Pemuda Desa di India Terpilih Jadi Guru Terbaik di Dunia, Sabet Rp 14 M

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 07 Desember 2020 | 18:56 WIB
Pemuda Desa di India Terpilih Jadi Guru Terbaik di Dunia, Sabet Rp 14 M
Ranjitsinh Disale, guru terbaik di dunia versi UNESCO. (globalteacherprize)

Suara.com - Seorang pemuda desa di India berhasil menyabet penghargaan sebagai guru terbaik di dunia versi UNESCO. Menyadur CNN Senin (07/12), pria bernama Ranjitsinh Disale ini mendapat hadiah Rp 14 M.

Meskipun ia memenangkan uang belasan miliar, Disale memilih untuk membagikan uangnya pada finalis lain agar program pendidikan yang mereka inisiasi bisa terus berjalan.

"Saya yakin jika membagikan hadiah uang ini dengan sembilan guru (finalis) lainnya, itu berarti saya dapat meningkatkan pekerjaan mereka," ujarnya dalam sebuah wawancara.

"Pekerjaan luar biasa mereka masih layak, jika saya membagikan hadiah uang ini kepada guru lainnya, mereka akan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pekerjaan mereka dan kami bisa menjangkau serta meringankan kehidupan siswa sebanayak mungkin," lanjutnya.

Sikap Disale menuai pujian banyak orang, termasuk Dalai Lama. Ia mencuitkan komentarnya melalui Twitter dan berkata Disale berkontibusi menciptakan dunia yang lebih baik.

"Mendidik anak kecil dengan latar belakang kemiskinan adalah cara terbaik untuk membantu mereka sebagai individu dan secara aktif berkontribusi untuk menciptakan dunia yang lebih baik," tulis dalai Lama.

Sembilan runner-up penghargaan ini adalah guru yang bekerja di Amerika Serikat, Inggris, Vietnam, Nigeria, Afrika Selatan, Italia, Korea Selatan, Malaysia, dan Brasil. Mereka masing-masing mendapat uang Rp 700 juta dari Disale.

Ranjitsinh Disale adalah guru di SD Zilla Parishad, desa Paritewadi, negara bagian Maharashtra, India barat. Ia terpilih sebagai pemenang dan berhasil menyingkirkan lebih dari 12.000 nominasi dari sekitar 140 negara di seluruh dunia.

Penghargaan ini mengakui upayanya untuk mempromosikan pendidikan anak perempuan di sekolah, yang sebagian besar muridnya berasal dari komunitas suku.

baca juga

Pihak The Global Teacher Prize mengatakan dia belajar bahasa lokal desa untuk menerjemahkan buku teks kelas ke dalam bahasa ibu muridnya.

Dia juga membuat kode QR unik di buku teks untuk memberi siswa akses ke puisi audio, video ceramah, cerita, dan tugas, yang sangat meningkatkan kehadiran di sekolah. Kini, teknologi QR miliknya sekarang sedang diluncurkan lebih luas di seluruh India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UNESCO Tetapkan 3 Cagar Biosfer Baru Milik Indonesia, Ini Tempatnya!

UNESCO Tetapkan 3 Cagar Biosfer Baru Milik Indonesia, Ini Tempatnya!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2020 | 13:32 WIB

UNESCO Tetapkan Danau Toba Jadi Pariwisata Tingkat Dunia

UNESCO Tetapkan Danau Toba Jadi Pariwisata Tingkat Dunia

Foto | Rabu, 22 Juli 2020 | 16:11 WIB

Mengenal Nancie Atwell, Guru Terbaik di Dunia

Mengenal Nancie Atwell, Guru Terbaik di Dunia

News | Senin, 16 Maret 2015 | 04:30 WIB

Terkini

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

×