Sejarawan: Desa Adat Penting Jaga Nilai Kearifan Lokal Bali

Siswanto

Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:24 WIB
Sejarawan: Desa Adat Penting Jaga Nilai Kearifan Lokal Bali

Suara.com - Sejarawan Bali I Gde Parimartha berpandangan peran desa adat dan tokoh masyarakat sangat penting artinya untuk menjaga dan memandu agar nilai-nilai kearifan lokal setempat tetap hidup dan lestari.

"Berbagai bentuk kearifan lokal Bali telah tumbuh dan dijalankan di masa Bali Kuna, seperti Bhinneka Tunggal Ika, Catur Warna, Desa Kala Patra, Trikaya Parisudha, Tri Samaya, dan sebagainya. Semua itu menjadi pegangan hidup masyarakat Bali di masa Bali Kuna dan sangat dimengerti sampai sekarang," kata Parimartha saat menjadi narasumber dalam sarasehan bertajuk "Nilai-Nilai Kearifan Lokal Bali dalam Diorama Monumen Perjuangan Rakyat Bali" di Denpasar, Kamis (22/10/2020).

Selain Parimartha, sarasehan tersebut juga menghadirkan narasumber guru besar arkeologi Universitas Udayana I Wayan Ardika.

Parimartha menjelaskan sejumlah nilai kearifan lokal Bali, di antaranya Bhinneka Tunggal Ika yang bermakna pentingnya sikap saling menghargai antara penganut kepercayaan (agama) yang berbeda di masyarakat. Di Bali pada masa Bali Kuna itu sudah tercermin dalam penggunaan pendeta atau rohaniawan Siwa dan Budha.

Konsep Tri Kaya Parisudha diharapkan orang bersikap bijaksana dengan cara berkata, berbuat dan berpikir yang benar. Sedangkan Desa Kala Patra itu menunjukkan keluwesan orang Bali dalam menghadapi keadaan sesuai dengan tempat, waktu dan keadaan ketika diperlukan.

Sementara Catur Warna mengenai fungsi dari kelompok-kelompok yang berbeda profesi, yakni kelompok Brahmana sebagai pendeta, Ksatriya sebagai penguasa, Wesya sebagai pedagang, dan Sudra sebagai petani atau pembantu.

"Semua kearifan lokal itu telah menjadi pegangan hidup masyarakat Bali. Akan tetapi, berbagai gerakan, nilai-nilai baru yang berkembang, cukup memengaruhi keadaan, sehingga terjadi perubahan di sana-sini," kata Parimartha dalam sarasehan yang digelar oleh UPT Monumen Perjuangan Rakyat Bali.

Dalam hubungan perubahan tersebut, kata dia, masyarakat bersikap lebih pasif dan cenderung membiarkan perubahan nilai terjadi tanpa berusaha mengatasinya, terlebih kalau hal itu dipandang menguntungkan.

"Oleh karena itu, peranan desa adat dan tokoh-tokoh masyarakat menjadi penting artinya dan perlu untuk memandu agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan lestari," katanya.

baca juga

Jadi, ujar Parimartha, kedudukan desa adat itu di Bali sama pentingnya dengan desa dinas. Desa adat berpegang pada nilai-nilai tradisi, agama dan kearifan lokal yang dimiliki, sedangkan desa dinas berperan sebagai bagian dari pusat (negara) dalam melindungi masyarakatnya sebagai warga negara yang memiliki hak dan kewajiban sama sebagai warga bangsa.

Sementara itu, I Wayan Ardika banyak mengulas terkait studi tentang kematian pada masa prasejarah yang banyak mengungkap berbagai kearifan lokal.

"Sistem penguburan dan pemanfaatan, seperti nekara, sarkopagus, tempayan dan tanpa wadah juga menunjukkan kearifan lokal," kata dia.

Dia mencontohkan wadah kubur dari batu yang lazim dikenal dengan sarkopagus juga menunjukkan bentuk dan hiasan yang beragam, seperti bentuk pola hias melawak atau bondres dianggap memiliki kekuatan magis untuk menjaga roh dan mengantarkan ke alam baka.

Keragaman ini dapat dikatakan perkembangan lokal atau kearifan lokal.

"Upacara penguburan juga mencerminkan kegotongroyongan dan toleransi yang sudah tumbuh pada masa prasejarah. Pembuatan wadah kubur dan upacara penguburan tidak dapat dilakukan keluarga sendiri, namun melibatkan orang lain atau kerabat dan masyarakat secara umum," kata Ardika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Geleng-Geleng! 5 Desa di Indonesia dengan Aturan yang Tak Bisa Kamu Temukan di Tempat Lain

Bikin Geleng-Geleng! 5 Desa di Indonesia dengan Aturan yang Tak Bisa Kamu Temukan di Tempat Lain

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:46 WIB

5 Fakta Desa Wisata Malasigi Papua Curi Perhatian di CFD Jakarta, Kini Bawa Pulang Piala ADWI 2024

5 Fakta Desa Wisata Malasigi Papua Curi Perhatian di CFD Jakarta, Kini Bawa Pulang Piala ADWI 2024

Lifestyle | Selasa, 19 November 2024 | 12:38 WIB

Suku Bali Aga Menjaga Tradisi Leluhur Pulau Dewata

Suku Bali Aga Menjaga Tradisi Leluhur Pulau Dewata

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 23:35 WIB

Bertepatan Hari Raya Nyepi, Warga Muslim Desa Adat Tuban-Badung Bali Sepakat Shalat Tarawih Pertama di Rumah

Bertepatan Hari Raya Nyepi, Warga Muslim Desa Adat Tuban-Badung Bali Sepakat Shalat Tarawih Pertama di Rumah

News | Kamis, 23 Maret 2023 | 05:10 WIB

4 Desa Wisata di Lombok, Ada yang Bersihkan Lantai Rumah Pakai Kotoran Sapi

4 Desa Wisata di Lombok, Ada yang Bersihkan Lantai Rumah Pakai Kotoran Sapi

Your Say | Rabu, 01 Maret 2023 | 11:33 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×