Konflik Berkepanjangan, Afghanistan Minta Bantuan Ulama Indonesia

Dany Garjito, Hadi Mulyono

Kamis, 24 Desember 2020 | 17:57 WIB
Konflik Berkepanjangan, Afghanistan Minta Bantuan Ulama Indonesia
Jusuf Kalla berdialog dengan Pemerintah Afghanistan terkait konflik di negara tersebut, Rabu 23 Desember 2020 / [Foto: Tim Media JK]

Suara.com - Afghanistan merupakan sebuah negara yang sampai hari ini masih didera konflik yang membuat situasi kacau. Menyikapi konflik berkepanjangan tersebut, pemerintah setempat meminta bantuan para ulama Indonesia supaya bisa mengakhiri perang tersebut.

Permintaan itu diungkapkan langsung oleh Menteri Agama dan Haji Afghanistan Mohammad Qasim Halimi kepada mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berkunjung memenuhi undangan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

Pemerintah Afghanistan berharap, Indonesia dan para ulamanya dapat memfasilitasi dialog antara pihak Afghanistan dengan kelompok Taliban yang berseteru.

Diharapkan, dialog melibatkan pemerintah dan ulama Indonesia dengan tujuannya mewujudkan perdamaian di negara tersebut.

“Kami ingin Pak JK dan ulama-ulama Indonesia dapat memfasilitasi dialog antara ulama Afghanistan dan ulama Taliban, untuk mengakhiri konflik,” kata Halimi dikutip dari hops.id -- jaringan Suara.com, Kamis (24/12/2020).

Ketua PMI Jusuf Kalla bertemu sejumlah tokoh dan ulama di Afghanistan membahas upaya perdamaian dengan Taliban, Rabu (23/12/2020) / [Foto: Tim Media JK]
Ketua PMI Jusuf Kalla bertemu sejumlah tokoh dan ulama di Afghanistan membahas upaya perdamaian dengan Taliban, Rabu (23/12/2020) / [Foto: Tim Media JK]

Menag Halimi menerangkan, terjadinya konflik di negara tersebut didasari adanya perbedaan antarfaksi di Afghanistan dalam memutuskan model pemerintah islam yang ideal dan tepat untuk diterapkan di tengah masyarakat.

Akibat perbedaan pandangan dan penilaian atas model negara Islam inilah konflik muncul hingga merugikan negara dengan jumlah penduduk yang mencapai 32 juta jiwa.

“Konflik di Afghanistan akibat adanya perbedaan mengenai model pemerintahan Islam mana yang cocok bagi negara kami,” imbuh Halimi.

Oleh karenanya, pemerintah berjuang untuk menghentikan konflik yang telah menelan banyak korban jiwa khususnya warga Afghanistan.

baca juga

“Untuk itu, kami ingin semua itu diakhiri. Dan kami ingin mendiskusikan untuk segera menentukan bentuk pemerintahan yang sesuai,” sambungnya.

Halimi mengaku mengajukan permintaan khusus yang disampaikan kepada Jusuf Kalla, agar pemerintah Indonesia dan ulamanya bisa menciptakan dialog antara pemerintah dengan Taliban.

Adapun opsi tempat dialog tersebut bisa dilakukan di Jakarta sebagai tempat yang lebih aman.

Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Afghanistan Arief Rachman mengatakan kedatangan JK ke Kabul, Afghanistan adalah untuk memenuhi undangan dari Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

Kehadiran JK di Afghanistan diharapkan oleh otoritas setempat untuk bisa memberi solusi terhadap konflik di negara tersebut.

"Kehadiran Pak JK beserta rombongan sangat dinantikan untuk memberikan jalan keluar atau solusi bagi perdamaian di Afghanistan. Pihak Afghanistan sangat welcome ke Pak JK; dan semoga pelibatan ulama untuk perdamaian dapat menghadirkan damai di Afghanistan,” kata Arief Rachman.

Menanggapi permintaan Afghanistan tersebut, JK mengatakan akan mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk ikut andil dalam dialog antara Pemerintah Afghanistan dan kelompok Taliban. JK juga akan menyampaikan rencana dialog tersebut kepada Wapres Ma’ruf Amin, setibanya dia di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Komnas HAM Terima 2.700 Aduan Konflik Agraria, Bisakah BRAN yang Dipimpin Polisi Jadi Solusi?

Komnas HAM Terima 2.700 Aduan Konflik Agraria, Bisakah BRAN yang Dipimpin Polisi Jadi Solusi?

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Trump Aktifkan UU Perang Dingin, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Tipis

Trump Aktifkan UU Perang Dingin, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Tipis

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Buka Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Soroti Perang hingga Krisis Lingkungan

Buka Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Soroti Perang hingga Krisis Lingkungan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Dana Darurat untuk Karhutla Kalimantan hingga Banjir Aceh-Sumatera Diduga Jadi Bancakan Oknum BNPB

Dana Darurat untuk Karhutla Kalimantan hingga Banjir Aceh-Sumatera Diduga Jadi Bancakan Oknum BNPB

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Perang Dekat Arab Saudi Pecah, Houthi Rudal Istana Presiden Yaman

Perang Dekat Arab Saudi Pecah, Houthi Rudal Istana Presiden Yaman

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×