Bahas Pelajar Ikut Demo, Kapolda hingga Anies Bertemu Kepsek se-Jabodetabek

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Senin, 26 Oktober 2020 | 14:57 WIB
Bahas Pelajar Ikut Demo, Kapolda hingga Anies Bertemu Kepsek se-Jabodetabek
Massa pelajar penolak Omnibus Law bentrok dengan aparat di kawasan Patung Kuda. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman, dan Gunernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar pertemuan di Polda Metro Jaya, Senin (26/10/2020) ini. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Sekolah di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Irjen Nana mengatakan pertemuan itu digelar guna menyikapi perkembangan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Tak hanya itu, pertemuan juga membahas soal banyaknya pelajar yang turun ke jalan dan bergabung dalam aksi unjuk rasa, terbaru dalam menolak UU Cipta Kerja.

"Dalam hal menyikapi perkembangan Kamtibmas, khususnya dalam menyikapi banyaknya para pelajar yang mengikuti aksi demo," ungkap Nana.

Jenderal bintang dua tersebut menuturkan, para pelajar terlibat dalam rangkaian unjuk rasa menolak Omnibus Law - UU Cipta Kerja pada 8, 13, dan 20 Oktober 2020 lalu. Dengan demikian, lanjut Nana, pertemuan kali ini dilakukan guna mencari solusi agar para pelajar tidak ikut dalam aksi unjuk rasa.

"Pihak kami memang ada upaya untuk mencari solusi bagaimana hal terbaik agar para pelajar jangan sampai kemudian di manfaatkan oleh kelompok anti kemapanan yang kemudian jg menimbulkan aksi-aksi yang bersikap anarkis," jelasnya.

Sejauh ini, kepolisian teha mengamankan sebanyak 2.667 orang -- yang 70 persennya merupakan pelajar. Kata Nana, para pelajar itu berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Sukabumi, hingga Cilegon.

"70 persen adalah pelajar. Memang ada pelajar dari Jakarta , Bogor, Sukabumi kemudian Subang, Indramayu, bekasi, Tanggerang, maupun Cilegon," kata dia.

Dari total orang yang telah diamankan buntut demostrasi yang berakhir ricuh, kepolisian telah menetapkan 143 orang menjadi tersangka. Sementara itu, 67 orang kini sudah ditahan -- 31 orang diantaranya adalah pelajar.

"Makanya kami mengundang kepala sekolah, kami diskusikan bersama," tutup Nana.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uji Materi UU Cipta Kerja, Sekjen MUI ke MK: Buktikan Independensi!

Uji Materi UU Cipta Kerja, Sekjen MUI ke MK: Buktikan Independensi!

Riau | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:35 WIB

Tahun Depan Tarif Cukai Meroket Tinggi, Pengusaha Kretek Menjerit

Tahun Depan Tarif Cukai Meroket Tinggi, Pengusaha Kretek Menjerit

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:31 WIB

Anies: Selama Libur Panjang, Warga Jakarta di Rumah Saja

Anies: Selama Libur Panjang, Warga Jakarta di Rumah Saja

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:24 WIB

Rawan Covid, Anies Klaim Pernah Minta ke Pusat untuk Batalkan Libur Panjang

Rawan Covid, Anies Klaim Pernah Minta ke Pusat untuk Batalkan Libur Panjang

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:06 WIB

UU Cipta Kerja Direvisi Usai Disahkan, Rachland PD Pertanyakan Keabsahannya

UU Cipta Kerja Direvisi Usai Disahkan, Rachland PD Pertanyakan Keabsahannya

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:41 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×