Pekan Kebudayaan Nasional Bukti Covid-19 Tak Jadi Halangan Berkreasi

Liberty Jemadu | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Minggu, 01 November 2020 | 01:05 WIB
Pekan Kebudayaan Nasional Bukti Covid-19 Tak Jadi Halangan Berkreasi
Penampilan Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR RI. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden).

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan Pekan Kebudayaan Nasional menjadi bukti bahwa pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi insan seni dan budaya untuk tetap berkreasi.

Hal itu dikatakan Jokowi saat membuka Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2020 secara virtual dalam video yang diunggah di kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Sabtu malam (31/10/2020).

"Pekan Kebudayaan Nasional menjadi bukti bahwa para budayawan dan para pekerja seni di seluruh Tanah Air tidak mau tunduk oleh pandemi Covid-19, tidak mau menyerah oleh kesulitan dan tantangan yang dihadapi," ujar Jokowi.

Jokowi menuturkan justru di saat pandemi seperti ini, seluruh pihak tidak boleh menyerah dengan tetap berkreasi dan bergerak maju membangun memori masa depan yang lebih baik.

"Terus berkreasi terus optimis terus bergerak maju membangun memori masa depan yang lebih baik. Tidak peduli apa sukunya, apa agamanya, asal daerahnya, semua berupaya meletakkan satu batu bata budaya, untuk membangun peradaban Indonesia Maju," tutur Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut sikap optimistis dan pantang menyerah bangsa terbentuk dari tantangan alam dan kondisi geografis Nusantara.

"Di depan kita ada gunung, ada laut, ada lembah, ada jurang, ada hutan, ada sungai, ada rawa dan lain-lainnya," tutur dia.

Terlebih, kata Jokowi, negara Indonesia juga berdiri di atas cincin api yang membuat negeri kita harus selalu siap siaga dalam menghadapi bencana.

"Semua ini adalah tantangan yang nyata dan selama berabad-abad, nenek moyang kita berusaha bersahabat dengan semua tantangan itu dan menjaga harmoni dengan alam lingkungan, membangun kebudayaan dan nilai-nilai keutamaan di atasnya.Itulah yang membuat bangsa Indonesia tangguh, menghargai perbedaan, kreatif, dan kaya budaya," kata dia.

Kepala Negara mengatakan ketika pandemi Covid-19, memori budaya masyarakat tangguh bencana kembali hidup. Lebih dari delapan bulan masyarakat terus memupuk rasa solidaritas gotong royong dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi pandemi.

"Banyak masyarakat juga kembali berupaya menghidupkan kearifan lokal seperti mengangkat lagi jamu-jamu tradisional untuk meningkatkan imunitas tubuh," ucap Jokowi.

Kemudian kata Jokowi, banyak budayawan juga terus berkreasi untuk menghibur masyarakat agar tetap kuat dalam menghadapi pandemi.

"Banyak budayawan dan pekerja seni juga terus berkreasi agar tubuh masyarakat tetap kuat karena terhibur, tenang dan tidak panik. Semuanya bekerja untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan bumi Nusantara," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengajak seluruh pihak untuk terus berkarya dan menggali kearifan lokal untuk memperkuat kemampuan kita dalam menghadapi bencana dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Mari kita terus berkarya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mari terus menggali kearifan lokal untuk memperkuat kemampuan kita dalam menghadapi bencana. Mari kita terus menjaga bumi kita dengan sehormat-hormatnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suguhan Alih Wahana Cerpen Sambut Pekan Kebudayaan Nasional 2023

Suguhan Alih Wahana Cerpen Sambut Pekan Kebudayaan Nasional 2023

Your Say | Jum'at, 03 November 2023 | 20:54 WIB

Pekan Kebudayaan Nasional 2023 Siap Dipamerkan, Ada Keseruan Layar Tancap Juga!

Pekan Kebudayaan Nasional 2023 Siap Dipamerkan, Ada Keseruan Layar Tancap Juga!

Lifestyle | Kamis, 19 Oktober 2023 | 20:16 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB