India Klaim Chip Isi Kotoran Sapi Bisa Menghalau Radiasi Ponsel

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 14 Oktober 2020 | 18:02 WIB
India Klaim Chip Isi Kotoran Sapi Bisa Menghalau Radiasi Ponsel
Sapi dianggap suci oleh mayoritas Hindu di India. (AFP/Diptendu Dutta)

Suara.com - Sebuah unit pemerintah India mengklaim sebuah chip yang berisi kotoran sapi dapat melindungi orang dari paparan radiasi ponsel.

Menyadur Channel News Asia, Rabu (14/10), badan yang didirikan untuk membuat sabun dan onat dari kotoran sapi itu mengatakan telah mengembangkan chip anti radiasi tersebut.

Kepala Komisi Sapi Nasional India, Vallabhbai Kathiria, tanpa merinci bagaimana teknologinya bekerja, menyebut perangkat itu dapat digunakan hanya dengan diletakkan di pelindung ponsel.

"Kami telah melihat bahwa jika anda menyimpan chip ini di ponsel anda, itu akan mengurangi radiasi secara signifikan," ujar Kathiria, Senin (12/10).

"Kotoran sapi itu anti radiasi, itu melindungi semua, jika dipakai akan membuat anda bebas radiasi. Semua ini sudah disetujui oleh ilmu pengetahuan," tegasnya.

Kathiria tidak memberikan ulasan lebih lanjut tentang penelitian apa yang telah dilakukan oleh badan yang didirikan tahun lalu ini.

Lebih jauh, Kathiria mengatakan bahwa chip itu diproduksi dengan mengandalkan lebih dari 500 tempat penampungan sapi.

Adapun teknologi anti radiasi ini dilepas di pasaran dengan harga sekitar 100 rupee atau sekitar Rp 20 ribuan. Kathiria menyebut chip ini bahkan telah dijual ke mancanegara.

"Seseorang telah mengekspor chip itu ke AS, di mana dijual masing-masing sekitar $10 (Rp 147.213)," bebernya.

Belakangan, chip yang diklaim dapat menghilangkan radiasi ponsel ini memicu respon negatif di media sosial India.

Sejak berkuasa pada 2014, partai nasionalis Hindu Perdana Menteri India Narendra Modi, telah mengalokasi jutaan dolar untuk penelitian produk yang menggunakan kotoran dan urin sapi.

Kendati tidak ada bukti ilmiah, beberapa politisi dari partai sayap kanan Modi telah menganjurkan penggunaan kotoran dan urin sapi untuk menangkal virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Video Truk Muatan Sapi Tabrak Kerumunan di Situbondo, 1 Orang Tewas

Ngeri! Video Truk Muatan Sapi Tabrak Kerumunan di Situbondo, 1 Orang Tewas

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2020 | 15:24 WIB

Susu Sapi Bisa Tingkatkan Risiko Asma pada Bayi, Ini Sebabnya

Susu Sapi Bisa Tingkatkan Risiko Asma pada Bayi, Ini Sebabnya

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 06:20 WIB

Sri Lanka Segera Larang Penyembelihan Sapi, Impor Daging Diperbolehkan

Sri Lanka Segera Larang Penyembelihan Sapi, Impor Daging Diperbolehkan

News | Rabu, 30 September 2020 | 14:49 WIB

Terkini

Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?

Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:19 WIB

6 Jet Tempur Milik TNI AU Kawal Penerbangan Presiden Prabowo ke Magelang

6 Jet Tempur Milik TNI AU Kawal Penerbangan Presiden Prabowo ke Magelang

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:13 WIB

Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat

Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:59 WIB

Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi

Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:57 WIB

Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino

Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:52 WIB

Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan

Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:52 WIB

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:39 WIB

Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun

Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:33 WIB

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:31 WIB

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:28 WIB