20 Jalamu Batangkapas. [Kiki Julnasri/Klikpositif.com]

Suara.com - Banjir yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (23/9/2020), ternyata berdampak cukup luas.

Tak hanya di Kota Painan, daerah lain yang terdampak banjir tersebut salah satunya Kecamatan Batangkapas yang mengakibatkan rumah warga di tujuh nagari terendam banjir.

Parahnya, ketinggian air mencapai 1,5 meter hingga mengakibatkan aktivitas warga terhenti tergangu.

Salah satunya seperti genangan banjir yang merendam UPT SDN 20 Jalamu Nagari IV Koto Hilie. Banjir merendam seluruh ruang sekolah dengan ketinggian mencapai 1,5 meter di halaman sekolah .

"Ini yang terparah. Tahun 2019 juga pernah banjir. Tapi, tidak seperti ini. Banjir kemarin membawa lumpur," ungkap Kepsek UPT SDN 20 Jalamu Yusmaneti saat ditemui Klikpositif.com-jaringan Suara.com.

Dia mengemukakan, banjir yang terjadi pada Rabu sore datang dengan cepat. Tidak hanya ruang sekolah, sejumlah mobiler sekolah dan dokumen penting sekolah juga ikut terendam.

"Di dalam kelas banjir mencapai satu meter. Sehingga seluruhnya terendam, meja kursi dan buku pelajar serta dokumen penting, seperti akreditasi sekolah, termasuk arsip dan ijazah siswa," katanya.

Akibat dampak banjir, tidak banyak yang bisa dilakukan pihaknya. Hanya saja, selain membersihkan dan berupaya untuk memulihkan kembali suasana sekolah .

"Kita memang sudah langganan banjir, dan saat seluruh meubeler dan buku-buku serta dokumen penting lainnya sudah dikeringkan. Mudahan, setelah ini ada lagi," katanya.

Sebelumnya, diberitakan Kasi Kedaruratan BPBD Pessel Husnul Karim mengaku, pihaknya melakukan evakuasi untuk sejumlah warga yang permukimannya masih terendam.

"Ya (evakuasi), di Muaro Painan dan Batangkapas. Soalnya, ada daerah yang terkepung. Sehingga perlu dilakukan evakuasi ke keluarganya yang terdekat," katanya.

Hingga saat itu, wilayah yang sudah terpantau BPBD dan sudah dipastikan air mulai surut dan terkendali. Di antaranya terdapat di Kota Painan Kecamatan IV Jurai dan Siguntur Mudo Kecamatan Koto XI Tarusan.

"Kalau di Painan itu ada sekitar 25 KK, tapi untuk Batangkapas anggota masih bekerja," katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkab Pessel Aktifkan Lagi Rusunawa untuk Tempat Isolasi Pasien Corona

Pemkab Pessel Aktifkan Lagi Rusunawa untuk Tempat Isolasi Pasien Corona

News | Rabu, 16 September 2020 | 18:57 WIB

Polisi Temukan KTP di Dekat Kerangka Manusia di Pessel, Ini Identitasnya

Polisi Temukan KTP di Dekat Kerangka Manusia di Pessel, Ini Identitasnya

Sumut | Kamis, 20 Agustus 2020 | 16:21 WIB

Diguyur Hujan Deras, Bukit Pulai Pessel Longsor Hingga ke Jalan

Diguyur Hujan Deras, Bukit Pulai Pessel Longsor Hingga ke Jalan

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB