alexametrics

Baasyir Sudah Bebas, Tak Ada Sambutan Khusus di Ngruki

Siswanto
Baasyir Sudah Bebas, Tak Ada Sambutan Khusus di Ngruki
Abu Bakar Ba'asyir (kanan) berada di ruang penjara baru di LP Gunung Sindur, Kamis (21/4/2016). [Suara.com/Erick Tanjung]

Baasyir nampak mengenakan pakaian serba putih, kaca mata, dan masker dalam minibus putih jenis Hyundai berplat nomor AD 1138 WA.

Suara.com - Mantan narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir meninggalkan Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, usai melaksanakan salat subuh sekitar pukul 05.21 WIB, Jumat (8/1/2021). Dia dinyatakan bebas murni.

Baasyir nampak mengenakan pakaian serba putih, kaca mata, dan masker dalam minibus putih jenis Hyundai berplat nomor AD 1138 WA.

Dalam iring-iringan kendaraan yang didahului dengan mobil ambulance, kendaraan yang ditumpangi oleh Baasyir berada di urutan dua dari lima kendaraan. Dari rangkaian kendaraan tersebut tak nampak mobil kepolisian.

Sebelum rombongan keluar dari Lapas Gunung Sindur, beberapa kendaraan yang salah satunya merupakan keluarga dari Baasyir itu masuk satu per satu ke areal lapas tengah malam.

Baca Juga: Jokowi Tuai Keuntungan dari Pembebasan Abu Bakar Baasyir, Apa Saja?

Putra Baasyir, Abdul Rahim Baasyir, mengatakan keluarga sengaja tidak menyiapkan penyambutan secara khusus ketika Baasyir tiba di rumah, Ngruki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Kita memang tidak ingin ada penyambutan. Jadi kita juga tidak mau ada kerumunan masyarakat yang nanti malah memudaratkan (kerugian) orang banyak," kata Abdul Rahim Baasyir saat dihubungi Antara di Bogor, Senin (4/1/2021).

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Imam Suyudi mengatakan pembebasan Baasyir dipastikan telah sesuai prosedur. Menurut dia, Baasyir telah menjalani vonis 15 tahun dikurangi remisi sebanyak 55 bulan.

Komentar