Buzzer Komentari Investigasi Tim Najwa: Judul 62 Menit, Tayangnya 10 Menit

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:45 WIB
Buzzer Komentari Investigasi Tim Najwa: Judul 62 Menit, Tayangnya 10 Menit
Cuitan akun Twitter mengomentari hasil investigasi soal pelaku pembakaran halte Sarinah. (Twitter/@Paltiwest)

Suara.com - Di tengah kehebihan dan pujian tentang liputan investigasi soal operasi pembakaran Halte Sarinah, ada sebuah akun Twitter yang menyoroti secara berbeda hasil liputan tersebut.

Akun Twitter @Paltiwest ini mengkritisi tentang proses penelusutan investigasi yang ia nilai memiliki beberapa kejanggalan.

Ia bahkan menuduh ada unsur framing dan hoax yang diselipkan dalam liputan tersebut.

"Sepertinya ada buzzer sebelah yang sedang ramaikan soal video Narasi TV. Yuk kita kasih perimbangan yah. Karena kadang bahkan sering mereka itu cuma framing dan hoax!!" tulis dia.

Pertama, ia menyoroti soal sumber CCTV yang didapat dari Narasi TV, media yang melakukan investigasi tersebut.

"Kira-kira, Narasi dapat video CCTV dari siapa?? Hm.. mulai deh mainnya enggak bagus nih," ujar dia dikutip dari Twitter.

Ia juga menyertakan sebuah foto yang berisi kritik soal liputan investigasi itu yang menyebut beberapa kelompok terlibat dalam liputan itu antara lain KAMI, kelompok anarko, hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kedua, akun @Paltiwest mempertanyakan soal hasil analisis yang dinilai tidak memiliki logika.

"Analisa yang benar dong, bukannya tim Mbak Nana ini terkenal kuat investigasinya? Sekarang kok malu-maluin begini," imbuh dia.

Cuitan akun Twitter mengomentari hasil investigasi soal pelaku pembakaran halte Sarinah. (Twitter/@Paltiwest)
Cuitan akun Twitter mengomentari hasil investigasi soal pelaku pembakaran halte Sarinah. (Twitter/@Paltiwest)

Mereka menuduh bahwa Narasi telah menggiring opini publik dengan mengerucutkan pelaku pembakaran dari 1 kejadian di Halte Sarinah saja bukan di tempat pembakaran lain.

Kritik ketiga dari akun buzzer ini cukup menggelitik. Ia mengomentari soal judul dan durasi video liputan yang dianggap berbeda jauh.

Adapun hasil liputan investigasi itu dirilis dengan judul "62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah". Namun, akun tersebut berkomentar bahwa yang ditayangkan dalam video itu hanya berdurasi 10 menit.

"Memang benar-benar memalukan sih menurut ane kerjaan si Najwa ini. Masak judulnya 62 menit, yang ditayangkan cuma 1 menit. Terus enggak ada pencerahan apapun. Enggak ada kesimpulan. Terus malah ada yang nuduh orang pemerintah. Kebanyakan main intel-intelan lo tukang somay!!" tulis dia.

Kontan, cuitan-cuitan itu memancing reaksi dari para warganet. Mereka berbondong-bondong mengomentari akun tersebut dengan beragam sindiran.

"Mantap, berarti kalau film 30 Hari Mencari Cinta harusnya tayang 30hari ya bukan 2 jam," sindir @rahan*****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terekam Kamera, Inilah Wajah-wajah Terduga Pembakar Halte Sarinah

Terekam Kamera, Inilah Wajah-wajah Terduga Pembakar Halte Sarinah

Riau | Kamis, 29 Oktober 2020 | 19:02 WIB

Sindiran Sadis Publik ke Polisi saat Pembakar Halte Sarinah Terbongkar

Sindiran Sadis Publik ke Polisi saat Pembakar Halte Sarinah Terbongkar

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:27 WIB

Pembakar Halte Sarinah Terkuak, Fadli Zon Singgung Agen Provokator

Pembakar Halte Sarinah Terkuak, Fadli Zon Singgung Agen Provokator

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:32 WIB

Jurnalis Ungkap Fakta Pembakaran Halte Sarinah, Netizen: Awas Kang Baso!

Jurnalis Ungkap Fakta Pembakaran Halte Sarinah, Netizen: Awas Kang Baso!

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:30 WIB

Terekam! Provokator Sempat Komunikasi via HP Sebelum Bakar Halte Sarinah

Terekam! Provokator Sempat Komunikasi via HP Sebelum Bakar Halte Sarinah

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:02 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB