Kabar Baik, Satgas Klaim Kasus Aktif Corona di 319 Daerah Kurang dari 50

Bimo Aria Fundrika, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 19 November 2020 | 22:54 WIB
Kabar Baik, Satgas Klaim Kasus Aktif Corona di 319 Daerah Kurang dari 50
Wiku Adisasmito [BNPB]

Suara.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19  Wiku Adisasmito mengatakan perkembangan kasus aktif di Indonesia pekan ini mengalami perkembangan yang baik. 

Wiku mengungkapkan, dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, 319 kabupaten/kota atau 61,8 persen memiliki kasus aktif kurang dari 50 kasus.

"Ini artinya sebagian besar wilayah di Indonesia memiliki kasus aktif yang tinggal sedikit," ujar Wiku dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/11/2020). 

Karenanya, ia meminta 319 kabupaten/kota terus meningkatkan penanganan Covid-19 dan kualitas pelayanan kesehatannya.  Sehingga kasus aktifdapat terus berkurang bahkan tidak ada. 

Kemudian, dalam perkembangan mingguan, terlihat tren pengurangan jumlah kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1000 kasus. 

Tenaga medis virus corona (Antara)
Tenaga medis virus corona (Antara)

Namun dibandingkan pekan lalu terdapat 12 kabupaten/kota, dan pekan ini berkurang menjadi sembilan kabupaten/kota. 

"Hal ini mencerminkan kita bertahan di situasi serba sulit, yaitu kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat. Ternyata upaya selama delapan bulan ini membuahkan hasil sikap responsif dan tanggap yang meningkat. Ini adalah capaian yang positif (baik)," tutur dia. 

Lebih lanjut, kata Wiku, perhatian utama perlu diberikan pada sembilan kabupaten/kota lebih dari 1000 kasus.

Pasalnya sembilan kabupaten/kota tersebut menyumbangkan kasus aktif sebesar 22 persen dari kasus aktif nasional. 

Wiku menyebutkan sembilan kabupaten/kota dengan kasus aktif urutan teratas yakni Kota Jayapura 2.446 kasus, Kota Bekasi 2000 kasus, Jakarta Timur 1.538 kasus, Kota Padang 1.524 kasus, Jakarta Selatan 1.309 kasus, Bekasi 1.252 kasus, Jakarta Barat 1.134 kasus, Kota Depok 1.096 kasus dan Kota Pekanbaru 1.036 kasus. 

Jika penanganan dilakukan secara maksimal, kasus aktif di sembilan kabupaten/kota ini dapat menurun, dan dapat berkontribusi signifikan terhadap jumlah kasus aktif secara nasional. 

"Mohon kepada walikota dan bupati sambilan kabupaten/kota tersebut untuk benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Sehingga kasus yang ada menjadi sembuh seluruhnya," tutur Wiku. 

Wiku juga berpesan pada sembilan kabupaten/kota yang dimaksud bisa mengikuti jejak kabupaten/kota yang berhasil menekan angka kasus aktif dibawah 1000 kasus. 

Hal ini bisa menjadi pendorong agar sembilan kabupaten/kota tersebut menjadi kontributor untuk terus menekan jumlah kasus aktif. 

"Semoga untuk minggu-minggu kedepannya, baik angka jumlah kabupaten/kota dengan kasus aktif terbanyak, maupun jumlah kasus aktif di daerah semakin mengecil bahkan menjadi nol," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Covid-19 Jamin Vaksin Sinovac Asal China Bakal Halal

Satgas Covid-19 Jamin Vaksin Sinovac Asal China Bakal Halal

News | Kamis, 12 November 2020 | 17:55 WIB

Waspadai Imported Case, Kepulangan Jemaah Umrah Wajib Testing dan Karantina

Waspadai Imported Case, Kepulangan Jemaah Umrah Wajib Testing dan Karantina

News | Senin, 09 November 2020 | 17:37 WIB

Satgas Covid Ingatkan Masyarakat Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

Satgas Covid Ingatkan Masyarakat Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

News | Rabu, 04 November 2020 | 05:00 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB