Dua Bulan Tidak Muncul di Depan Publik, Spekulasi Jack Ma "Hilang" Muncul

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 04 Januari 2021 | 13:56 WIB
Dua Bulan Tidak Muncul di Depan Publik, Spekulasi Jack Ma "Hilang" Muncul
Mantan CEO Alibaba Group, Jack Ma. [STR/AFP]

Suara.com - Spekulasi bahwa salah satu miliarder China, Jack Ma, hilang kembali muncul setelah tidak terlihat di depan umum selama lebih dari dua bulan.

Menyadur Yahoo News, Senin (4/1/2021) pendiri Alibaba tersebut gagal tampil sesuai jadwal di episode terakhir acara pencarian bakatnya yakni Africa’s Business Heroes.

Acara tersebut memberikan peluang bagi wirausahawan Afrika untuk bersaing memperebutkan modal sebesar 1,5 juta dolar AS (Rp 20,8 miliar).

Jack Ma seharusnya menjadi bagian dari tim juri, tetapi digantikan oleh eksekutif Alibaba di final November, surat kabar Telegraph melaporkan.

Seorang juru bicara Alibaba mengatakan Jack Ma tidak dapat ikut sebagai tim juri karena jadwal yang bertabrakan, menurut Financial Times.

Ant Group telah diawasi oleh Beijing sejak bosnya menyampaikan pidato kontroversial di Shanghai pada 24 Oktober. Di pidatonya, Ma mengkritik sistem regulasi China karena menghambat inovasi dan menyamakan aturan perbankan global dengan klub orang tua.

"Sistem keuangan saat ini adalah warisan dari Era Industri. Kita harus menyiapkan generasi baru dan generasi muda. Kita harus mereformasi sistem saat ini." kata Jack Ma dalam pidatonya.

Lebih dari seminggu kemudian, IPO Ant (senilai 37 miliar dolar), yang telah menerima lampu hijau dari pengawas sekuritas China, ditangguhkan.

Shanghai Stock Exchange mengatakan Ant telah melaporkan bahwa signifikan isu-isu seperti perubahan dalam lingkungan regulasi teknologi keuangan.

baca juga

Tetapi investor veteran AS Mark Mobius mengatakan langkah itu dirancang untuk membatasi sebuah perusahaan menjadi terlalu besar.

"Saya yakin pemerintah China turun tangan karena mereka menyadari bahwa mereka harus mengatur perusahaan-perusahaan ini, sehingga mereka tidak… menjadi terlalu besar," kata Mark Mobius kepada CNBC.

"Pemerintah China menyadari fakta bahwa mereka tidak dapat mengizinkan perusahaan yang mendominasi sektor tertentu dan khususnya sektor keuangan." sambungnya.

Otoritas China meluncurkan investigasi anti-monopoli ke Alibaba pada akhir Desember dan meminta Ant Group untuk merestrukturisasi operasinya.

Jack Ma telah menyumbangkan jutaan masker ke Eropa, Amerika Serikat, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai upaya membendung pandemi Covid-19.

Miliarder China tersebut juga kerap terlibat dalam amal melalui Jack Ma Foundation yang berfokus pada bidang pendidikan, kewirausahaan, kepemimpinan wanita, dan lingkungan.

Jack Ma Foundation telah mendistribusikan atau menjanjikan bantuan dana lebih dari 300 juta dolar AS (Rp 4,1 triliun), menurut laporan majalah Forbes.

Di akun media sosial, Jack Ma terlihat berkicau di akun Twitternya pada 10 Oktober tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Drone Bawah Laut, Menhan Prabowo Minta Publik Tidak Berpolemik

Soal Drone Bawah Laut, Menhan Prabowo Minta Publik Tidak Berpolemik

News | Senin, 04 Januari 2021 | 13:53 WIB

Mata-mata China yang Ditangkap Nelayan Disebut Beroperasi Sejak 2017

Mata-mata China yang Ditangkap Nelayan Disebut Beroperasi Sejak 2017

Sulsel | Senin, 04 Januari 2021 | 13:23 WIB

Drone Mata-mata China Masuk Indonesia, Fadli Zon Ditantang Kritik Menhan

Drone Mata-mata China Masuk Indonesia, Fadli Zon Ditantang Kritik Menhan

News | Senin, 04 Januari 2021 | 12:57 WIB

Terkini

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:27 WIB

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:48 WIB

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:43 WIB

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:41 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:39 WIB

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:38 WIB

Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita

Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:35 WIB

Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat

Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:32 WIB

Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI

Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:28 WIB

Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian

Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:21 WIB

×