Bayi 9 Minggu di Antara 5 Korban Tewas, Usai Mobil Tabrak Pejalan Kaki

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 02 Desember 2020 | 16:50 WIB
Bayi 9 Minggu di Antara 5 Korban Tewas, Usai Mobil Tabrak Pejalan Kaki
DW

Suara.com - Sedikitnya lima orang, termasuk bayi berusia 9 minggu, tewas di Trier usai ditabrak mobil yang masuk ke zona pejalan kaki dengan pola "zigzag".

Pihak berwenang mengatakan pengemudi pria berusia 51 tahun telah ditangkap.

Lima orang meninggal dan lebih dari belasan lainnya luka-luka setelah ditabrak oleh kendaraan yang masuk ke zona pejalan kaki di kota Trier, Jerman barat, pada Selasa (1/12) sore waktu setempat.

Pihak berwenang mengatakan pengemudinya seorang pria Jerman berusia 51 tahun asal Trier, yang tak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Pelaku penabrakan langsung ditangkap dalam beberapa menit setelah polisi menerima panggilan pertama.  Polisi juga telah menyita kendaraan yang ia gunakan.

Bayi berusia sembilan minggu menjadi salah satu di antara korban meninggal. Ibunya kini dirawat di rumah sakit karena mengalami luka serius akibat insiden tersebut.

Kepada kantor berita DPA Jerman, polisi mengatakan bahwa korban meninggal lainnya adalah pria berusia 45 tahun yang merupakan ayah bayi tersebut. Sementara, putra mereka yang berusia 18 bulan sedang mendapat perawatan di rumah sakit.

Tiga korban meninggal lainnya adalah seorang perempuan lansia berusia 73 tahun, seorang perempuan berusia 25 tahun dan seorang perempuan berusia 52 tahun.

Wakil kepala kepolisian Trier, Franz-Dieter Ankner, mengatakan bahwa semua korban adalah penduduk kota Trier.

baca juga

Menurut keterangan polisi, mobil yang digunakan untuk menabrak pejalan kaki merupakan kendaraan sport Land Rover pinjaman.

Pria yang menabrak pejalan kaki di Trier itu tidak memiliki alamat tetap dan diduga tinggal di dalam mobil menjelang serangan itu.

“Tidak ada indikasi” motif teroris

Belum jelas mengapa pelaku mengemudikan mobil ke zona pejalan kaki. Namun, para penyelidik mengatakan pria itu diduga dengan sengaja bermaksud melukai, karena mengemudi "dalam pola zig-zag" untuk menyerang pejalan kaki.

Jaksa penuntut umum Peter Fritzen mengatakan kepada wartawan bahwa berdasarkan hasil tes, terdapat kadar alkohol yang tinggi di dalam tubuh pelaku.

Fritzen menambahkan, pria itu kemungkinan menderita penyakit mental dan akan menjalani tes kejiwaan.

“Kami tidak mendapatkan indikasi bahwa ada motif teroris, politik atau agama apa pun yang melatarbelakanginya,” kata Fritzen.

Pihak berwenang mendesak masyarakat untuk menghindari penyebaran rumor tentang insiden tersebut. Kepolisian akan terus memberikan informasi terkait hasil penyelidikan.

‘Hari yang kelam’ di Trier

Menurut keterangan saksi mata, peristiwa mengerikan itu terjadi ketika sebuah mobil dengan sengaja menabrak zona perbelanjaan dekat gerbang Romawi terkenal di kota itu, Porta Nigra. Mereka menceritakan bahwa mobil tiba-tiba menabrak pejalan kaki di sepanjang jalan.

Walikota Trier Wolfram Leibe pun menggambarkan insiden penabrakan itu sebagai “hari yang kelam” bagi Trier, demikian disampaikan pada konferensi pers Selasa (1/12).

"Saya baru saja berjalan melewati pusat kota dan itu sangat mengerikan," kata Leibe sambil menahan air mata.

Leibe mengatakan sebuah tugu peringatan akan ditempatkan di area monumen terkenal Porta Nigra, pada hari ini Rabu (2/12), sehingga orang dapat menyampaikan solidaritas mereka kepada para korban dan keluarganya.

"Apa yang salah dari orang-orang ini? Mereka hanya ingin pergi ke kota, berbelanja, dan sekarang mereka meninggal, '' kata Leibe.

Jerman 'terguncang'

Perdana Menteri Rhineland-Palatinate, Malu Dreyer, mengungkapkan duka mendalam atas peristiwa di Trier, kota kelahirannya.

Dreyer menyebut insiden ini sebagai "hari yang mengerikan" bagi kota dan desa tersebut.

"Simpati saya yang terdalam tertuju kepada kerabat yang meninggal. Saya berharap semua korban luka segera pulih," kata Dreyer.

Menteri dalam negeri negara bagian itu, Roger Lewentz, mengatakan insiden itu telah "mengguncang seluruh Jerman".

Kanselir Jerman Angela Merkel mengungkapkan simpati dan duka mendalam kepada para korban dan kerabat mereka.

"Berita dari Trier membuat saya sangat sedih," katanya dalam pernyataan yang diposting di Twitter oleh juru bicara Merkel, Steffen Seibert.

"Simpati saya tertuju kepada kerabat dari para korban yang hidupnya berakhir dengan begitu tiba-tiba dan tragis," kata Merkel, menambahkan bahwa simpatinya juga dia tunjukan kepada mereka yang terluka dan terpengaruh oleh insiden itu. pkp/gtp (AP, AFP, Reuters, dpa)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:50 WIB

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:45 WIB

3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit

3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:40 WIB

Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir

Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:36 WIB

Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya

Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:27 WIB

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:21 WIB

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:18 WIB

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:15 WIB

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB