Nasdem Tolak Pemasangan Stiker Isolasi Mandiri di Rumah Pasien Corona DKI

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:24 WIB
Nasdem Tolak Pemasangan Stiker Isolasi Mandiri di Rumah Pasien Corona DKI
Ilustrasi pasien corona. [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Suara.com - Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta menentang rencana pemasangan stiker di rumah yang diizinkan pasien Covid-19 melakukan isolasi mandiri. Pasalnya rencana ini memberikan dampak psikologis masyarakat.

Politisi Nasdem Jupiter menduga nantinya masyarakat malah tak mau melapor jika terjangkit corona. Sebab mereka tak mau jika rumahnya harus dipasangi stiker tanda isolasi mandiri.

"Saya kawatir justru masyarakat tidak akan melapor ke Gugus tugas Covid-19. Karena prosedur harus dengan pemasangan stiker dirmh untuk Prosedur isolasi mandiri," kata Jupiter saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2020).

Ia juga menyebut masyarakat malah akan merasa malu dan takut dengan dipasangnya stiker itu. Akhirnya jika tak melapor, malah menghambat proses penanganan corona di Jakarta.

"Justru masyarakat tidak akan melapor ke gugus tugas Covid-19 karna takut dan malu," ujarnya.

Karena itu, ia menilai pemasangan stiker tak perlu sampai dilakukan. Jupiter menyarankan agar pengawasan kesehatan dan protokol kesehatan secara ketat oleh petugas di lingkungan terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri.

"Mending dilakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan kesehatannya sampai benar-benar pulih dan akan di bantu pemantauan oleh Gugus tugas di Tingkat RW/RT," tuturnya.

Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menganggap kebijakan memasangkan stiker tetap harus dijalankan.

Ia mengatakan semua orang di kawasan itu harus tahu bahwa ada seseorang yang terpapar tengah menjalani isolasi di rumah. Dengan demikian maka masyarakat sekitar bisa menyadari virus corona berada di dekat mereka.

Baca Juga: Sudah Disegel, Diskotek Top 10 Didenda Rp 25 Juta karena Nekat Beroperasi

"Terkait dengan rumah-rumah yang isolasi mandiri memang harus dipastikan, semua harus tahu bahwa di rumah itu ada anggota keluarga yang memang terpapar," ujar Riza di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).

Dengan mengetahui ada orang yang positif corona di dekatnya, maka masyarakat disebut Riza bisa lebih waspada. Mereka akan menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan lebih disiplin.

"Ini juga menjadi peringatan bagi kita semua bahwa di lingkungan kita, di sekitar kita ada yang terpapar supaya kita semua ke depan lebih waspada, lebih hati-hati lagi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI