Fadli Zon: Jokowi Janjikan Vaksin Merah Putih, Kok Jadi Vaksin Palu Arit?

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 08:50 WIB
Fadli Zon: Jokowi Janjikan Vaksin Merah Putih, Kok Jadi Vaksin Palu Arit?
Fadli Zon soal vaksin Merah Putih. (YouTube/Talk Show TV One)

Suara.com - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi soal rencana program vaksinisasi Covid-19 oleh pemerintah.

Ia menyarankan agar pemerintah tak buru-buru membeli vaksin dari luar. Fadli juga menyentil Presiden Joko Widodo soal komitmennya mengembangkan vaksin dalam negeri yang disebut dengan vaksin Merah Putih.

"Jangan sampai kita ini cuma mau dijadikan pasar vaksin. Kan dulu Pak Jokowi itu kan komitmennya ada vaksin Merah Putih, kok ini jadi vaksin palu arit?" kata Fadli dilansir dari tayangan acara Dua Sisi TV One, Jumat (23/10/2020).

Fadli lantas menilai pernyataan dari Arya Sinulingga, staf khusus Menteri BUMN, soal penyuntikan vaksin.

Arya yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa perwakilan BPOM dan MUI tengah berada di China untuk memeriksa vaksin.

Padahal, Badan Kesehatan Dunia (WHO) masih belum menyatakan persetujuan untuk jennis apapun yang saat ini sedang diuji di berbagai negara.

"Ini seperti kata Presiden Jokowi, para jubir dan menterinya juga harus berhati-hati juga dalam berkomunikasi," komentar Fadli.

Ia memperingatkan kepada pemerintah akan perbedaan antara uji coba klinis dan penerapan final vaksin virus corona.

"Ini harus dibedakan juga mau menyuntikkan vaksin atau masih mau uji coba? Itu beda," tegas Fadli.

"Itu kan sebetulnya judulnya uji coba klinis tahap 3, bukan vaksin final ya kan? Karena belum ada approval dari WHO. Bahkan di dalam negeri aja, IDI aja menolak ya kan? saya baca tadi ada penolakan. Ikatan dokter paru Indonesia, harus aman dan ampuh," jelas Fadli.

Memilih vaksin Merah Putih

Fadli Zon mendukung pengembangan vaksin dalam negeri dan dia akan memilihnya ketimbang yang impor dari Cina.

"Vaksin Merah Putih vs Vaksin Palu Arit. Saya sih pilih vaksin Merah Putih. Jangan ada yang tergesa-gesa impor vaksin dan menjadikan rakyat sebagai bebek percobaan," katanya melalui media sosial.

Fadli Zon perlu mewanti-wanti sejak dini karena vaksin merupakan ladang bisnis yang besar.

"Vaksin memang bisnis besar. Jangan sampai rakyat kita jadi kelinci percobaan vaksin yang belum jelas status dan keampuhannya. Lebih baik hati-hati untuk menimbang vaksin yang cocok bagi rakyat Indonesia," kata Fadli Zon.

Vaksin Merah Putih buatan Indonesia untuk menangkal virus Corona diharapkan bisa memulai proses uji klinis tahap pertama pada tahun 2021.

Dilansir ANTARA, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengharapkan pada akhir 2020 kemajuan pengembangan Vaksin Merah Putih bisa memasuki tahapan uji praklinis, sehingga pada triwulan I tahun 2021 dapat dilakukan uji klinis tahap pertama.

"Vaksin Merah Putih merupakan vaksin yang dikembangkan menggunakan isolat virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 yang bertransmisi di Indonesia," kata Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Vaksin Merah Putih dikembangkan oleh sejumlah institusi penelitian dan perguruan tinggi dalam negeri dengan menggunakan sejumlah platform pengembangan.

Institusi tersebut adalah Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, dan Universitas Gajah Mada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon: Vaksin Merah Putih Vs Vaksin Palu Arit, Saya Pilih Merah Putih

Fadli Zon: Vaksin Merah Putih Vs Vaksin Palu Arit, Saya Pilih Merah Putih

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 06:53 WIB

Fungsi DPR Tak Berjalan, Fadli Zon: Mahasiswa Ambil Alih Awasi Pemerintah

Fungsi DPR Tak Berjalan, Fadli Zon: Mahasiswa Ambil Alih Awasi Pemerintah

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:12 WIB

Fadli Zon: Ada Kecenderungan Rezim Sekarang jadi Otoriter

Fadli Zon: Ada Kecenderungan Rezim Sekarang jadi Otoriter

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:07 WIB

Fadli Zon: Jangan Sampai Rakyat Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Covid-19

Fadli Zon: Jangan Sampai Rakyat Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Covid-19

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:32 WIB

IDI Minta Pemerintah Tak Buru-buru Suntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

IDI Minta Pemerintah Tak Buru-buru Suntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 11:51 WIB

Vaksin Covid-19 Memang Bisnis Besar, Fadli Zon Ingatkan Hati-hati

Vaksin Covid-19 Memang Bisnis Besar, Fadli Zon Ingatkan Hati-hati

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 11:35 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB