Korea Selatan Sebut Tetangganya Retas Pengembang Vaksin Covid-19

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 27 November 2020 | 15:50 WIB
Korea Selatan Sebut Tetangganya Retas Pengembang Vaksin Covid-19
Ilustrasi hacker. (Shutterstock)

Suara.com - Badan intelijen Korea Selatan berhasil gagalkan upaya Korea Utara untuk meretas perusahaan yang sedang mengembangkan vaksin Covid-19 di negaranya.

Menyadur Global News Jumat (27/11) pernyataan ini diungkapkan oleh Ha Tae-keung, anggota komite intelijen parlemen

"Badan Intelijen Nasional (NIS) tidak merinci berapa banyak dan pembuat obat mana yang menjadi sasaran dan tidak ada kerusakan dari upaya peretasan."

Pernyataan ini muncul setelah Microsoft memperingatkan tentang peretas yang mencoba menyusup ke perusahaan farmasi untuk mencari informasi tentang vaksin Covid-19.

Dikatakan bahwa peretas kerjasama dengan pemerintah Rusia dan Korea Utara untuk masuk ke jaringan tujuh perusahaan farmasi dan peneliti vaksin di Kanada, Prancis, India, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Ha Tae-keung dan anggota lainnya Kim Byung-kee mengatakan Kim Jong Un mulai mengambil tindakan tidak masuk akal karena takut dengan wabah virus corona.

Mereka mengatakan tindakan itu termasuk melarang penangkapan ikan dan produksi garam karena khawatir air laut terkontaminasi virus.

Korea Utara juga menelantarkan sekitar 110.000 ton beras dari China di pelabuhan Dalian di timur laut China karena lasan yang sama.

"Dia mengekspresikan emosi yang berlebihan, kemarahan dan tanda-tanda stres juga semakin memberi perintah yang tidak masuk akal," kata Ha pada wartawan.

Korea Utara belum mengonfirmasi infeksi virus korona, tetapi NIS mengatakan wabah di sana tidak bisa dikesampingkan.

Sebelum menutup perbatasan pada akhir Januari, Korea Utara memiliki perdagangan aktif dan pertukaran orang-ke-orang dengan China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sputnik V Ajak AstraZeneca Gabungkan Vaksin Covid-19, Ini Tujuannya

Sputnik V Ajak AstraZeneca Gabungkan Vaksin Covid-19, Ini Tujuannya

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 14:12 WIB

Vaksin Covid-19 Sinovac Dinilai Uji Mutu, Aspek Kehalalan Juga Diuji MUI

Vaksin Covid-19 Sinovac Dinilai Uji Mutu, Aspek Kehalalan Juga Diuji MUI

Sumsel | Jum'at, 27 November 2020 | 12:11 WIB

Ilmuwan Meragukan Hasil Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Apa Masalahnya?

Ilmuwan Meragukan Hasil Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Apa Masalahnya?

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 08:34 WIB

Terkini

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:10 WIB