SMRC: Warga Percaya Isu PKI Cuma 10 Persen, Tak Pernah Dengar Lebih Banyak

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 30 September 2020 | 16:13 WIB
SMRC: Warga Percaya Isu PKI Cuma 10 Persen, Tak Pernah Dengar Lebih Banyak
Sejumlah warga menonton film penumpasan pengkhianatan G30S/PKI di markas Kodim 1304 Gorontalo, Gorontalo, Rabu (20/9/2017) malam. [Antara]

Suara.com - Saiful Mujani Research Centre (SMRC) dalam hasil survei terbarunya mengatakan bahwa hanya 14 persen yang mempercayai dan setuju terhadap adanya isu tentang kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di tanah air.

Peneliti SMRC, Sirajuddin Abbas menjelaskan mulanya mereka melakukan survei tehadap 1.203 responden mengenai pendapat mereka apakah pernah mendengar kabar terkait sedang terjadi kebangkitan PKI.

Hasilnya, sebanyak 64 persen responden menyatakan tidak pernah mendengar. Sementara sisanya, 36 persen mengatakan pernah mendengar kabar tentang kebangkitan PKI.

Selanjutnya, kata Sirajuddin, pihaknya menanyakan kembali terhadap 36 persen responden terkait pendapat mereka apakah percaya dan setuju bahwa PKI memang sedang bangkit.

"Kami juga tanya apakah setuju atau tidak setuju pendapat tersebut dan kami menemukan yang setuju itu ada 38,7 persen dari 36 persen tadi atau jumlahnya 14 persen dari populasi," kata Sirajuddin dalam diskusi virtual, Rabu (30/9/2020).

"Jadi artinya total populasi Indonesia yang tahu atau mengatakan setuju bahwa saat ini sedang ada kebangkitan PKI di Indonesia itu ada 14 persen," ujarnya.

Merujuk data sebelumnya, diketahui bahwa data masyarakat yang mempercayai kebangkitan PKI di Indonesia mulai dari Juni 2016 - September 2020 tidak banyak berubah.

"Kalau kita lihat trennya dari data yang kami punya dari mulai bulan Juni 2016 sampai September 2020 saat ini sebetulnya kita menemukan bahwa warga yang setuju dengan isu kebangkita PKI tidak banyak berubah," kata dia.

Sirajuddin berujar masyarakat yang percaya kebangkitan PKI hanya berkisar 10-16 persen. Di mana tertinggi pada Mei 2018 sekitar 16 persen, terendah pada November 2016 dan bulan Maret 2020 sekitar 10 persen.

"Jadi secara umum memang kami melihat warga Indonesia yang setuju dengan orang pendapat bahwa saat ini tengah terjadi kebangkitan PKI itu tidak banyak berubah dari tahun 2016 sampai 2020, ini kisarannya antara 10-16 persen," ujarnya.

Adapun survei tersebut dilakukan kepada responden berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah melalui telepon. Sementara margin of error survei diperkirakan antara kurang lebih 2,9 persen ada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi sample random sampling.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitasnya Melejit Jadi 46 Persen di Survei SMRC, Pramono Anung: Kayak Valentino Rossi

Elektabilitasnya Melejit Jadi 46 Persen di Survei SMRC, Pramono Anung: Kayak Valentino Rossi

News | Kamis, 14 November 2024 | 18:15 WIB

Elektabilitas RK-Suswono Melempem di Survei SMRC, Golkar Tetap Pede RIDO Menang Satu Putaran

Elektabilitas RK-Suswono Melempem di Survei SMRC, Golkar Tetap Pede RIDO Menang Satu Putaran

Kotak Suara | Rabu, 13 November 2024 | 23:08 WIB

Survei Terkini SMRC: Elektabilitas Pramono-Rano Jauh Tinggalkan RK-Siswono

Survei Terkini SMRC: Elektabilitas Pramono-Rano Jauh Tinggalkan RK-Siswono

Kotak Suara | Rabu, 13 November 2024 | 18:19 WIB

Survei Membuktikan, Publik Ingin Ada Oposisi di Luar Pemerintahan Prabowo-Gibran

Survei Membuktikan, Publik Ingin Ada Oposisi di Luar Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:43 WIB

Pemerintah Sering Langgar Konstitusi, Warga yang Ketakutan Bicara Politik Meningkat

Pemerintah Sering Langgar Konstitusi, Warga yang Ketakutan Bicara Politik Meningkat

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 15:04 WIB

Survei Debat Pilkada Jakarta versi SMRC: Pramono-Rano Teratas, RK-Suswono dan Dharma-Kun Keok!

Survei Debat Pilkada Jakarta versi SMRC: Pramono-Rano Teratas, RK-Suswono dan Dharma-Kun Keok!

Kotak Suara | Selasa, 08 Oktober 2024 | 00:00 WIB

Survei Membuktikan Ridwan Kamil 'Macan' Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi Nggak Ada Apa-apanya

Survei Membuktikan Ridwan Kamil 'Macan' Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi Nggak Ada Apa-apanya

Kotak Suara | Sabtu, 13 Juli 2024 | 21:06 WIB

Tak Ada Efek Ekor Jas! Prabowo Menang Pilpres, Tapi Gerindra Gak Terlalu Diuntungkan?

Tak Ada Efek Ekor Jas! Prabowo Menang Pilpres, Tapi Gerindra Gak Terlalu Diuntungkan?

Kotak Suara | Kamis, 22 Februari 2024 | 18:44 WIB

SMRC: Mayoritas Publik Anggap Sikap Jokowi Ke PDIP Tak Pantas

SMRC: Mayoritas Publik Anggap Sikap Jokowi Ke PDIP Tak Pantas

Kotak Suara | Kamis, 23 November 2023 | 18:52 WIB

Mayoritas Publik Tak Tahu Prabowo Culik Aktivis 98, SMRC: Bakal Pengaruh ke Elektabilitas

Mayoritas Publik Tak Tahu Prabowo Culik Aktivis 98, SMRC: Bakal Pengaruh ke Elektabilitas

News | Kamis, 31 Agustus 2023 | 18:05 WIB

Terkini

Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini

Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:09 WIB

Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas

Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:59 WIB

Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres

Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:25 WIB

Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman

Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:16 WIB

Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!

Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:05 WIB

Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran

Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:57 WIB

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:39 WIB

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB