Terbuka soal Hasil Tes Covid, Sekjen PBNU: Penyakit Ini Bukan Aib

Kamis, 03 Desember 2020 | 09:10 WIB
Terbuka soal Hasil Tes Covid, Sekjen PBNU: Penyakit Ini Bukan Aib
Sekjend PBNU Helmy Faishal soal Covid-19. (YouTube/Najwa Shihab)

Suara.com - Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal belum lama ini mengumumkan kondisi dirinya yang sempat dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, Helmy telah dinyatakan negatif dari Covid-19 namun tetap menjalankan karantina mandiri di rumahnya.

Helmy menyebut, keterbukaannya soal status positif Covid-19 dilakukan karena beberapa alasan salah satunya bahwa penyakit ini bukanlah aib.

"(Kepada yang positif Covid-red) Anda tidak sendirian, penyakit ini bukan aib, jadi mari jadikan sebagai momentum kita untuk lebih taqarub, mendekatkan diri pada Allah Swt, perbanyak baca doa dan yakin dan pasti bahwa kita akan sehat kembali," ujar Helmy kepada Najwa Shihab dikutip dari acara Mata Najwa, Kamis (03/12/2020).

Sebagai bentuk berbagi pengalaman, Helmy mengimbau kepada yang positif Covid apabila makan masih tidak ada rasa dan susah makan, supaya dipaksakan.

Sebab menurutnya, tubuh seseorang yang terpapar Covid-19 perlu banyak asupan.

Sekjend PBNU Helmy Faishal soal Covid-19. (YouTube/Najwa Shihab)
Sekjend PBNU Helmy Faishal soal Covid-19. (YouTube/Najwa Shihab)

"Karena memang hampir semua yang kena Covid ini memang ada gejala-gejala yang memang sedang, itu tidak bisa lagi merasakan makanan maupun penciuman," bebernya.

Helmy juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan KH. Said Aqil Siradj yang sejak Sabtu kemarin juga dinyatakan positif Covid-19.

Saat ditanya Najwa soal alasan memilih mengumumkannya, Helmy juga menekankan sisi edukasi kepada masyarakat.

"Pertama kepada para pemimpin, untuk menjadikan ini sebagai edukasi kepada masyarakat sekaligus menguatkan kepada masyarakat bahwa penyakit ini bukan aib," terang Helmy.

Baca Juga: Pekerja Positif Covid-19, Tempat Wisata di Lembang Tutup Sementara

"Yang kedua tentu untuk membantu pemerintah, tenaga kesehatan untuk memutus mata rantai dari penyebaran Covid. Karena selaku pemimpin ormas, kita kan ketemu dengan banyak orang sehingga tokoh-tokoh atau orang-orang yang pernah bertemu dengan kita setidaknya bisa melakukan swab untuk dilihat apakah tertular atau tidak," sambungnya.

Selain itu, tambah Helmy, mengumumkan hasil positif Covid-19 dari kalangan pemimpin juga untuk menemani masyarakat yang sekarang sedang terkena Covid.

"Bahwa ini sekali lagi bukan aib, bahwa penyakit ini bisa menimpa kepada siapa pun dari kalangan manapun," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI