Dikaitkan dengan Kasus Ekspor Benur, Ponakan Prabowo Sangkal Tudingan ICW

Reza Gunadha, Hadi Mulyono

Jum'at, 04 Desember 2020 | 14:55 WIB
Dikaitkan dengan Kasus Ekspor Benur, Ponakan Prabowo Sangkal Tudingan ICW
Rahayu Saraswati saat di YouTube Deddy Corbuzier. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Suara.com - Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati, menolak tudingan yang menyebut kalau dirinya terlibat dalam kasus ekspor benih lobster yang menjerat Edhy Prabowo.

Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan ini membantah dengan tegas tudingan itu dalam perbincangannya dengan Deddy Corbuzier di kanal YouTube mantan pesulap ini, Rabu (02/12/2020).

Rahayu mengaku sama sekali tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi tersebut meski ia dekat dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo.

"Gue sudah nggak menjabat lagi di PT Bima Sakti Mutiara, karena maju dalam Pilkada Tangerang Selatan, dan PT Bima itu hanya untuk bisnis mutiara saja awalnya,” terangnya menjelaskan mantan perusahaannya.

PT Bima Sakti Mutiara, diketahui menjadi salah satu perusahaan yang lolos mengantongi izin sebagai eksportir benih lobster setelah kebijakan tersebut dibuka kembali oleh Edhy.

Rahayu Saraswati saat di YouTube Deddy Corbuzier. (YouTube/Deddy Corbuzier)
Rahayu Saraswati saat di YouTube Deddy Corbuzier. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Ketika disodorkan berita yang mencatut namanya, Rahayu menolak pernyataan narasumber dalam berita yang ditunjukkan Deddy Corbuzier.

Dalam hal ini, narasumber yang dimaksud Rahayu adalah Donal Fariz yang diketahui pernah menjadi bagian dari Indonesia Corruption Watch (ICW).

Rahayu menyangkal tudingan dari Donal Fariz karena sosok tersebut sudah tidak di ICW.

"Terus Donal Fariz yang dikutip oleh media tersebut ternyata sudah tidak di ICW dan merasa tidak pernah diwawancarai,” imbuhnya dia.

baca juga

Ketika ditanya soal desas-desus nepotisme yang konon melibatkannya, Rahayu sebagai keponakan Prabowo Subianto menegaskan tidak melakukan tindakan itu.

Pasalnya, Rahayu mengklaim perusahaannya telah melalui mekanisme yang ada sehingga saat ia menjabat di perusahaan itu tidak lewat jalan nepotisme.

“Ada puluhan perusahaan yang ikut seleksi sebagai calon eksportir. Perusahaan itu juga (PT Bima Sakti Mutiara) sudah berdiri di bidang kelautan dan perikanan selama kurang lebih 34 tahun. Pindah dari mutiara ke lobster itu sangat masuk akal. Tempatnya kita sudah punya, tinggal untuk dapat izin,” urainya.

Rahayu menegaskan, berkecimpungnya ia dan PT Bima Sakti Mutiara tidak pernah memanfaatkan kedekatannya dengan Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahayu Saraswati Dorong Kawasan Ini Jadi Destinasi Event Lari Besar, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi?

Rahayu Saraswati Dorong Kawasan Ini Jadi Destinasi Event Lari Besar, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi?

Sport | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:10 WIB

Pasar Gaduh! Keponakan Prabowo Diisukan Jadi Gubernur BI

Pasar Gaduh! Keponakan Prabowo Diisukan Jadi Gubernur BI

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 11:52 WIB

Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?

Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?

Video | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

Saraswati Fellowship Wisuda Angkatan Pertama: 30 Perempuan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Saraswati Fellowship Wisuda Angkatan Pertama: 30 Perempuan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

News | Senin, 23 Februari 2026 | 17:21 WIB

Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini

Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 07:17 WIB

Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio

Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:51 WIB

Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR

Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:10 WIB

Tok! Keponakan Prabowo Resmi Disetujui DPR RI Jadi Deputi Gubernur BI

Tok! Keponakan Prabowo Resmi Disetujui DPR RI Jadi Deputi Gubernur BI

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:18 WIB

Keponakan Prabowo Pastikan, Terpilihnya Jadi Deputi Bank Indonesia Sesuai Proses Undang-undang

Keponakan Prabowo Pastikan, Terpilihnya Jadi Deputi Bank Indonesia Sesuai Proses Undang-undang

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 07:31 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×