Satgas: 5 Klaster Awal Corona di Indonesia Sudah Ada Sejak Februari

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Rabu, 25 November 2020 | 14:37 WIB
Satgas: 5 Klaster Awal Corona di Indonesia Sudah Ada Sejak Februari
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengungkapkan beberapa klaster penularan awal di Indonesia sebelum wabah ini merata ke seluruh provinsi dan 505 kabupaten.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah menyebut klaster pertama adalah klaster acara keagamaan Sidang GBIP Sinode yang digelar di Bogor pada 26-29 Februari 2020.

"Acara ini di akhir Februari 2020, dihadiri sebesar 685 peserta, jadi banyak ini yang hadir, setelah ditelusuri ternyata kegiatan ini melahirkan kasus positif di 5 Provinsi dengan total 24 kasus positif," kata Dewi dalam diskusi dari Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Namun Dewi menjelaskan, 60 persen dari 24 orang positif corona ini merupakan kontak erat yakni keluarga atau kerabat yang tertular dari peserta acara GBIP Sinode ketika pulang ke rumah.

Klaster kedua yakni klaster seminar bisnis tanpa riba yang juga digelar di Bogor pada 25-28 Februari 2020 yang diikuti oleh kurang lebih 200 peserta hingga menulari 7 provinsi dengan total 24 orang positif, 3 orang di antaranya meninggal dunia.

"Dari acara seminar itu ditemukanlah pasien positif di daerah lain, ada di Jawa Tengah, Jatim, Yogyakarta, Lampung, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, hingga Papua," jelasnya.

Sebanyak 40 persen dari 24 orang yang positif akibat tertular klaster seminar ini juga merupakan keluarga atau kerabat, bukan peserta seminar.

Dewi melanjutkan, klaster ketiga adalah klaster pertemuan Gereja Bethel di Lembang pada 3-5 Maret 2020 yang dihadiri 637 peserta dan setelah dites terkonfirmasi 226 orang positif Covid-19.

"Untuk kasus yang ini diidentifikasi penularan terjadi karena jabat tangan dilakukan oleh pendetanya kepada jemaatnya, sehingga mengakibatkan penularan dengan angka yang cukup tinggi," ungkap Dewi.

baca juga

Klaster keempat adalah kerumunan acara keagamaan Ijtima Ulama di Gowa Sulawesi Selatan pada 19-22 Maret 2020, total ada 1.248 orang positif yang tersebar di 20 provinsi, 27 orang di antaranya meninggal dunia.

"Pertemuannya tidak jadi dilakukan namun orang sudah berkumpul, acaranya tidak jadi dilaksanakan tapi orang sudah melakukan perjalanan pada 8-9 Maret, ini bukan hanya dari Indonesia saja, ada di Thailand juga," tutur Dewi.

Kemudian, klaster Pondok Pesantren Temboro di Magetan, Jawa Timur yang mengakibatkan 193 orang positif di 6 provinsi dan lebih dari 14 kabupaten kota, bahkan hingga ke Malaysia.

"Ini dikarenakan misalnya ada santri yang kembali ke rumah dan kebanyakan karena mereka muda jadi tidak bergejala," terangnya.

Dewi berkesimpulan, banyaknya klaster penularan yang terjadi di akhir Februari dan Maret 2020 dikarenakan oleh belum masifnya perilaku protokol kesehatan 3M di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Terkini

Sinopsis Putri Jangan Gentayangan Lagi, Film Horor dari Kisah Nyata yang Viral di YouTube

Sinopsis Putri Jangan Gentayangan Lagi, Film Horor dari Kisah Nyata yang Viral di YouTube

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 12:05 WIB

8 Rekomendasi Bedak Padat dengan Harga Terjangkau Mulai Rp17 Ribuan

8 Rekomendasi Bedak Padat dengan Harga Terjangkau Mulai Rp17 Ribuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:05 WIB

Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan

Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan

Sumbar | Senin, 02 November 2026 | 12:04 WIB

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

News | Senin, 02 November 2026 | 11:59 WIB

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:58 WIB

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 11:55 WIB

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

×