Sebut Polri-FPI Dapat Perintah Allah Agar Berperang, Cak Nun: Lampiaskanlah

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:09 WIB
Sebut Polri-FPI Dapat Perintah Allah Agar Berperang, Cak Nun: Lampiaskanlah
Cendikiawan Emha Ainun Najib alias Cak Nun. [Screenshot YouTube/CakNun.com].

Suara.com - Cendekiawan Emha Ainun Najib alias Cak Nun menyoroti soal bentrokan berdarah antara polisi dengan laskar pengawal Habib Rizieq Shihab di KM 50, Tol Jakarta-Cikampek yang kekinian menyedot perhatian publik.

Lantaran tensi yang kadung memanaskan, Cak Nun menyebut jika aparat dengan FPI bukan cuma memperoleh izin, tapi telah mendapatkan perintah dari Allah untuk bertikai.

“Pemerintah Indonesia dengan TNI dan Polrinya maupun Muhammad Rizieq Syihab dengan FPI-nya sudah memperoleh bukan hanya izin, tapi bahkan perintah dari Allah untuk berperang,” kata Cak Nun dalam keterangan tertulis seperti disitat Hops.id--media jaringan Suara.com--, Jumat (11/12/2020).

Pernyataan itu bukan tanpa sebab, Cak Nun merujuk pada sebuah ayat yang mengatakan adanya kewajiban untuk berperang.

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."

“Perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka,” tulis Cak Nun.

Berdasarkan perintah perang yang terdapat pada kutipan tersebut, Cak Nun mempertanyakan sosok kafir dan munafik seperti apa yang dimaksud.

Menurut Cak Nun, ketika seseorang menuding yang bukan berdasarkan kenyataannya itulah yang dimaksud kafir dan munafik.

Ia menyayangkan situasi politik panas yang kini merebak di tanah air, bahkan banyak di antara masyarakat yang saling menyalahkan satu sama lain.

baca juga
Rizieq shihab diperiksa polda Jawa Barat hari ini, Kamis (10/12). (Youtube Hendri Official//Front TV
Pentolan FPI Habib Rizieq Shihab. (Youtube Hendri Official//Front TV

“Kafir dan munafik itu yang mana? Kafir dan munafik menurut siapa? Kita masing-masing menuding yang bukan kita itulah yang kafir dan munafik. Kita sudah sampai pada suatu situasi dan pemetaan politik kebangsaan di mana kita saling mengkafirkan dan memunafikkan, bisa dengan bahasa yang berbeda-beda,” tutur Cak Nun.

Dalam hal ini, ia mengambil contoh pertentangan antara pemerintah dengan, Rizieq Shihab.

“Bagi Pemerintah, MRS atau HRS adalah pengingkar (kafir) hukum Negara, tokoh palsu yang mengaku Imam Besar Kaum Muslimin Indonesia, kata-katanya keras dan kasar, melecehkan Pemerintahan yang sah, menghina dan menista TNI dan Polri, provokator perpecahan NKRI, tukang hasut dan merendahkan pemimpin tertinggi Negara sampai menyebutnya Jokodok,” jelasnya.

“Demikian juga bagi HRS Pemerintah adalah penista nilai-nilai Islam, sehingga mereka mendirikan Front Pembela Islam. Penguasa penindas rakyat, penuh korupsi dan manipulasi, bergelimang kebohongan dan kedhaliman,” lanjut Cak Nun.

Adanya pola pikir dan argumentasi semacam itu membuat keduanya saling berbenturan satu sama lain dengan dalih mempertahankan prinsip yang diyakini oleh masing-masing pihak.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan keterangan pers terkait kasus penyerangan anggota kepolisian di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan keterangan pers terkait kasus penyerangan anggota kepolisian di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Di sisi lain, kedua belah pihak juga memiliki segala yang dipersiapkan untuk berperang, mulai dari motivasi, mental, emosi, taktik hingga pesenjataan.

“Kedua belah pihak sudah memiliki pola pikir dan dasar argumentasinya masing-masing untuk berbenturan satu sama lain, dengan landasan nilai yang masing-masing sangat meyakininya. Kedua belah pihak juga sudah memiliki semua yang diperlukan untuk maju perang: motivasi, mental, emosi, siasat, dorongan batin, strategi dan taktik, juga persenjataan,” katanya.

“Kepada siapa saja yang merasa ditindas atau dianiaya oleh kekuatan kafir dan munafik, Allah memerintahkan ‘jahidul kuffar walmunafiqun‘. Masing-masing merasa benar dan baik, sehingga wajib memerangi yang ingkar dan hipokrit,” sambungnya.

Permasalahan antaran Habib Rizieq dengan pemerintah dan aparat dinilai Cak Nun bukanlah soal nasionalisme, ataupun keutuhan Indonesia di masa depan, melainkan tentang permasalah sakit hati yang membekas kemudian berujung pembalasan dan penyerangan.

“Ini bukan soal Persatuan dan Kesatuan. Kita ini tidak inklusif. Masing-masing kelompok kepentingan di antara kita ini skeklusif. Ini bukan nasionalisme. Ini bukan kebersamaan dan keutuhan untuk masa depan. Ini bukan kemashlahatan seluruh rakyat. Ini masalah sakit hati dan penyerangan. Ini soal dendam dan pembalasan. Kita bukan Malaikat, kita manusia biasa,” ujarnya.

Pernyataan itu diungkapkan Cak Nun untuk menyindir kedua pihak yang kerap bertentangan dan sulit mencari jalan tengah dalam sebuah musyawarah. Terlebih hal tersebut merupakan akibat dari selalu mengedepankannya amarah dalam segala kondisi.

“Pokoknya lampiaskan saja. Kita sudah membangun sistem dan atmosfer ammarah bis-su`i bersama-sama,” imbuhnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan

Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:25 WIB

Cak Nun Pernah Prediksi Soal Perang Iran vs Israel - AS Sejak 2012, Indonesia Bela Siapa?

Cak Nun Pernah Prediksi Soal Perang Iran vs Israel - AS Sejak 2012, Indonesia Bela Siapa?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 10:48 WIB

Selain Serangan Amerika-Israel, Viral 'Ramalan' Cak Nun Soal Tahun 2029: Semua Berjatuhan

Selain Serangan Amerika-Israel, Viral 'Ramalan' Cak Nun Soal Tahun 2029: Semua Berjatuhan

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 10:43 WIB

Silsilah Noe Letto, Putra Cak Nun Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

Silsilah Noe Letto, Putra Cak Nun Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

Lifestyle | Minggu, 18 Januari 2026 | 12:12 WIB

Gelandangan di Kampung Sendiri: Kritik yang Tak Pernah Usang

Gelandangan di Kampung Sendiri: Kritik yang Tak Pernah Usang

Your Say | Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:15 WIB

Ogah Terjebak Label Sufi, Sabrang Letto Singgung Kepemimpinan Cak Nun: Bukan untuk Meninggikan Diri

Ogah Terjebak Label Sufi, Sabrang Letto Singgung Kepemimpinan Cak Nun: Bukan untuk Meninggikan Diri

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 11:14 WIB

Sindir soal Korupsi hingga Moral, Kritik Telak Putra Cak Nun usai Bahlil Bilang Jangan Kufur Nikmat

Sindir soal Korupsi hingga Moral, Kritik Telak Putra Cak Nun usai Bahlil Bilang Jangan Kufur Nikmat

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 14:38 WIB

'Ramalan' Cak Nun 12 Tahun Lalu Terbukti: Iran Diserang, Saudi Bela Israel, Indonesia Terbelah

'Ramalan' Cak Nun 12 Tahun Lalu Terbukti: Iran Diserang, Saudi Bela Israel, Indonesia Terbelah

News | Senin, 23 Juni 2025 | 16:31 WIB

Bukti Cak Nun Sudah Prediksi Iran Diserang Israel dan Amerika Sejak 2012

Bukti Cak Nun Sudah Prediksi Iran Diserang Israel dan Amerika Sejak 2012

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 14:51 WIB

Kabar Terkini Cak Nun Diungkap Sang Istri, Begini Kondisinya

Kabar Terkini Cak Nun Diungkap Sang Istri, Begini Kondisinya

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 16:14 WIB

Terkini

Mobil Mercedes-Benz Milik Vinna Ledy Anggraheni Kembali Disita KPK! Diduga Pemberian Pengusaha

Mobil Mercedes-Benz Milik Vinna Ledy Anggraheni Kembali Disita KPK! Diduga Pemberian Pengusaha

News | Senin, 21 September 2026 | 15:56 WIB

Tong Kalap, Tong Nyesa: Siasat Kafe di Bandung Kurangi Limbah Makanan

Tong Kalap, Tong Nyesa: Siasat Kafe di Bandung Kurangi Limbah Makanan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:55 WIB

Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen

Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:53 WIB

Spesifikasi ADVAN Macha 5G, Intip Fitur Canggih dan Bundling Menarik

Spesifikasi ADVAN Macha 5G, Intip Fitur Canggih dan Bundling Menarik

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 15:53 WIB

Diskon Belanja Elzatta Hingga 30 September, Promo Setiap Hari dari BRI

Diskon Belanja Elzatta Hingga 30 September, Promo Setiap Hari dari BRI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:52 WIB

Cuma Ratusan Meter dari Balai Kota Tapi Bau Pesing, Halte IRTI Monas Akhirnya Bersolek

Cuma Ratusan Meter dari Balai Kota Tapi Bau Pesing, Halte IRTI Monas Akhirnya Bersolek

News | Senin, 21 September 2026 | 15:50 WIB

Menteri Keuangan Mau Turunkan Harga BBM, Keluarkan Senjata Pamungkas Kurangi Beban Rakyat Thailand

Menteri Keuangan Mau Turunkan Harga BBM, Keluarkan Senjata Pamungkas Kurangi Beban Rakyat Thailand

News | Senin, 21 September 2026 | 15:50 WIB

Sinopsis Extraordinary Attorney Minamida Minami, Drama Terbaru Ashida Mana

Sinopsis Extraordinary Attorney Minamida Minami, Drama Terbaru Ashida Mana

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:50 WIB

Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop

Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 15:48 WIB

Ekshumasi Sutrimo Sudah Sebulan Berlalu, Polisi Siap Umumkan Hasil Pekan Ini

Ekshumasi Sutrimo Sudah Sebulan Berlalu, Polisi Siap Umumkan Hasil Pekan Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:47 WIB

×