Kisah Omnibus yang Jadi Sebutan Konsep Pembuatan UU Lintas Sektor

Rifan Aditya

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 14:36 WIB
Kisah Omnibus yang Jadi Sebutan Konsep Pembuatan UU Lintas Sektor
Ilustrasi omnibus law

Suara.com - Kisah Omnibus menjadi relevan untuk dibahas saat ini. Pasalnya, banyak pihak yang menyebut-nyebut kata Omnibus sejak pemerintah mengesahkan RUU Cipta Kerja beberapa waktu lalu. Omnibus yang dimaksud dalam konteks ini adalah Omnibus Law, yakni sebuah konsep pembuatan regulasi.

Di Indonesia sendiri, konsep Omnibus Law mulai akrab didengar setelah pidato pelantikan Presiden Joko Widodo pada Oktober 2919 lalu. Namun, di sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat, konsep ini sudah kerap dipakai sebagai dasar pembuatan UU lintas sektor.

Untuk mengetahui penjelasan mengenai konsep Omnibus Law selengkapnya, simak di sini.

Nah, dalam artikel kali ini, Suara.com akan mengulas kisah dibalik kata Omnibus itu sendiri. Menariknya, kisah Omnibus ini sangat berbeda jauh dengan konteks penggunaannya sekarang. Penasaran dengan kisah Omnibus selengkapnya? Simak ulasan berikut ini.

Omnibus Berawal dari Pabrik Tepung

Setelah masa restorasi, tepatnya pada tahun 1823, seorang kolonel tentara bernama Stanislas Baudry membangun pabrik tepung bertenaga uap di Richebourg yang terletak pinggiran kota Nantes. Mesin uap yang dipakai pabrik itu menghasilkan banyak air panas.

Baudry kemudian terpikir untuk menggunakan air panas tersebut sebagai usaha sampingan. Tanpa berlama-lama, Ia pun kemudian membuka pemandian air panas. Namun, setelah pemandian tersebut dibuka, tidak banyak pengunjung yang datang.

Baudry pun menyadari bahwa tempat pemandian tersebut terlalu jauh dari pusat kota Nantes. Dia pun terpikir untuk menyediakan sarana transportasi bagi penduduk Nantes untuk datang ke Richebourg. Bentuk alat transportasi itu adalah kereta kuda panjang yang mampu menampung 16 orang dengan delapan bangku di setiap sisi.

Tidak seperti yang diharapkan, walaupun kereta kuda selalu dipenuhi penumpang, pemandian milik Baudry masih tetap kosong. Setelah diamati, ternyata penduduk Nantes menggunakan layanan kereta kuda milik Baudry untuk melakukan perjalanan di sepanjang rute kereta tersebut.

baca juga

Layanan Angkutan Kota Pertama

Melihat peluang tersebut, Baudry kemudian meluncurkan layanan jaringan angkutan kota pertama pada tahun 1826. Rute angkutan kota ini pun diperluas ke Bordeaux dan ke Lyon di tahun berikutnya. Walau sempat terhalang izin dari pihak berwenang, Baudry pada akhirnya diberikan izin untuk mengoperasikan 100 kereta besar.

Kapasitasnya pun diperbesar dan mampu mengangkut hingga 20 orang. Di masa puncaknya, perusahaan Omnibus bahkan sempat memiliki lebih dari 9.000 ekor kuda. Setelah mengalami mengalami pasang surut, perjalanan kereta kuda terakhir tercatat dilakukan pada tahun 1912 yang melintasi rute La Villette dan St-Sulpice.

Asal Usul Nama Omnibus

Konon, nama Omnibus berasal dari fakta bahwa halte layanan transportasi Baudry yang berada di Nantes terletak di depan toko bernama “OMNES OMNIBUS”. Omnibus sendiri merupakan plesetan nama latin pemilik toko tersebut, yaitu Monsieur Omnes.

Secara harfiah, Omnes Omnibus berarti 'Omnes, untuk semua orang'. Para penumpang layanan transportasi Baudry kemudian terbiasa mengatakan bahwa mereka akan menaiki Omnibus. Kebiasaan inilah yang menjadi asal usul nama Omnibus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Kata Perempuan Jika Cuti Hamil Dihapuskan?

Apa Kata Perempuan Jika Cuti Hamil Dihapuskan?

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 08:30 WIB

Kumpulan Aksi Demonstrasi  Tolak Omnibus Law di Berbagai Kota

Kumpulan Aksi Demonstrasi Tolak Omnibus Law di Berbagai Kota

Video | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 11:00 WIB

Apa itu Mosi Tidak Percaya? Simak Penjelasannya Berikut

Apa itu Mosi Tidak Percaya? Simak Penjelasannya Berikut

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 12:24 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×